Connect with us

Bisnis dan Ekonomi

Daftar 6 BUMN dengan Utang Jumbo, Nomor 4 Diramal Bangkrut Bulan Ini

Published

on

Hingga kini mendekati penghujung tahun, sejumlah BUMN masih mencatatkan utang dengan nilai triliunan rupiah. Berikut daftar 6 BUMN yang mempunyai nilai utang bombastik. Foto/Dok

Jakarta, goindonesia.co – Pada awal tahun 2021, utang total BUMN yang mencapai ribuan triliun menjadi sorotan. Dimana tercatat hingga September 2020, utang pelat merah saat itu di angka Rp 1.682 triliun.

Hingga kini mendekati penghujung tahun, sejumlah BUMN masih mencatatkan utang dengan nilai triliunan rupiah. Perusahaan negara tersebut terbagi dalam beberapa sektor industri.

Utang dengan nilai jumbo itupun diakui Kementerian BUMN selaku pemegang saham. Menteri BUMN Erick Thohir dalam beberapa kesempatan pun membeberkan sebab utama utang perseroan yang menggunung.

Adapun MNC Portal Indonesia merangkum sejumlah BUMN dengan nilai utang bombastik, di antaranya:

1. PT PLN (Persero)

Saat ini PLN tengah menanggung utang senilai Rp 500 triliun. Perseroan pun dituntut melakukan efisiensi berupa refocusing anggaran. Erick Thohir mencatat, refocusing diperlukan untuk mendukung sejumlah program perusahaan, misalnya, transisi fosil menjadi EBT hingga program transmisi kelistrikan.

Erick menyebut, pinjaman tersebut merupakan utang lancar (current liabilities). Meski begitu, pemegang saham meminta manajemen untuk menekan capital expenditure (capex) atau belanja modal sebesar 24 persen.

2. PT Garuda Indonesia Tbk

Maskapai kenamaan nasional, Garuda Indonesia mencatatkan utang sebesar USD 9,8 miliar atau setara Rp 139 triliun. Utang tersebut disebabkan sejumlah faktor.

Erick Thohir memaparkan, setidaknya ada tiga faktor utama yang menyebabkan utang emiten dengan kode saham GIAA mencapai Rp 139 triliun. Pertama, biaya sewa pesawat (leasing cost) yang terlalu mahal. Tercatat, biaya sewa Garuda mencapai 26 persen atau tertinggi di dunia.

Kedua, adanya praktik korupsi. Hal ini pun diakui Erick. “Upaya restrukturisasi terus berjalan. Negosiasi utang-utang Garuda yang mencapai USD 7,8 miliar karena leasing cost termahal yang mencapai 26% dan juga korupsi, lagi dinegosiasikan dengan para lessor,” ujar Erick, diikutip Rabu (8/12/2021)

Ketiga, kesalahan bisnis. Pemegang saham juga mengakui adanya kesalahan bisnis Garuda Indonesia. Maskapai pelat merah itu dinilai tidak memaksimalkan ceruk pasar domestik yang potensial, di mana penerbangan di Tanah Air masih didominasi penumpang domestik. Tercatat, 78 persen penumpang menggunakan pesawat untuk bepergian antar pulau dengan estimasi perputaran uang mencapai Rp 1.400 triliun

3.  Holding Perkebunan Nusantara

Manajemen PT Perkebunan Nusantara atau PTPN III mengakui utang perseroan mencapai Rp 45,3 triliun. Sumber utang berasal dari 23 bank sebesar Rp 41,2 triliun dan sisanya dalam bentuk surat utang.

Meski begitu, pada April 2021 lalu, manajemen telah menyepakati restrukturisasi keuangan sebesar Rp 41 triliun. Jumlah itu berasal dari 50 kreditur baik dalam dan luar negeri.

4.  PT Krakatau Steel Tbk

Erick Thohir menduga adanya korupsi di internal Krakatau Steel atau KRAS. Sejak 2019 lalu KRAS tengah melakukan restrukturisasi utang senilai USD 2,2 miliar atau sekitar Rp 31 triliun.

Erick memperkirakan utang masa lalu itu kemungkinan adanya tindakan korupsi. Kementerian BUMN pun akan menelusuri dugaan tindak kejahatan tersebut. Menurutnya, penegakan hukum bagi bisnis proses yang salah harus diperbaiki.

Tak hanya itu, dia juga memperkirakan perusahaan terancam bangkrut pada Desember 2021. Krakatau Steel diperkirakan bangkrut bila proses negosiasi dan restrukturisasi utang menemui jalan buntu alias gagal.

5.  PT Angkasa Pura I (Persero)

PT Angkasa Pura I (Persero) atau AP I tengah mengalami tekanan keuangan. Perkaranya, perseroan mencatatkan utang sebesar Rp 35 triliun. Akibat utang tersebut, manajemen mengakui bila perseroan mengalami tekanan kinerja operasional dan finansial sepanjang pandemi Covid-19 yang masih berlangsung hingga kini

Meski begitu, manajemen tengah menyiapkan program restrukturisasi operasional dan finansial perusahaan yang diharapkan rampung pada Januari 2022 mendatang sehingga perusahaan dapat bangkit dalam beberapa waktu ke depan.

Direktur Utama Angkasa Pura I, Faik Fahmi menyebut, pihaknya akan melakukan upaya asset recycling, intensifikasi penagihan piutang, pengajuan restitusi pajak, efisiensi operasional seperti layanan bandara berbasis trafik, simplifikasi organisasi, penundaan program investasi serta mendorong anak usaha untuk mencari sumber-sumber pendapatan baru (transformasi bisnis).

6.  PT Waskita Karya Tbk

Progres restrukturisasi utang Waskita Karya atau WSKT mencapai Rp 16,62 triliun dari total utang sebesar Rp 20,42 triliun. Jumlah itu terdiri dari restrukturisasi utang empat anak usaha perseroan.

Direktur Utama Waskita Karya Destiawan Soewardjono menyebut restrukturisasi utang untuk tiga anak usahanya telah selesai dilakukan. Sementara, satu lainnya ditargetkan selesai akhir tahun ini atau pada awal tahun 2022 mendatang.

Meski begitu, Destiawan nggan merinci masing-masing nilai restrukturisasi yang sudah dilakukan. Manajemen pun berharap proses restrukturisasi anak usaha bisa berjalan dengan baik.  (***)

Continue Reading
Advertisement Berita Vaksin Penting

Bisnis dan Ekonomi

Kereta Panoramic Diminati Pelanggan di Weekend Pertama Februari

Published

on

Kereta Panoramic PT Kereta Api Indonesia (Persero) (Foto : Public Relations PT Kereta Api Indonesia (Persero))

Jakarta, goindonesia.co – PT Kereta Api Indonesia (Persero) kembali mengoperasikan Kereta Panoramic pada Februari 2023 usai terakhir beroperasi pada 8 Januari 2023 di masa Angkutan Natal dan Tahun Baru. Di bulan Februari ini Kereta Panoramic beroperasi pada hari Jumat dan Minggu. Rinciannya, tanggal 3, 10, 17, dan 24 Februari 2023, Kereta Panoramic dirangkaikan pada KA Argo Parahyangan (nomor KA 44) relasi Gambir – Bandung dan pada KA Argo Wilis (nomor KA 6) relasi Bandung – Surabaya Gubeng. 

Adapun di tanggal 5, 12, 19, dan 26 Februari 2023, Kereta Panoramic disambungkan dengan KA Argo Parahyangan (nomor KA 51) relasi Bandung – Gambir dan KA Argo Wilis (nomor KA 5) relasi Surabaya Gubeng – Bandung.

Selama dua hari dioperasikan yakni 3 Februari dan 5 Februari 2023, total terdapat 163 penumpang Kereta Panoramic dengan okupansi mencapai 107% yang mana 7%-nya merupakan penumpang dinamis (penumpang turun naik di stasiun antara). Detailnya yaitu Kereta Panoramic Argo Parahyangan relasi Gambir – Bandung sebanyak 38 penumpang, Argo Wilis relasi Bandung – Surabaya Gubeng sebanyak 45 penumpang. Sedangkan Kereta Panoramic Argo Parahyangan relasi Bandung -Gambir sebanyak 38 penumpang, Argo Wilis relasi Surabaya Gubeng – Bandung 42 penumpang.
 
“KAI melihat antusiasme masyarakat yang tinggi menikmati Kereta Panoramic karena dapat melihat keindahan jalur selatan kereta api Pulau Jawa yang terkenal dengan pemandangan eksotis, berkelok, dan melintasi jembatan-jembatan serta terowongan. Oleh karena itu, KAI kembali mengoperasikan Kereta Panoramic untuk memberikan pengalaman yang berbeda dalam menikmati layanan kereta api,” ungkap VP Public Relations KAI Joni Martinus.

Joni mengatakan, sebelum dioperasikan kembali pada Februari ini, KAI telah melakukan evaluasi dan perbaikan fasilitas Kereta Panoramic. Kini, Kereta Panoramic hanya memiliki 38 kursi dari yang sebelumnya 46 kursi. KAI menghilangkan kursi di baris 1 dan 12 untuk memberikan keleluasaan bagi pelanggan menikmati pemandangan. Selain itu, KAI juga menambahkan pantry yang elegan bagi pelanggan yang ingin menikmati snack dan minuman gratis.

Kereta Panoramic merupakan kereta dengan spesifikasi khusus untuk menikmati panorama di sepanjang perjalanan. Melihat pemandangan alam yang indah melalui jendela kereta panoramic yang sangat besar menjadi salah satu nilai tambah bepergian menggunakan Kereta Panoramic.
 
Penumpang juga tidak perlu ragu untuk naik Kereta Panoramic karena kaca Kereta Panoramic didesain khusus untuk tahan pecahan dan panas. Kaca Kereta Panoramic menggunakan tipe duplex tempered. Jika kaca terkena benda asing tidak akan membahayakan penumpang yang di dalam karena kaca tersebut tidak mudah berlubang. Jika kaca mengalami tekanan kuat, bentuknya hanya berupa retakan sehingga aman bagi penumpang.
 
Kaca tipe ini juga dapat menahan panas cahaya dari luar sehingga penumpang tidak akan merasakan silau dan panas. Kereta juga didukung AC dengan kapasitas khusus untuk pengaturan suhu yang optimal.
 
Saat ini, pengelolaan Kereta Panoramic dilakukan oleh anak usaha KAI yaitu KAI Wisata. Untuk masyarakat yang tertarik menikmati layanan eksklusif Kereta Panoramic, pemesanan tiket dapat dilakukan melalui aplikasi KAI Access, website kai.id, Call Center 121 dan seluruh channel penjualan resmi KAI lainnya.
 
“KAI Group akan terus melakukan evaluasi pada layanan Kereta Panoramic agar dapat memberikan pelayanan yang lebih baik bagi seluruh pelanggan. KAI menyampaikan apresiasi kepada seluruh pelanggan yang telah memanfaatkan Kereta Panoramic sebagai pilihan dalam bertransportasi,” tutup Joni. 

(Sumber : Public Relations PT Kereta Api Indonesia (Persero))

Continue Reading

Bisnis dan Ekonomi

Tingkatkan Terus Transaksi di KAI Access, Dapatkan Hadiah Perjalanan Umroh Gratis

Published

on

Suasana stasiun kereta api PT KAI (Sumber : Public Relations KAI, PT KERETA API INDONESIA (PERSERO), @www.kai.id)

Jakarta, goindonesia.co – PT Kereta Api Indonesia (Persero) menggelar program Umroh with KAI Access, dimana pelanggan berkesempatan untuk berangkat umroh gratis. Pelanggan cukup terus meningkatkan pembelian transaksi tiket Kereta Api Jarak Jauh kelas Komersial melalui aplikasi KAI Access selama periode Januari s.d Juni 2023.

“Program undian Umroh yang pertama kali KAI adakan untuk pelanggan ini sebagai wujud apresiasi kepada pelanggan setia KAI khususnya member KAI Access,” ujar VP Public Relations KAI Joni Martinus.

KAI memilih Umroh sebagai hadiah utama, karena melihat antusiasme masyarakat Indonesia sangat tinggi untuk berkunjung ke tanah suci. Terlebih, pada masa krisis pandemi beberapa waktu lalu kunjungan ke luar negeri, termasuk untuk keperluan Umroh juga dibatasi.

Terdapat 2 pelanggan beruntung yang akan mendapatkan hadiah perjalanan Umroh. Hadiah Umroh dapat dipindahtangankan kepada orang lain, namun tidak dapat diuangkan. Program ini tidak berlaku untuk pembelian tiket reduksi pegawai KAI Group, keluarga, pensiunan, serta reduksi infant.

Pengundian akan dilakukan pada awal Juli 2023 dengan disaksikan oleh Notaris, Dinas Sosial, dan pejabat terkait. Masyarakat agar memantau terus media sosial resmi KAI yakni KAI121 dan Kereta Api Kita yang telah memiliki centang biru. Pajak dari hadiah ini ditanggung sepenuhnya oleh KAI.
 
Aplikasi KAI Access adalah aplikasi resmi dari KAI dengan jumlah pengguna mencapai 10 juta orang sampai dengan Januari 2023 ini. Selain untuk pemesanan tiket, KAI Access juga memiliki fitur perubahan jadwal dan pembatalan tiket, layanan first mile dan last mile, pemesanan dan informasi dari layanan KAI Group, dan lainnya.
 
“Melalui program Umroh with KAI Access, KAI ingin meningkatkan keterikatan pengguna KAI Access. Tidak hanya sebagai downloader, tetapi dapat menjadikan KAI Access sebagai pilihan utama masyarakat untuk membeli tiket kereta api.” tutup Joni.  (***)

(Sumber : Public Relations KAI, PT KERETA API INDONESIA (PERSERO), @www.kai.id)

Continue Reading

Bisnis dan Ekonomi

“Pawon Pengsong”, UMK Binaan PLN di NTB Menembus Pasar Global

Published

on

Nuraida dengan produk olahan minuman jahe dan kopi “Pawon Pengsong” yang mulai dibangun sejak Juni 2019 sudah berhasil menembus pasar ekspor (Dokumentasi :  PT PLN (Persero), @web.pln.co.id)

Mataram, goindonesia.co – Mimpi Nuraida terwujud membawa olahan minuman jahe dan kopinya tembus pasar ekspor. Nuraida mulai meraup manfaat pengembangan bisnisnya setelah mendapatkan pembinaan langsung dari PLN melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

Saat ini Nuraida bisa meningkatkan kapasitas produksi, meningkatan kualitas produk dan juga softskill pemasaran.

“Pelatihan yang kami ikuti berupa pelatihan manajemen, keuangan dan digital marketing. Manfaat dari pelatihan tersebut cukup beragam, dari bagaimana memasarkan produk di berbagai platform marketplace, hingga bagaimana meyakinkan calon pembeli meskipun hanya lewat online,” cerita Nuraida.

Menurut Nuraida, pelatihan yang diberikan oleh PLN sangat membantu dirinya untuk menjalankan dan mengembangkan usaha. Salah satunya adalah, kini usaha Pawon Pengsong yang mulai dibangun sejak Juni 2019 sudah berhasil menembus pasar ekspor.

Bahkan, UMK yang bergerak di bidang makanan dan minuman, seperti serbat jahe, aneka olahan kopi, aneka olahan teh herbal, dan biskuit saat ini berhasil memperoleh omzet Rp20-25 juta per bulan.

“Alhamdulillah, hadirnya PLN di UMK kami menjadi titik balik kebangkitan Pawon Pengsong. UMK kami mulai berhasil mengekspor produk meskipun masih dengan skala eceran yaitu ke Nevada dan Florida, Amerika Serikat. Untuk sampel, kita sudah ada di beberapa negara yaitu Turki, Ghana, Korea Selatan, Australia, Filipina, Malaysia, dan Brunei Darussalam,” tambah Nuraida.

General Manager PLN Unit Induk Wilayah (UIW) NTB Sudjarwo menjelaskan salah satu misi PLN adalah agar listrik dapat berperan dalam pertumbuhan ekonomi masyarakat. Melalui program TJSL, PLN ingin UMK binaan semakin memperluas jangkauan pasar dan memiliki daya saing hingga ke level global.

Selain itu, dukungan terhadap sektor pengembangan UMK secara berkelanjutan merupakan bentuk komitmen PLN dalam pelaksanaan Sustainability Development Goals (SDG’s). Khususnya adalah dalam pilar pertumbuhan ekonomi dan terciptanya komunitas berkelanjutan.

“Tugas PLN selain melistriki masyarakat, juga memiliki tanggung jawab sosial, guna memberdayakan masyarakat di sekitar agar memiliki tingkat ekonomi yang lebih baik dengan memberdayakan kemampuan yang dimiliki, juga diharapkan mereka bisa membuka peluang kerja di lingkungan sekitarnya,” ungkap Djarwo.

Harapannya, program ini bisa mendukung pelaku UMK untuk meningkatkan skill dan kompetensinya sehingga bisa bersaing dengan produk-produk luar negeri. Salah satu contoh suksesnya sudah tergambar dari pencapaian UMK Pawon Pengsong ini tergabung dalam Rumah BUMN Lombok Barat yang juga dikelola oleh PLN.

“Ini merupakan peran aktif PLN dalam mengembangkan UMK yang bertujuan mendukung inovasi dan kreatifitas masyarakat dalam dunia kewirausahaan. Adanya bantuan ini akan meningkatkan produktivitas para pelaku UMK sehingga dapat melebarkan pasar penjualan produk,” tutup Djarwo. (***)

(Sumber :  PT PLN (Persero), @web.pln.co.id)

Continue Reading

Trending