Connect with us

Berita Provinsi

Mahasiswa USK Wakili Aceh di Muhibah Budaya Jalur Rempah 2024

Published

on

Mahasiswa USK, HIidayatullah dari Prodi Teknik Industri dan Arita Yuda Katiara Rizki dari Prodi Keperawatan, terpilih sebagai perwakilan Aceh pada program Muhibah Budaya Jalur Rempah (MJBR) 2024. (Foto : @www.readers.id)

Banda Aceh, goindonesia.co – Dua mahasiswa Universitas Syiah Kuala (USK) terpilih sebagai delegasi Aceh pada program Muhibah Budaya Jalur Rempah (MJBR) 2024.

USK menjadi salah satu perguruan tinggi yang mahasiswanya lolos dalam program bergengsi yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Direktorat Jenderal Kebudayaan (Ditjenbud).

Adapun mahasiswa USK yang berprestasi ini adalah Hidayatullah dari Prodi Teknik Industri dan Arita Yuda Katiara Rizki dari Prodi Keperawatan. Mereka merupakan dua dari 75 Laskar Rempah, setelah melewati proses seleksi dari 587 pendaftar dari seluruh Indonesia.

“Keduanya akan mengikuti Muhibah Budaya Jalur Rempah Batch 2 yang berlangsung mulai 7 Juni – 7 Juli 2024 melewati rute pelayaran Dumai – Sabang – Malaka – Tanjung Uban,” ungkap Wakil Rektor Bidang Akademik USK, Agussabti, Minggu (19/5/2024).

Pelayaran budaya tersebut menggunakan KRI Dewa Ruci dan bekerja sama dengan TNI Angkatan Laut. Muhibah Budaya Jalur Rempah 2024 bertujuan mengangkat khazanah budaya bertema: Jalur Rempah dan Konektivitas Kebudayaan Melayu.

Pelayaran ini akan berlangsung di 7 titik, mulai dari Jakarta pada 5 Juni 2024 dan kembali ke Jakarta pada 17 Juli 2024. Adapun tujuh rute yang akan dilewati tersebut adalah Jakarta – Belitung Timur – Dumai – Sabang – Malaka (Malaysia) – Tanjung Uban – Lampung – Jakarta.

Direktur Pengembangan dan Pemanfaatan Kebudayaan, Irini Dewi Wanti mengatakan bahwa, pelayaran bersama KRI Dewa Ruci kali ini akan melewati titik-titik yang memiliki sejarah perdagangan dan budaya. Titik-titik tersebut mengandung simbol keterhubungan daerah serta konektivitas sejarah melalui Jalur Rempah.

“Muhibah Budaya Jalur Rempah (MBJR) akan menjadi sarana mengaktifkan kembali Jalur Rempah, menghubungkan titik perdagangan rempah, dan mempererat ikatan budaya antarwilayah,” jelas Irini.

Lebih jauh ia menyampaikan, rangkaian kegiatan diawali dengan tahap pendaftaran untuk mendapatkan peserta terpilih yang tersebar di seluruh Indonesia dengan rentang umur 18 s.d. 40 tahun. Seleksi terbuka dilakukan secara daring pada 22 Maret – 5 April 2024 dan telah terpilih 75 Laskar Rempah untuk mengikuti MBJR 2024.

“Selain itu, pelayaran ini juga menjaring 75 peserta undangan yang terdiri dari pewarta, fotografer, pegiat film, penggerak komunitas, dan peneliti yang dipilih oleh tim Kemendikbudristek,” bebernya.

Program MBJR telah dijalankan oleh Kemendikbudristek sejak 2020 sebagai bagian dari Program Prioritas Nasional, dan Jalur Rempah mulai 2017.

Disebutkan, pada 2022, kegiatan ini berlayar melintasi titik Jalur Rempah di Surabaya, Makassar, Baubau dan Buton, Ternate dan Tidore, Banda Naira, Kupang, dan kembali ke Surabaya. Sedangkan pada 2023, pelayaran menyusuri titik Jalur Rempah di Surabaya dan Kepulauan Selayar.

Kedua mahasiswa USK yang terpilih merasa sangat bersyukur karena mendapatkan kesempatan untuk menyusuri titik-titik jalur rempah nusantara masa lampau untuk mempelajari kebudayaan dan konektivitas sejarah yang terbentuk.

“Kami berharap dapat menyukseskan program MBJR dan berkontribusi dalam upaya menjadikan Jalur Rempah sebagai warisan budaya dunia yang diakui oleh UNESCO,” sebut Hidayatullah didampingi Arita. (***)

*Pemerintah Provinsi Aceh

Continue Reading
Advertisement Berita Vaksin Penting

Berita Provinsi

Riau Bhayangkara Run Sukses Digelar

Published

on

Pj. Gubernur Riau (Gubri) , SF Hariyanto bersama Kapolda Riau, Irjen Pol Mohammad Iqbal melepas peserta Riau Bhayangkara Run 2024, Minggu (14/7/2024) (Foto : @mediacenter.riau.go.id)

Pekanbaru, goindonesia.co – Penjabat (Pj) Gubernur Riau (Gubri) , SF Hariyanto bersama Kapolda Riau, Irjen Pol Mohammad Iqbal melepas peserta Riau Bhayangkara (RB) Run 2024, Minggu (14/7/2024). Pelepasan dilakukan di Jalan Jenderal Sudirman, tepatnya di depan Kantor Gubernur Riau.

Puluhan ribu peserta memulai lari dari 5K, 10K dan terakhir 21K yang melintasi Jalan Jenderal Sudirman lalu finish di Kantor Gubernur Riau. 

SF Hariyanto katakan, RB Run 2024 berhasil meraih antusiasme yang tinggi dari para pelari dari berbagai daerah. Diketahui terdapat 10.000 pelari yang merasakan atmosfir RB Run tahun ini.

“Riau Bhayangkara Run kali ini diikuti oleh 10.000 runner. Kita patut berbangga pada Kapolda Riau yang telah menggagas event ini,” ujarnya.

Orang nomor satu di Riau itu, menilai RB Run memberi efek besar dalam meningkatkan perekonomian di  Pekanbaru. Maka dari itu, ia berharap RB Run dapat menjadi event tahunan bahkan menjadi event nasional.

“Kegiatan ini benar-benar mengangkat perekonomian, okupansi hotel meningkat hingga 95 persen, restoran-restoran juga menjadi sangat ramai,” sebutnya.

“Kami ucapkan terima kasih atas inisiasi ini [RB Run 2024], kalau pesertanya sampai 10.000 seperti ini, maka kedepannya Pemprov harus ikut bertanggungjawab dalam pelaksanaannya, kita harapkan ini dapat menjadi event nasional,” imbuhnya.

Sementara, Kapolda Riau, Irjen Pol Mohammad Iqbal sampaikan terima kasih yang mendalam atas sinergi dari Pemprov Riau dan unsur Forkopimda di Riau yang ikut berkontribusi menyukseskan RB Run 2024.

Sama dengan Pj Gubri Iqbal juga berharap RB Run dapat menjadi event tahunan, bahkan dapat dilakukan lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya.

“Terima kasih yang besar dan sedalam-dalamnya untuk Pj Gubri dan forkopimda. Event ini tidak akan baik dan sebesar ini jika bukan karena kerjasama kita semua. Alhamdulillah juga semua prosesnya lancar dan zero accident. Kita doakan event ini menjadi event tahunan, bahkan semakin tahun semakin baik dan berkembang,” tutupnya. (***)

*(Mediacenter Riau, BIDANG INFORMASI KOMUNIKASI PUBLIK)

Continue Reading

Berita Provinsi

Gerakan Sulsel Menanam, Pj Gubernur Prof Zudan Serahkan Bantuan Bibit Tanaman Hortikultura untuk Petani di Kabupaten Gowa

Published

on

Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Prof Zudan Arif Fakrulloh, menyerahkan bantuan bibit tanaman hortikultura kepada petani sebagai bagian dari Gerakan Sulsel Menanam, yang digalakkan Pemprov Sulsel (Foto : @kantorberitasulsel.com)

Gowa, kantorberitasulsel.com – Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Prof Zudan Arif Fakrulloh, menyerahkan bantuan bibit tanaman hortikultura kepada petani, sekaligus melakukan penanaman bibit kentang, kopi dan pohon pala, di Desa Balassuka, Kecamatan Tombolo Pao, Kabupaten Gowa, Jumat, 12 Juli 2024. Penanaman ini merupakan bagian dari program Gerakan Sulsel Menanam, yang digalakkan Pemprov Sulsel.

“Hari ini kita bersama-sama jajaran Pemprov Sulsel dengan Pemkab Gowa melakukan penanaman kopi dan pala. Ada 350 ribu bibit kopi untuk 350 hektar, dan 250 ribu pohon pala yang akan ditanam di lahan seluas 200 hektar,” kata Prof Zudan.

Ia mengungkapkan, bibit tersebut akan dibagikan kepada masyarakat, untuk memperkuat tanaman hortikultura di Kabupaten Gowa.

Selain bibit kopi dan pala, Prof Zudan juga melakukan penanaman bibit kentang dan sejumlah tanaman produktif lainnya untuk program penghijauan. Ia berharap, kedepan masyarakat di Kabupaten Gowa bisa mendapatkan hasil yang maksimal lagi, terutama dari pala dan kopi.

Sementara itu, Petani Desa Balassuka, Kecamatan Tombolo Pao, Suhardi, mengaku telah menerima bantuan dari Pj Gubernur Sulsel berupa bibit cabai, kopi, pala, kentang, mentimun dan kacang panjang.

“Kami sebagai kelompok tani sangat berterima kasih kepada Bapak Pj Gubernur atas bantuan yang diberikan kepada petani kami. Ini akan kami tanam sebaik mungkin,” ungkap Suhardi.

Suhardi berharap, dengan bantuan dari Pemprov Sulsel ini bisa mengantarkan masyarakat petani di Kecamatan Tombolo Pao sejahtera dan terus maju.  “Harapan kami semoga dengan adanya bantuan ini masyarakat petani semakin maju dan sejahtera,” pungkasnya. (***)

*Dinas Komunikasi Informatika, Statistik dan Persandian Provinsi Sulawesi Selatan

Continue Reading

Berita Provinsi

Banua Triathlon Challenge 2024 Jadi Ajang Promosikan Kekayaan Alam Dan Budaya Kalsel

Published

on

Event Banua Triathlon Challenge yang digelar Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan (Kalsel)(Foto : @diskominfomc.kalselprov.go.id)

Banjarbaru, goindonesia.co : Banua Triathlon Challenge (BTC) menjadi kesempatan emas Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan (Kalsel) dalam mempromosikan kekayaan alam dan budaya Kalsel kepada dunia.

Hal tersebut disampaikan oleh Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor diwakili Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Adi Santoso pada pembukaan BTC 2024 di Kebun Raya Banua, Banjarbaru, Sabtu (13/7/2024) pagi.

Selain mempromosikan potensi pariwisata Banua, olahraga triathlon yang merupakan gabungan dari renang, bersepeda, dan lari ini juga menjadi kesempatan untuk menguatkan semangat sprotivitas dan kebersamaan atlet dari berbagai daerah di Indonesia.

“Kehadiran dan keikutsertaan peserta BTC ini merupakan bukti nyata bahwa semangat sportivitas dan cinta kepada alam dapat menyatukan kita semua,” kata Adi.

BTC lanjutnya, merupakan salah satu upaya Pemprov Kalsel untuk terus mempromosikan dan mengembangkan potensi pariwisata di Kalsel.

Meningkatkan kunjungan wisatawan domestik dan mancanegara, serta mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif melalui berbagai kegiatan yang dapat memberi dampak positif kepada masyarakat sekitar.

“Dengan menggelar event bertaraf internasional seperti ini kita berharap dapat menarik perhatian mata dunia terhadap keindahan alam dan budaya Kalsel, sehingga kedepan semakin banyak wisatawan yang datang menikmati keindagan dan keragaman budaya kita,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dispar Kalsel, Muhammad Syarifuddin menuturkan pada pelaksanaan event BTC tahun ini diikuti sebanyak 151 peserta dari 12 provinsi di Indonesia.

“Untuk tahun ini peserta mengalami peningkatan, sebelumnya waktu pendaftaran ada peserta dari mancanegara yakni Rusia, Inggris, dan Irlandia. Namun karena masalah dokumen, sehingga mereka tidak bisa berhadir pada event tahun ini,” tuturnya.

Senada dengan Gubernur Kalsel, Syarifuddin mengungkapkan bahwa Dispar Kalsel berkomitmen untuk melaksana BTC ini setiap tahunnya, terlebih event ini juga telah menjadi calander event organisasi triathlon Indonesia.

“Melalui kegiatan ini kita ingin mempromosikan potensi pariwsata Kalsel, dengan event seperti ini semoga kedepan para wisatawan baik nasional dan internasional bisa datang ke Kalsel,” tukasnya.

Sebagai tambahan, pada gelaran tahun ini para peserta akan mempertandingkan empat nomor pertandingan yakni, Olympic triathlon, sprint triathlon, mixed team relay dan aquathlon eksibi yang akan memperebutkan total hadiah Rp100 juta.

Gelaran event tahun inipun turut dimeriahkan dengan kehadiran stan UMKM atau pelaku usaha ekonomi kreatif Banua. (***)

*MC Kalsel, Media Center Provinsi Kalimantan Selatan

Continue Reading

Trending