Connect with us

Kabupaten

Raperda Tentang Pemberdayaan Desa Wisata Resmi Ditetapkan Menjadi Perda

Published

on

Bupati Pemalang Mansur Hidayat (Foto : @berita.pemalangkab.go.id)

Pemalang, goindoensia.co – Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pemberdayaan Desa Wisata resmi ditetapkan menjadi Perda melalui Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Pemalang yang diadakan di ruang rapat Paripurna DPRD setempat, Jum’at (31/5/2024).

Bupati Pemalang Mansur Hidayat menyebut ditetapkan Perda tentang Pemberdayaan Desa Wisata tersebut menjadi tonggak baru optimalisasi penyelenggaraan Desa Wisata di Kabupaten Pemalang.

“Melalui perda ini penentuan Desa Wisata harus diintegrasikan dengan pelestarian alam, budaya, seni, religi dan kearifan lokal atau ciri khas desa,” tandas Mansur.

Menurut Mansur hal itu agar cita-cita mewujudkan kemandirian ekonomi yang berbasis pada potensi lokal dapat segera terwujud.

Selain penetapan Perda tentang Pemberdayaan Desa Wisata, dalam agenda Rapat Paripurna kali ini juga ditetapkan dua raperda lain yaitu Perda tentang Kabupaten Layak Anak dan Perda tentang Perubahan Atas Perda Nomor 10 Tahun 2021 tentang Penyertaan Modal Daerah pada Badan Usaha Milik Daerah.

Terkait dengan penetapan Perda tentang Perubahan Atas Perda Nomor 10 Tahun 2021, Mansur menyebut akan berpengaruh terhadap perubahan modal dasar pada PT BPR Bank Pemalang (Perseroda) dan PT LKM BKD Kabupaten Pemalang (Perseroda) yang diperoleh dari penyertaan modal daerah.

Mandasari hal itu ia berharap agar hal tersebut bisa menjadi pemicu positif untuk meningkatkan layanan, kinerja dan perusahaan.

Selain persetujuan penetapan tiga raperda di atas, dalam paripurna tersebut dilakukan pula penyampaian dua raperda yang merupakan bagian dari Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) Kabupaten Pemalang 2024 oleh Bupati Mansur.

Raperda yang pertama yaitu tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kabupaten Pemalang 2025-2045. Kemudian yang ke-dua yaitu Raperda tentang Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika.

Terkait dengan Raperda RPJPD, Mansur mengemukakan setelah dilakukan penjaringan aspirasi pada masyarakat luas melalui e-kuesioner, didapat 10 besar harapan masyarakat pada Kabupaten Pemalang untuk 20 tahun ke depan, yaitu maju, sejahtera, SDM berdaya saing, pemerataan pembangunan, mandiri, nyaman/aman/damai, berkelanjutan, anti KKN, religius dan pelayanan publik yang baik.

“Berkenaan dengan itu maka dirumuskan rencana Visi Kabupaten Pemalang untuk masa 20 tahun mendatang yaitu Terwujudnya Kabupaten Pemalang MULYA (Maju, Unggul, Lestari dan Berbudaya),” pungkas Bupati. (***)

*Pusat Berita Kabupaten Pemalang

Continue Reading
Advertisement Berita Vaksin Penting

Kabupaten

Pj Bupati Garut Buka GACHIFEST 2024, Dorong Kemajuan Dan Perlindungan Anak

Published

on

Kabupaten Garut dan Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA) Garut menggelar GACHIFEST 2024 untuk memperingati Hari Anak yang jatuh pada tanggal 23 Juli (Foto : @www.garutkab.go.id)

Garut, goindonesia.co – Pemerintah daerah harus terus mendorong perkembangan kehidupan anak. Oleh karena itu, melalui Forum Anak Daerah (FAD) Kabupaten Garut dan Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA) Garut menggelar GACHIFEST 2024 untuk memperingati Hari Anak yang jatuh pada tanggal 23 Juli.

“Nah ini sesuatu yang sangat baik sehingga dari sini kita bisa mengukur terhadap kemajuan dan perkembangan anak-anak di Garut,” kata Penjabat (Pj) Bupati Garut, Barnas Adjidin, usai membuka resmi digelarnya Garut Children Festival (GACHIFEST) Tahun 2024 FAD Kabupaten Garut. Acara ini berlangsung di Gedung Art Center, Jalan Proklamasi, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut pada Sabtu (13/7/2024).

Barnas berharap agar keinginan dan harapan anak-anak di Kabupaten Garut dapat tercapai. Selain itu, ia juga menginginkan anak-anak terlindungi, merasa aman, dan mampu mengekspresikan diri melalui berbagai kreativitas yang mereka minati.

Ia berpesan agar anak-anak di Kabupaten Garut harus cerdas, sehat, gembira, mengikuti perkembangan secara positif, berbudaya, dan berakhlak.

“Dan yang terakhir ini sangat penting yaitu berakhlak. Percuma kalau dia pintar tapi tidak berakhlak. Jadi kita ingin menjadikan anak-anak itu anak yang unggul, yaitu lima hal yang saya sebutkan,” tambah Barnas.

Sementara itu, Sekretaris DPPKBPPPA Kabupaten Garut, Rahmat Wibawa, tujuan dari GACHIFEST adalah sebagai langkah pemenuhan hak anak dan perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi.

Acara ini menampilkan berbagai kegiatan, di antaranya Seminar Pergaulan Berisiko dan Cara Reproduktif di Usia Remaja, Lomba Menyanyi Lagu Sunda, Lomba Tari Rampak, Lomba Mewarnai, dan beberapa kegiatan lainnya yang melibatkan anak-anak di Kabupaten Garut. (***)

Continue Reading

Kabupaten

Atraksi Seni dari Berbagai Daerah di Nusantara “Srawung Seni” Semarakkan Rangkaian Banyuwangi Ethno Carnival

Published

on

Srawung Seni, di Gedung Seni Budaya (Gesibu) Blambangan (Foto : @banyuwangikab.go.id)

Banyuwangi, goindonesia.co – Atraksi seni dari delegasi 12 daerah di nusantara turut menyemarakkan rangkaian Banyuwangi Ethno Carnival (BEC), dalam Srawung Seni, di Gedung Seni Budaya (Gesibu) Blambangan, Jumat malam (12/7/2024).

Dua belas daerah tersebut di antaranya Kota Bontang Kalimantan Timur, Palangka Raya Kalimantan Tengah, Berau, Bandung, Magelang, Klungkung, Cirebon, Subang dan Indramayu. Secara bergiliran mereka menampilkan seni budayanya masing-masing.

“Srawung Seni mengajak kita untuk menikmati, memahami, dan menghargai perbedaan budaya di sekitar kita. Melalui interaksi ini kita belajar untuk lebih toleran dan menghormati nilai-nilai yang dimiliki setiap budaya. Ini bukan sekadar menerima perbedaan, tapi juga tentang merayakan keindahan dalam keragaman,” ujar Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani saat menghadiri Srawung Seni. 

Ipuk mengatakan dengan interaksi seni lintas budaya ini akan menciptakan ruang bagi para seniman untuk saling bertukar ide dan inspirasi. “Melalui acara ini kita bisa menciptakan karya-karya seni baru yang lebih kreatif dan inovatif,” harap Ipuk.

Srawung Seni ini dibuka dengan penampilan 15 penari asli Banyuwangi yang membawakan tari Alang-Alang Kumitir. Disusul dengan penampilan seni dari para delegasi secara bergiliran. 

Di antaranya, tari Kecak Sri Tanjung yang dibawakan oleh delegasi Kabupaten Klungkung, Bali. Tari kolosal yang menjadi ciri khas Pulau Dewata itu tampil beda dengan sentuhan fragmen yang mengisahkan legenda Sri Tanjung dan Sidopekso yang menjadi asal-usul nama Banyuwangi.

Berikutnya, ada tari Ritus Maesa dari Surabaya, dilanjutkan tari Mahiya Dahiyang Baya dari Kalimantan Tengah, serta tari Table dari Kabupaten Indramayu.

Ada pula tari Kacapi Biola Jaipong dari Kabupaten Bandung. Disusul tari Ra Aji Jeh dari Cirebon, tari Harmony of Banuanta dari Berau, tari Kolaborasi dari Subang, dan tari Soreng dari Magelang.

Sementara delegasi dari Situbondo menyuguhkan tari Banteng Baluran, disusul tari Kancet Julod dari Bontang, dan ditutup dengan tari Corpus yang dibawakan para seniman dari Kabupaten Malang.

Penampilan para delegasi ini merupakan rangkaian dari parade kolosal BEC yang digelar, Sabtu (13/7/2024). Tahun ini, rangkaian BEC berlangsung selama empat hari, 11-14 Juli 2024. 

Diawali Creative Expo yang diikuti oleh puluhan UMKM, di Lorong Bambu area Taman Blambangan, Kamis (11/7/2024). Rangkaian BEC akan dipungkasi dengan BEC Awards pada 14 Juli. (***)

*PEMERINTAH KABUPATEN BANYUWANGI

Continue Reading

Kabupaten

PKK Dekranasda Fest 2024, Upaya Dongkrak Pendapatan UMKM Pemalang

Published

on

Kabupaten Pemalang digelar sebuah festival dengan tajuk PKK dan Dekranasda Fest 2024 (PDF 2024) (Foto : @pemalangkab.go.id)

Pemalang, goindonesia.co : Memperingati Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-52 dan HUT Dekranasda ke-44 Kabupaten Pemalang digelar sebuah festival dengan tajuk PKK dan Dekranasda Fest 2024 (PDF 2024). Acara diadakan di alun-alun kabupaten setempat mulai 12 sampai 14 Juli 2024.

Ketua TP PKK Kabupaten Pemalang Shanti Rosalia saat pembukaan acara, Jum’at (12/7/2024) mengungkapkan, PDF 2024 merupakan kolaborasi antara TP PKK dan Dekranasda Kabupaten Pemalang dalam upaya memberdayakan usaha mikro kecil di wilayahnya.

Adapun tujuan PDF menurut Shanti adalah untuk memberdayakan UMKM Kabupaten Pemalang, perluasan pasar bagi UMKM, mendorong masyarakat untuk mencintai produk dalam negeri dan bangga dengan produk lokal Pemalang.

“Selain itu juga untuk menumbuhkan kecintaan terhadap warisan seni budaya, diantaranya dengan kostum karnaval dan fashion batik Pemalang,” ujar Shanti.

Shanti mengemukakan ada puluhan UMKM yang terlibat dalam PDF 2024. “Peserta bazar UMKM dari binaan Tim Penggerak PKK Pemalang ada 20 stand UMKM, Dekranasda Pemalang ada 4 stand UMKM kerajinan, UMKM umum 40 stand,” rincinya.

PDF 2024 dimeriahkan pula dengan berbagai jenis lomba antara lain sambung ayat Alquran yang diikuti 60 peserta, lomba hadroh 25 diikuti peserta, lomba fashion batik Pemalang dengan 29 peserta,” ungkap Shanti.

“Kemudian ada lomba Dekranasda kostum karnival diikuti 22 peserta, lomba lukis tempat sampah 60 peserta, lomba lukis mural 30 peserta, lomba senam massal PKK se-Kabupaten Pemalang sebanyak 700 peserta dan peserta Fun Run sebanyak 500 peserta,” imbuh Shanti.

Selain bazar UMKM dan berbagai lomba, dalam PDF 2024 juga tersedia sejumlah layanan publik antara lain, pelayanan kesehatan, pelayanan Administrasi Kependudukan, pelayanan Perizinan dan pelayanan Perpajakan.

PDF 2024 dibuka secara resmi oleh Bupati Pemalang ditandai dengan pemukulan gong. Dalam kesempatan tersebut Mansur mengapresiasi pihak-pihak yang telah berpartisipasi dalam penyelenggaraan acara.

“Kepada pihak-pihak yang turut berkontribusi dalam penyelenggaraan PDF 2024, baik dari jajaran panitia, instansi atau lembaga, BUMN/BUMD, perangkat daerah, swasta dan unsur lainnya perlu kiranya dipahami, bahwa dukungan dari berbagai pihak terkait, termasuk kualitas koordinasi jajaran panitia dengan peserta pameran, menjadi salah satu kunci sukses pelaksanaan kegiatan ini,” ujar Mansur.

Untuk itu Mansur berpesan kepada panitia agar kualitas koordinasi dan kerjasama yang telah terjalin untuk bisa terus ditingkatkan, sehingga dalam pelaksanaan kegiatan-kegiatan selanjutnya dapat terselenggara dengan baik.

“Semoga acara ini dapat berjalan dengan lancar dan tanpa kendala apapun,” harapnya.

Ditengah acara pembukaan, diserahkan secara simbolis merk oleh Bupati Mansur kepada perwakilan UMKM Kabupaten Pemalang yaitu UMKM Pangan Dianawati merk Kue Que 44, UMKM Tas Mukhyanto merk Wongker dan UMKM Kerajinan Fatma Evina merk Viby Craft.

Di akhir acara pembukaan, Bupati Mansur menjadi narasumber dalam talkshow dengan tema Cegah Stunting itu Penting. Talkshow dipandu oleh Kabid Pemerintahan dan Pembangunan Manusia pada Bappeda Kabupaten Pemalang Rizki Novitasari selaku moderator. (***)

*Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Pemalang.

Continue Reading

Trending