Connect with us

Berita

Survei Lanskap Media Pers Indonesia

Published

on

Peluncuran hasil survei yang dilakukan Dewan Pers bersama Universitas Multimedia Nasional (UMN) tentang industri media di Hall Dewan Pers, Jakarta (Foto : @dewanpers.or.id)

Jakarta, goindonesia.co – Ketua Dewan Pers, Dr Ninik Rahayu, mengingatkan tentang ekosistem pers yang sedang tidakkondusif. Hal itu disampaikan pada peluncuran hasil survei yang dilakukan Dewan Pers bersama Universitas Multimedia Nasional (UMN) tentang industri media di Hall Dewan Pers, Jakarta, Rabu (12/6). 

“Ekosistem pers saat ini memang tidak sehat, baik dari segi ekonomi maupun konten. Hal ini karena kurangnya kesiapan menghadapi era digital. Kesiapan tersebut memang tidak bisa dilakukan secara cepat,” tuturnya. 

Ninik meminta semua pihak memikirkan langkah solutif ini. Tidak hanya Dewan Pers dan insan pers, namun juga melibatkan semua pihak sebagai pemangku kepentingan. Ini karena keberadaan pers juga merupakan kebutuhan masyarakat Indonesia. 

Ninik menegaskan, hasil penelitian yang digagas Dewan Pers bekerja sama dengan peneliti dari UMN ini cukup memberi gambaran tentang bagaimana secara umum industri media dalam menghadapi kesulitan, terutama dengan adanya disrupsi teknologi digital yang memengaruhi pendapatan. Sebagian bertahan hidup dengan berbagai cara dan Dewan Pers telah melakukan berbagai inovasi untuk mendukung para pegiat media pers ini. 
 
Bagi yang dari awal berkomitmen pada pers, ia yakin, mereka akan berpegang teguh dan beradaptasi dengan dunia digital dengan tetap mendukung jurnalisme berkualitas. Adaptasi ini masih memerlukan kerja sama kita semua agar ekosistem digital tidak menjadi gaduh yang menyebabkan hal buruk bagi pers kita.
 
Sedangkan Ketua Komisi Penelitian, Pendataan, dan Ratifikasi Dewan Pers, A Sapto Anggoro, mengutarakan saat ini ada 1.800 media yang terverifikasi di Dewan Pers. Sebanyak 1.015 berupa media siber, 377 televisi, 18 radio, dan 442 cetak. Dari sebaran geografis, data hasil penelitian memperlihatkan konsentrasi pertumbuhan media banyak di Indonesia bagian Barat, yaitu Sumatra dan Jawa.
 
Ketimpangan tersebut mengindikasikan, kata Sapto, adanya wilayah-wilayah padat media dan wilayah yang masih membutuhkan lebih banyak media untuk melayani publik. Pada wilayah padat media, permasalahan yang terjadi adalah persaingan untuk mendapatkan audiens dan juga kue iklan. Persoalan tersebut dapat memengaruhi kualitas konten pemberitaan dan media secara umum.
 
Hasil penelitian ini juga mengungkapkan, papar Sapto, bahwa disrupsi teknologi digital memberikan pengaruh pada pendapatan media. Sebagian media mencoba mengembangkan strategi bisnis baru, namun tidak jarang ada media yang bergantung pada platform digital seperti google, facebook, youtube, instagram, tiktok, dan lainnya.

“Bagi media yang tidak bisa bertahan, mereka terpaksa melakukan PHK sejumlah wartawan dan menekan biaya operasional. Data dari penelitian ini, mayoritas media memiliki biaya operasional di rentang Rp10-50 juta per bulan dengan jumlah karyawan di kisaran 1-10 orang,” paparnya.
 
Untuk itu, ungkapnya, perlu sinergi antara institusi pers, organisasi pers, Dewan Pers, pemerintah, dan pemangku kepentingan agar menghasilkan langkah strategis. Dewan Pers selama ini telah berupaya menjalankan program dan kegiatan untuk mendorong berkembangnya ekosistem pers yang sehat dengan verifikasi perusahaan pers, pendampingan peningkatan kapasitas media, fasilitasi uji kompetensi wartawan, dan mendorong terbitnya peraturan tentang tanggung jawab platform digital untuk kurnalisme berkualitas (Publisher Rights).
 
“Kita saat ini berada di era yang sangat mudah membuat media. Namun mumet untuk menghidupinya,” tutur Sapto. 
 
Dalam paparannya peneliti UMN, Dr Ignatius Haryanto, mengemukakan data yang diperoleh dari asosiasimedia/konstituen Dewan Pers (AMSI, SMSI, JMSI, ATVSI, ATVLI, PRSSNI, SPS) memperlihatkan, bahwa Lampung menjadi provinsi yang memiliki media siber terbanyak, yakni 417. Hasil yang dituangkan pada peta industri media di indonesia, menunjukkan bahwa Provinsi Lampung paling banyakmemiliki media siber, yaitu 417 media. Diikuti kemudian (lima besar) oleh Sumatra Utara (250 media), Jawa Barat (234 media), Riau (228 media), dan Kalimantan Timur (220 media). 

Jumlah total media siber dari konstituen sebesar 3.886 media. Dari jumlah ini baru 36% yang terverifikasi Dewan Pers (1850 media).
 
Untuk media radio, secara keseluruhan ada 549. Terbanyak ada di Provinsi Jawa Barat, yaitu 109. Berikutnya adalah (lima besar) Jawa Tengah (91 radio), Jawa Timur (86 radio), DKI Jakarta (37 radio), dan Lampung (28 radio). 
 
Media TV lokal dan swasta sebanyak 57 stasiun. Menurut Hariyanto, ini berbanding jauh dengan pernyataan Kominfo di 2023 yang menyebut sebanyak 676 stasiun. 

Perbedaan jumlah bisa disebabkan pendataan oleh asosiasi difokuskan pada karya jurnalistik, kebanyakan stasiun belum mendaftarkan diri ke asosiasi. Adapun jumlah provinsi dengan TV lokal terbanyak adalah Jawa Timur dengan 7 stasiun dan DKI Jakarta (5). Sedangkan Jawa Tengah, Jawa Barat, Banteng masing-masing 4 stasiun TV lokal. 
 
Sesuai hasil riset, papar Haryanto, total media cetak di Indonesia sebanyak 527. Jumlah terbanyak ada di Jakarta (48 media). Lalu diikuti Jawa Timur (41 media), Sumatra Utara (36 media), Riau (31 media), dan Lampung (30 media). 

Selama ini, berdasarkan asumsi, ada 100 media di  tiap kabupaten/kota. Dengan jumlah kabupaten/kota sebanyak 514, maka total media nasional kira-kira bisa mencapai angka sekitar 51.000-an. 

Sebagian besar bisnis media di Indonesia dalam kondisi survival. Untuk menghidupinya, banyak dilakukan dengan cara bisnis di luar media, bahkan di luar bisnis komunikasi. 

Survei ini merekomendasikan Dewan Pers mengawal Publisher Right. Caranya, melakukan kolaborasi dengan multistakeholder, bisa dipertimbangkan adalah aktivitas pengolahan data, hosting, dan yang terkait. 

“Dewan Pers patut mempertimbangkan moratorium perusahaan pers melihat adanya aktivitas-aktivitas perusahaan pers yang tidak sesuai Kode Etik Jurnalistik ataupun mulai meninggalkan produksi karya jurnalistik berkualitas,” kata Haryanto. Dengan adanya moratorium, Dewan Pers bisa berfokus pada pengembangan ekosistem perusahaan pers yang lebih sehat dan promosi perusahaan pers yang memperhatikan kualitas jurnalistik namun belum terverifikasi. (***)

Hasil penelitian dapat anda unduh melalui tautan berikut:
https://drive.google.com/drive/folders/1E4Q4GXorTpqJR2UCILc_G-hRdrGfBUtm?usp=drive_link

*Dewan Pers

Continue Reading
Advertisement Berita Vaksin Penting

Berita

Donald Trump Selamat dari Penembakan saat Kampanye di Pennsylvania, Terduga Pelaku Dikabarkan Tewas

Published

on

Donald Trump. (Foto : Wikimedia Commons/Gage Skidmore,@voi.id)

Jakarta, goindonesia.co – Calon Presiden Amerika Serikat dari Partai Republik Donald Trump selamat dari penembakan saat berkampanye di Pennsylvania, Hari Sabtu.

Penembak itu tewas dan Secret Service sedang menyelidiki penembakan itu sebagai upaya pembunuhan, kata seorang sumber kepada Reuters, seperti dikutip 14 Juli

Trump baru saja memulai pidatonya ketika tembakan meletus dan Trump serta peserta kampanye lainnya berlindung ke lantai. Agen Dinas Rahasia mengerumuninya dan Trump menghilang di belakang podium selama sekitar satu menit sebelum dia dilarikan ke kendaraan yang menunggu.

Saat tembakan terdengar, Trump memegang telinga kanannya dengan tangan kanannya, lalu menurunkan tangannya untuk melihatnya sebelum berlutut di belakang podium sebelum agen Secret Service menyerbu dan menutupinya.

Ia muncul sekitar semenit kemudian, topi merahnya yang bertuliskan “Make America Great Again” terlepas dan terdengar berkata “tunggu, tunggu,” sebelum agen mengantarnya ke kendaraan yang menunggu.

Secret Service dan tim kampanye mantan presiden itu mengatakan Trump selamat setelah penembakan di Butler, Pennsylvania, sekitar 30 mil (50 km) di utara Pittsburgh.

Rekaman video langsung menunjukkan darah mengalir di pipi dan telinga kanan Trump.

“Presiden Trump berterima kasih kepada penegak hukum dan responden pertama atas tindakan cepat mereka selama tindakan keji ini. Dia baik-baik saja dan sedang diperiksa di fasilitas medis setempat. Rincian lebih lanjut akan menyusul,” kata juru bicara Steven Cheung dalam sebuah pernyataan.

Seorang penonton juga tewas, dan orang lainnya dalam kondisi kritis, kata seorang reporter Washington Post di media sosial, mengutip jaksa wilayah Butler County. (***)

*VOI ,@voi.id

Continue Reading

Berita

Menparekraf Berharap Desa Wisata Osing Kemiren di Banyuwangi jadi Destinasi Kelas Dunia

Published

on

Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno saat menjajal tradisi Gedhogan saat visitasinya ke Desa Wisata Osing Kemiren, Banyuwangi, Sabtu (13/7/2024). (Foto : @kemenparekraf.go.id)

Banyuwangi, goindonesia.co – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno melanjutkan rangkaian visitasi 50 besar desa wisata terbaik dalam Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2024 dengan desa yang dikunjungi kali ini adalah Desa Wisata Osing Kemiren, Banyuwangi, Jawa Timur.

Menparekraf Sandiaga saat visitasi Desa Wisata Osing Kemiren, Sabtu (13/7/2024), menyampaikan bahwa Desa Wisata Osing Kemiren merupakan salah satu dari 6.016 desa wisata yang tergabung di jadesta, dengan pengalaman world class tourism. 

“Ini pengalaman yang luar biasa, saya berharap ke depan, alam, seni, dan budayanya dijaga.  Produk ekrafnya juga harus diperhatikan, produknya sangat baik. Tadi saya sudah belanja, semoga bisa ditingkatkan untuk jadi suvenir, dan jadi bagian dari pariwisata hijau. Saya ucapkan selamat, dan saya nyatakan Desa Wisata Osing Kemiren menjadi desa wisata Indonesia terbaik 2024,” kata Menparekraf Sandiaga. 

Menparekraf Sandiaga menyampaikan, Desa Wisata Osing Kemiren memiliki landscape pedesaan dengan dikelilingi hamparan persawahan, dengan udara sejuk karena masih memiliki banyak pepohonan, sumber mata air, dan sungai. 

Desa wisata yang terkenal dengan Suku Osing dan memiliki budaya dan bahasa tersendiri yang disebut bahasa (Jawa) Osing ini diharapkan Menparekraf bisa berprestasi menjadi desa terbaik dunia. 

“Saya melihat bahwa ini adalah bagian produk pariwisata kita yang bisa ditawarkan kepada dunia, semoga Desa Wisata Osing Kemiren bisa kita tawarkan kepada UN Tourism Village,” kata Menparekraf. 

Ia juga berharap Desa Wisata Osing Kemiren bisa menjadi destinasi yang memperkaya ekosistem wisata Banyuwangi – Bali Barat. 

“Ini yang sedang kita kembangkan obyek wisatanya. Jadi nanti ada paket wisata, sehingga menarik kunjungan wisatawan yang selama ini tertumpuk di Bali Barat,” kata Sandiaga. 

Jika baru pertama kali berkunjung ke Desa Wisata Osing, wisatawan akan menemukan tradisi mereka yang paling terkenal, namanya Tradisi Gedhogan. Tradisi di salah satu desa wisata Banyuwangi ini turun-temurun dilakukan sebagai bentuk rasa syukur atas panen yang diterima. Di musim panen, para perempuan di wilayah ini menampilkan sebuah pertunjukan seni unik dengan memukulkan lesung dan alu diiringi alunan angklung dan tabuhan gendang yang merdu.

Wisatawan juga akan menjumpai rumah-rumah adat Suku Osing di kedua sisi jalan dengan pintu ukiran kayu dan bentuk atap yang khas. Ada tiga jenis desain atap yang dikenal di tiap rumah di antaranya tikel balung (atap empat sisi), baresan (atap tiga sisi), dan crocogan (atap dua sisi).

Turut mendampingi Menparekrat, Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kemenparekraft/Baparekraf, Hariyanto; Direktur Tata Kelola Destinasi Kemenparekraf/ Baparekraf, Florida Pardosi; dan Direktur Pemasaran Pariwisata Nusantara Kemenparekraf/ Baparekraf, Dwi Marhen Yono.  (***)

*Biro Komunikasi Kemenparekraft/Baparekraf RI

Continue Reading

Berita

Pertama di Dunia, Pertamina Dukung Kesuksesan Meet and Greet dengan Para Pembalap VR46

Published

on

Acara Meet & Greet dan parade Road to Pertamina Grand Prix of Indonesia (IndonesiaGP) pertama di dunia (Foto : @www.pertamina.com)

Denpasar, 13 Juli 2024 – PT Pertamina (Persero) dan InJourney mendukung penuh kesuksesan Indonesia menjadi tuan rumah acara Meet & Greet dan parade Road to Pertamina Grand Prix of Indonesia (IndonesiaGP) pertama di dunia. Indonesia mendapat kehormatan sebagai satu-satunya negara yang menjadi tuan rumah acara Meet & Greet dan parade Road to Pertamina Grand Prix of Indonesia.

Dihadiri oleh Pembalap MotoGP dari Pertamina Enduro VR46 Racing Team, yaitu Fabio Di Giannantonio dan Marco Bezzecchi acara dimulai dengan parade dari The Meru – Sanur, lalu ke SPBU Pertamina 54.803.31 Sunset Road, kemudian berlanjut hingga ke tujuan akhir di Mari Beach Club, Canggu, Bali pada hari ini, Sabtu, (13/7).

Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati mengatakan Road to Pertamina Grand Prix of Indonesia – MotoGP™️ 2024 menjadi momen bersejarah dengan kedatangan bintang-bintang balap MotoGP™️.

“Kesuksesan acara Meet & Greet dan Parade Road to Pertamina Grand Prix of Indonesia hari ini, merupakan salah satu bentuk komitmen kami dalam penyelenggaraan event Indonesian GP 2024,” ujar Nicke.

Nicke menambahkan, acara ini tidak hanya memperkuat komitmen Pertamina terhadap pengembangan olahraga otomotif di Indonesia, tetapi juga sebagai platform untuk menginspirasi generasi muda dalam mengejar prestasi di bidang balap.

Berangkat dari kesuksesan ini, parade serupa juga akan digelar di Mataram, Lombok sebagai bagian dari persiapan menyambut Pertamina Grand Prix of Indonesia – MotoGP™️ 2024 yang memasuki musim ke-3.

Direktur Utama InJourney, Dony Oskaria menyampaikan, “Road to Pertamina Grand Prix of Indonesia – MotoGP™️ 2024 menjadi momen bersejarah dan menjadi bukti kepercayaan dunia internasional untuk penyelenggaraan sport tourism di Indonesia, khususnya Mandalika. Untuk itu, kami berterima kasih atas kolaborasi antar stakeholders yang telah dibangun selama ini sehingga penyelenggaraan event ini akan menjadi lebih baik dan lebih sukses ke depannya,”.

Sementara itu, Chairman MotoGP 2024 – Pertamina Grand Prix of Indonesia (IndonesiaGP) Troy Warokka menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pertamina dan seluruh stakeholder yang mendukung kesuksesan acara Meet & Greet dan Parade Road to Pertamina Grand Prix of Indonesia.

“Acara ini menjadi momentum bersejarah bagi penggemar dan komunitas balap di Indonesia serta menandai langkah awal yang kuat menuju penyelenggaraan Indonesian GP yang penuh prestasi,” ujarnya.

Acara Meet & Greet dan Parade Road to Pertamina Grand Prix of Indonesia 2024, memberikan kesempatan langka bagi penggemar untuk berinteraksi langsung dengan idolanya. Harapannya, acara ini memberikan dampak positif yang signifikan dalam mendukung gelaran Pertamina Grand Prix of Indonesia yang akan digelar pada 27-29 September 2024 di Pertamina Mandalika International Circuit, kawasan The Mandalika, Lombok Tengah, NTB.

Pertamina sebagai perusahaan pemimpin di bidang transisi energi, berkomitmen dalam mendukung target Net Zero Emission 2060 dengan terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada capaian Sustainable Development Goals (SDGs). Seluruh upaya tersebut sejalan dengan penerapan Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi Pertamina. (***)

*PT Pertamina(Persero)

Continue Reading

Trending