Connect with us

Berita

Melalui Turnamen E-Sports Piala Kasad, TNI AD Tebar Semangat Kompetitif dan Patriotik Generasi Milenial

Published

on

Asisten Teritorial (Aster) Kasad Mayjen TNI Karmin Suharna, S.I.P., M.A. (Foto: Dispenad)

Jakarta, goidonesia.co : Melalui pergelaran Turnamen E-Sports Piala Kasad tahun 2022 yang diprakarsai langsung oleh Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Dr. Dudung Abdurachman, TNI AD berkontribusi aktif terhadap semangat kompetitif generasi milenial pada kegiatan olahraga prestasi.

“Beliau (Kasad) mengambil tema “Remaja dan Patriotik” untuk kegiatan ini. Harapannya dengan semangat kompetitif dan patriotik ini, dapat menemukan bibit unggul atlit E-Sports dari kaum milenial,” kata Asisten Teritorial (Aster) Kasad Mayjen TNI Karmin Suharna, S.I.P., M.A., mewakili Kasad dalam Opening Ceremony Turnamen E-Sports Piala Kasad Tahun 2022 di Gedung A.H. Nasution Lt.3 Mabesad, Jakarta Pusat. Jumat, (22/7/2022).

Dijelaskan Aster, bahwa Kasad akan menggelar turnamen yang mempertandingkan Gaming PUBG Mobile ini dalam dua tahap, yaitu seleksi daerah yang dilaksanakan mulai tanggal 25 Juli sampai dengan 14 Agustus 2022. Selanjutnya, bagi tim juara di daerah akan bertanding pada tahap grand final di Mabesad Jakarta pada tanggal 20 Agustus 2022 mendatang.

Selanjutnya Aster Kasad juga menyampaikan apresiasi dari Kasad atas semangat serta antusias masyarakat khususnya generasi muda Indonesia untuk mengikuti event E-Sports terbesar yang diselenggarakan oleh TNI AD yang menyediakan total hadiah sebesar 260 juta rupiah tersebut.

“Selamat berjuang dan bertanding kepada lebih dari 1000 tim atau 5000 pemain dari seluruh Indonesia yang telah terdaftar di turnamen ini, raihlah prestasi, kembangkan jiwa ksatria dan junjung tinggi sportivitas,” ucap Kasad yang disampaikan Aster Kasad.

Hadir dalam pembukaan turnamen yang ditandai demonstrasi Pasukan Anti Teror TNI AD dan penembakan ke titik sasaran di LED oleh Aster Kasad serta disiarkan secara daring melalui live streaming youtube tersebut, Danpussansiad, Kadisinfolahtad, Para Waaster Kasad, Para Paban Sterad, Kapuskodalad, Para Pejabat Kotama, Bendahara Umum PBESI, Wakil Ketua Bidang Umum PBESI, Ketua Bidang PBESI, dan Ketua Umum IESPA. (***)

(Dispenad)

Continue Reading
Advertisement Berita Vaksin Penting

Berita

Kasad Resmikan Auditorium Jenderal Besar A.H. Nasution

Published

on

Foto: Dispenad

Jakarta, goindonesia.co : Wujud penghargaan dan penghormatan atas jasa-jasanya yang sangat besar bagi TNI AD, Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Dr. Dudung Abdurachman meresmikan Auditorium Jenderal Besar AH Nasution di Sekolah Staf dan Komando TNI Angkatan Darat (Seskoad), Bandung. Sabtu, (26/11/2022).

“Penamaan ini tidak serta merta hanya nama saja, tetapi kita mengenang jasa-jasa beliau (Jenderal Besar AH Nasution) yang sangat besar bagi TNI Angkatan Darat,” kata Jenderal Dudung dalam sambutannya di peresmian tersebut.

Gedung Auditorium Jenderal Besar A.H. Nasution dengan luas bangunan 680 meter persegi dan berkapasitas sekitar 200 orang ini dilengkapi dengan fasilitas Comprehenship e-learning System (CeLS) yaitu sistem pembelajaran berbasis IT yang meliputi, E-Learning System, E-Content, Sistem Informasi Manajemen Nilai, Dashboard System, E-Book Library, Assignment Management System, Intelligent Video Monitoring System (IVMS), serta Mobile Apps.

“Saya berharap teknologi modern dan maju ini, dapat mendukung kegiatan belajar mengajar di Seskoad untuk mengembangkan serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia khususnya bagi para Perwira Menengah sehingga dapat menjawab tuntutan dan tantangan tugas di masa depan,” ujar Jenderal Dudung.

Diakhir kegiatan, Kasad memberikan cinderamata berupa plakat kepada Eka Trisny Edyanti Nurdin yang merupakan cucu dan perwakilan keluarga Jenderal Besar AH Nasution yang turut hadir dalam acara peresmian tersebut. ***

(Dispenad)

Continue Reading

Berita

Hadiri Munas KAHMI, Prabowo Sanjung HMI Fraksi Terbesar di DPR

Published

on

Foto: Prabowo Subianto (dok.ist)

Jakarta, goindonesia.co – Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto mengisi acara seminar dalam Musyawarah Nasional (Munas) ke XI Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI). Prabowo menyebutkan bahwa HMI adalah gerakan yang sangat besar di Indonesia.
“HMI itu ada di semua partai. Gila. Gue baru sadar. Di Gerindra saja sekitar 40 persen,” kata Prabowo dalam keterangan tertulis, Minggu (27/11/2022).

Acara ini digelar di Sriti Convention Hall, Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) pada Sabtu (26/11). Menurut Prabowo, besarnya HMI dibuktikan dengan banyaknya anggota HMI di semua partai politik.

“Fraksi HMI yang paling besar saudara-saudara,” ucap Prabowo.

Prabowo mengatakan bahwa di parlemen saat ini ada sembilan partai, tapi menurutnya banyak yang lupa bahwa ada kaukus HMI yang besar. Oleh karena itu Prabowo menyebut dirinya memutuskan untuk hadir di Palu untuk menghormati HMI.

“Jadi walaupun aku capek, diundang ke Palu, gue terbang deh. Nggak ada urusan, bener nggak?” kata Prabowo seraya terkekeh.

“Mau gue dikasih setengah jam aja gue muncul di sini tidak apa-apa,” lanjutnya.

Dalam kesempatan itu Prabowo menjadi pembicara dalam seminar yang bertajuk ‘Merawat Persatuan dan Kebangsaan’. Ia pun memaparkan bahwa para pemimpin di Indonesia saat ini bersatu dan saling merangkul untuk merawat bangsa.

“Kita tidak boleh pecah saudara-saudara. Siapa yang jadi presiden, gubernur, tidak masalah, yang penting bekerja untuk rakyat Indonesia,” ucapnya. (***)

Continue Reading

Berita

KAHMI Harus Dorong Bangsa Ini Hargai Perbedaan dan Berkolaborasi Hadapi Tantangan Ke Depan

Published

on

Jakarta, goindonesia.co – Musyawarah Nasional XI Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) tengah berlangsung di Kota Palu, Sulawesi Tengah (24-28 November 2022). Munas KAHMI ini dibuka oleh Wapres Ma’ruf Amin dan dihadiri sejumlah tokoh nasional. Beberapa diantaranya mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla, mantan Ketua DPR Akbar Tanjung, mantan Gubernur DKI Anies Baswedan, dan Menko Polhukam Mahfud MD.
 
Dari pantauan awak media, terlihat semangat keberagaman mewarnai sikap alumni HMI terhadap berbagai masalah kebangsaan. Ribuan alumni HMI yang datang dari berbagai penjuru tanah air aktif berdiskusi dengan beragam topik di setiap sudut Kota Palu. Sebagian peserta lainnya menjadikan event munas sebagai ajang silaturahmi dan nostalgia ketika masih sama-sama aktif menjadi pengurus HMI di kampus.
 
“Alumni HMI, sejak awal aktif di HMI, diajarkan untuk berbeda pendapat, dan sudah terbiasa menyelesaikan perbedaan tersebut dengan cara smart dan dewasa,” kata Medrial Alamsyah, alumni HMI dari Bandung yang juga konsultan manajemen publik yang ditemui redaksi di arena Munas di Sriti Convention Hall Kota Palu.

Lebih lanjut Medrial melihat KAHMI sejatinya punya potensi besar karena anggotanya adalah para sarjana, master, doktor dan profesor. Mereka saat ini banyak yang memegang posisi-posisi strategis, baik di politik maupun birokrasi pemerintah. Di samping itu banyak pula yang berkiprah sebagai pengusaha dan profesional. Namun selama ini potensi itu tidak digarap secara serius oleh Majelis Nasional KAHMI sehingga keberadaan KAHMI terkesan banyak mubazir.

“Munas kali ini menjadi momentum bagi KAHMI untuk mengkoreksi diri. Ke depan seyogyanya KAHMI tidak hanya sibuk dengan urusan internal, tetapi mulai menggarap program-program strategis dengan memanfaatkan dan memperkokoh jejaring yang dimilikinya,” ujar Uda Med, panggilan akrab Medrial.

Medrial juga berharap peserta Munas XI kali ini memilih Presidum KAHMI dengan mempertimbangkan keterwakilan/representasi dari berbagai unsur dan latar belakang.
 
“Presidium KAHMI Nasional selama ini didominasi oleh politisi sehingga sikap KAHMI lebih banyak mempertimbangkan kepentingan politik presidium. Bahkan tak jarang pertikaian politik antar dan intra partai ikut mempengaruhi kebijakan di KAHMI Nasional.
Ke depan hal semacam itu harus ditinggalkan. KAHMI Nasional harus mendorong anggotanya untuk saling mendukung sehingga lebih bermanfaat untuk bangsa dan negara. KAHMI harus berperan aktif mencetak manusia Indonesia yang dibutuhkan di masa depan, yakni yang memiliki kemampuan berpikir kritis, komunikasi, kolaborasi dan kreatif,” lanjut Medrial.
 
Sebagaimana diketahui, ada 40 orang alumni HMI yang dijagokan peserta Munas untuk menduduki anggota Presidium Majelis Nasional KAHMI. Beberapa orang yang menonjol diantaranya dari unsur politisi yakni Ahmad Doli Kurnia, Herman Khaeron, Saan Mustopa dan Romo Syafii. Dari unsur akademisi diwakili oleh Prof. Fasli Djalal dan Dr. Lely Pelitasari. Dari unsur professional ada Fachmi Idris dan Yana Aditya. Sedangkan dari unsur pengusaha beredar nama Ulla Nurachwaty dan Hanifah Husein.
 
Khusus tentang situasi politik saat ini yang cenderung terbelah dan menghambat dialog, Medrial berharap KAHMI harus berani bersikap sehingga ke depan bangsa ini lebih mendorong dialog, menghargai perbedaan, rasional dan menjalin kolaborasi antar anak bangsa untuk menghadapi berbagai tantangan ke depan.
 
“KAHMI harus berani bersikap dan mendorong bangsa ini untuk membuka dialog, menghargai perbedaan, dan berkolaborasi antar anak bangsa untuk bersama menghadapi berbagai tantangan negeri ini,” pungkas Uda Med (***)

Continue Reading

Trending