Connect with us

Berita

Deplu AS: Pembunuhan Laskar FPI di KM 50 oleh Polisi Melanggar HAM

Published

on

Terdakwa unlawful killing anggota Laskar FPI Ipda M Yusmin Ohorella (kiri) dan Briptu Fikri Ramadhan (kanan) mengikuti sidang putusan dengan vonis lepas yang digelar secara virtual di Jakarta, Jumat (18/3/2022). Foto: ANTARA/Sigid Kurniawan

Penembakan Polda Metro Jaya terhadap enam anggota FPI mendapat sorotan Deplu AS.

Jakarta, goindonesia.co – Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (Deplu AS) merilis hasil kasus pelanggaran hak asasi manusia (HAM) di Indonesia pada 2021. Laporan itu diberi judul “Laporan Negara tentang Praktik Hak Asasi Manusia tahun 2021: Indonesia”. Salah satu yang mendapat sorotan adalah kasus pembunuhan enam laskar Front Pembela Islam (FPI) oleh kepolisian.

Selain itu, laporan HAM juga menyinggung kasus kekerasan yang dilakukan aparat di Provinsi Papua dan Papua Barat. Ada pula beberapa laporan pembunuhan di luar Papua dan Papua Barat oleh kelompok teroris.

“Ada banyak laporan bahwa pejabat keamanan melakukan pembunuhan sewenang-wenang atau di luar hukum. Dalam banyak kasus dugaan pembunuhan di luar proses hukum, polisi dan militer tidak melakukan penyelidikan apa pun dan, ketika mereka melakukannya, gagal mengungkapkan fakta atau temuan dari penyelidikan internal ini,” demikian laporan tersebut dikutip di Jakarta, Ahad (17/4).

Deplu AS merilis pernyataan berdasarkan laporan sebuah lembaga swadaya masyarakat (LSM) Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) yang mengikuti kasus kekerasan yang dilakukan aparat Indonesia. Kontras melaporkan 16 kematian akibat dugaan penyiksaan dan penganiayaan lainnya oleh aparat keamanan antara periode Juni 2020 dan Mei 2021. KontraS juga melaporkan 13 kematian akibat penembakan polisi pada periode yang sama.

Pada 8 Januari, Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas) HAM merilis laporan tentang penembakan polisi terhadap enam anggota Front Pembela Islam di Jalan Tol Jakarta-Cikampek, Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat, pada Desember 2020. Komnas HAM menemukan, polisi secara tidak sah membunuh empat anggota FPI yang sudah berada dalam tahanan polisi dan menyebut pembunuhan itu sebagai pelanggaran HAM.

Pada April, seorang juru bicara polisi menyatakan bahwa tiga petugas polisi dari Reserse Polda Metro Jaya telah ditetapkan sebagai tersangka dan sedang diselidiki. Tercatat satu dari tiga pelaku pembunuhan telah meninggal dalam kecelakaan pada bulan Januari 2022.

Pada 23 Agustus 2022, media melaporkan pengajuan tuntutan terhadap kedua tersangka di Pengadilan Negeri Jakarta Timur (PN Jaktim). Sebagaimana diketahui, hakim akhirnya menjatuhkan vonis lepas bagi polisi yang menghabisi nyawa laskar FPI lantaran berusaha membela diri dalam tugas.

Laporan Deplu AS juga menyinggung masalah kebebasan berserikat di Indonesia yag dikaitkan dengan pembubaran FPI. Disinggung Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengumumkan keputusan bersama menteri terkait yang menyatakan FPI, tidak lagi terdaftar dan melarang organisasi, simbol, dan aktivitasnya di Indonesia. Izin FPI untuk beroperasi sebagai organisasi keagamaan berakhir pada Juni 2019. (***)

Continue Reading
Advertisement Berita Vaksin Penting

Berita

Presiden Pimpin Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Lubang Buaya

Published

on

Presiden Jokowi, memimpin upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila, di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jaktim, Sabtu (01/10/2022). (Sumber: Tangkapan Layar)

Jakarta, goindonesia.co – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), Sabtu (01/10/2022), memimpin upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang digelar di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta Timur.

Jalannya upacara diawali dengan laporan Komandan Upacara kepada Inspektur Upacara Presiden Joko Widodo. Selanjutnya, Inspektur Upacara memimpin peserta mengheningkan cipta untuk mengenang jasa para pahlawan dan pejuang-pejuang bangsa yang telah gugur.

Kemudian, Ketua MPR Bambang Soesatyo membacakan naskah Pancasila. Sementara Naskah Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dibacakan oleh Ketua DPD La Nyalla Mattalitti.

Adapun, Ketua DPR RI Puan Maharani membacakan dan menandatangani naskah Ikrar dan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas membacakan doa yang menjadi penutup rangkaian acara.

Berikut ikrar yang dibacakan dan ditandatangani oleh Ketua DPR Puan Maharani:

“Dengan rahmat Tuhan Yang Maha Esa, kami yang melakukan upacara ini menyadari sepenuhnya bahwa sejak diproklamasikan kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945 pada kenyataannya telah banyak terjadi rongrongan. Baik dari dalam negeri maupun luar negeri terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia. Bahwa rongrongan tersebut dimungkinkan oleh karena kelengahan, kekurangwaspadaan bangsa Indonesia terhadap kegiatan yang berupaya untuk menumbangkan Pancasila sebagai ideologi negara. Bahwa dengan semangat kebersamaan yang dilandasi oleh nilai-nilai luhur ideologi Pancasila, bangsa Indonesia tetap dapat memperkokoh tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia. Maka di hadapan Tuhan Yang Maha Esa, dalam memperingati Hari Kesaktian Pancasila, kami membulatkan tekad untuk tetap mempertahankan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai sumber kekuatan, menggalang kebersamaan untuk memperjuangkan, menegakkan kebenaran dan keadilan demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.” 

Selepas upacara, Presiden dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo bersama dengan Wakil Presiden dan Ibu Wury Ma’ruf Amin sejenak mengunjungi Monumen Pancasila Sakti sebelum meninggalkan lokasi acara.
Upacara juga dihadiri secara langsung antara lain oleh sejumlah menteri Kabinet Indonesia Maju, Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa, serta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. (***)

sumber : setkab

Continue Reading

Berita

Harga Pertamax Turun Jadi Rp13.900, Berlaku Efektif Sabtu 1 Oktober 2022

Published

on

Papan petunjuk BBM yang berada di SPBU, Jakarta, Kamis (5/1). Penetapan harga BBM Umum jenis Pertamax, Pertamax Plus, Pertamax Turbo, Pertamina Dex, Dexlite dan Pertalite merupakan kebijakan korporasi Pertamina. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Jakarta, goindonesia.co – PT Pertamina (Persero) secara resmi menurunkan harga BBM nonsubsidi yakni Pertamax series. Sebaliknya, BBM nonsubsidi jenis Dexlite dan Pertamina Dex justru naik.

Pertamina menurunkan harga dua jenis produk BBM non subsidi yakni bensin Pertamax (RON 92) dan Pertamax Turbo (RON 98) dan berlaku berlaku efektif mulai Sabtu 1 Oktober 2022 pukul 00.00 WIB.

“PT Pertamina (Persero) melakukan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) Umum dalam rangka mengimplementasikan Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM No. 62 K/12/MEM/2020 tentang Formula Harga Dasar Dalam Perhitungan Harga Jual Eceran Jenis Bahan Bakar Minyak Umum Jenis Bensin dan Minyak Solar yang Disalurkan Melalui Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum,” bunyi pengumuman tersebut, dikutip dari laman resmi Pertamina, dikutip Jumat malam (30/9/2022).

Mengutip pengumuman tersebut, harga Pertamax turun menjadi Rp 13.900 per liter juga berlaku di Nanggroe Aceh Darussalam, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.

Meski sama-sama menurun, harga berbeda diterapkan untuk harga Pertamax di Sumatera Utara, Sumatera Barat, Jambi, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Lampung, Maluku, Maluku Utara, Papua, Papua Barat, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Gorontalo, Sulawesi Utara, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Selatan, yang per 1 Oktober 2022 turun menjadi Rp14.200 per liter dari Rp14.850

Sementara, di Riau, Kepulauan Riau, dan Bengkulu harga Pertamax menjadi Rp14.500 per liter dari sebelumnya Rp 15.200 per liter.

“Mengatur penyaluran di lapangan dengan baik agar pada saat perubahan harga dilakukan, tidak terjadi antrian di SPBU dan memastikan kondisi tetap kondusif,” demikian imbauan Pertamina kepada pengelola SPBU dan Pertashop, dikutip awak media.

Sementara, harga BBM subsidi, yakni Pertalite dan Solar tetap, yakni Pertalite tetap dengan harga jual Rp10.000 per liter dan Biosolar Subsidi sebesar Rp6.800 per liter. (***)

Continue Reading

Berita

Penyaluran BSU, Menaker Terus Pantau Pembagian di Berbagai Daerah

Published

on

Menaker Ida Fauziyah (kedua dari kanan) meninjau penyaluran BSU. (Dok. : Istimewa)

Jakarta, goindonesia.co: Penyaluran BSU, terus menperoleh pantauan dari Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah. Kali ini, Menaker  meninjau penyaluran di Provinsi Jawa Timur, Jumat (30/9/2022). 

Menaker memantau penyaluran BSU, di salah satu lokasi yakni PT. Maspion Unit II, yang berlokasi di Sidoarjo, Jawa Timur. 

Dalam peninjauan tersebut, Menaker mengatakan, penyaluran BSU diberikan, untuk menekan dampak penyesuaian harga BBM seperti angka pengangguran. 

“Dengan segala cara pemerintah berupaya untuk mencegah angka pengangguran salah satunya dengan bantuan ini,” terang Menaker. 

Calon penerima BSU tahun 2022 secara nasional sebanyak 14.639.675 orang. Hingga saat ini, BSU telah tersalurkan kepada 7.077.550 orang melalui 3 tahap penyaluran. 

Tahap I telah tersalurkan kepada 4. 112. 052 orang; tahap II sebanyak 1. 607.776 orang; dan tahap III sebanyak 1. 357.722 orang. 

Sementara di Provinsi Jawa Timur, jumlah calon penerima BSU 1.966.882 orang dan telah tersalurkan kepada 958.317 orang, melalui 3 tahap penyaluran. Rinciannya tahap I  sebanyak 618.179 orang; tahap II sebanyak 162.649 orang; serta tahap III sebanyak 177.489. 

“Sebanyak 3.017 orang di Maspion terima BSU,” ujarnya. Pada kesempatan ini, Menaker juga mengapresiasi PT Maspion yang selama ini tidak mem-PHK karyawan, di tengah cobaan ekonomi global, termasuk di masa pandemi Covid-19. 

“Saya apresiasi kepada Maspion karena tidak memberhentikan karyawan dan mengikutkan karyawan, dalam program BPJS Ketenagakerjaan. Sehingga, memperoleh bantuan subsidi upah ini,” jelasnya. 

Selain PT Maspion, Menaker juga meninjau penyaluran BSU di PT Rembaka, Sidoarjo; Qendi Garden Resto, Sidoarjo; dan KUD Tani Bahagia, Mojokerto. (***)

Continue Reading

Trending