Connect with us

Berita

Rapimnas KAHMI bahas strategi percepatan pembangunan Indonesia Emas 2045

Published

on

Rapimnas I KAHMI di Jakarta (Foto : @www.kahminasional.com)

Jakarta, goindonesia.co – Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) mengadakan Rapat Pimpinan Nasional (rapimnas) I di Jakarta, Sabtu (30/3), dengan agenda menyusun strategi percepatan pembangunan Indonesia Emas 2045. Hasil forum tersebut diharapkan menjadi acuan dan masukan bagi pemerintah dan keluarga besar alumni HMI.

Koordinator Presidium Majelis Nasional (MN) KAHMI, Ahmad Doli Kurnia, mengatakan, Indonesia baru saja menggelar Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. Menurutnya, seluruh tahapan “pesta demokrasi” berjalan lancar dan masyarakat kini tengah menunggu hasil final usai putusan Mahkamah Konsitusi (MK).

Ia melanjutkan, banyak anggota KAHMI yang terlibat aktif, baik sebagai kontestan maupun pendukung, pada Pemilu 2024. Politikus Partai Golkar ini pun mengajak alumni HMI agar kembali ke aktivitas masing-masing karena kontestasi telah usia.

“Ada saatnya berkontestasi, bersaing, dan ada saatnya bersatu atau bersanding lagi,” ujarnya saat memberikan sambutan dalam pembukaan Rapimnas I KAHMI.

Lebih jauh, Doli mengingatkan, tantangan ke depan kian berat. Karenanya, KAHMI harus berperan lebih maksimal.

Ketua Komisi II DPR ini lantas mencontohkan dengan berbagai program dan kebijakan KAHMI. Misalnya, membentuk Badan Penyelenggara Sertifikasi Halal (BPSH) KAHMI dan Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shadaqah (LAZIS) KAHMI hingga mendirikan Universitas Insan Cita Indonesia (UICI).

Menurutnya, KAHMI juga dapat berperan lebih dengan mempromosikan kader ke berbagai bidang, termasuk kepemimpinan nasional dan profesi strategis lainnya. Ia menegaskan, KAHMI sangat fokus pada pengembangan dan penguatan kaderisasi di HMI.

Nobar film Lafran

Di sisi lain, Doli menyampaikan, KAHMI telah memproduksi film Lafran. Film biopik tersebut menceritakan tentang tokoh pendiri HMI, Lafran Pane.

Ia berharap film Lafran menjadi inspirasi bagi generasi muda dalam memperjuangkan kemajuan masyarakat Indonesia. Karenanya, agar perjuangan Lafran menginspirasi , akan diadakan nonton bareng (nobar) film Lafran di sela-sela rapimnas.

Kegiatan rencananya menghadirkan Menteri Pertahanan (Menhan) sekaligus Presiden RI 2024-2029 terpilih, Prabowo Subianto. Nobar akan digelar di Epicentrum XXI, Jakarta Selatan, pada Minggu (31/3).

“Lagi kita upayakan [nobar] sama Pak Prabowo kalau ada di Indonesia. [Pak Prabowo] kita ajak nonton sebagai Menhan karena ini film kepahlawanan. Kepahlawanan bukan untuk keluarga HMI-KAHMI, tapi untuk Indonesia,” jelas Doli.

Rapimnas I KAHMI dihadiri beberapa anggota presidium, seperti Abdullah Puteh, Romo Syafi’i, Zulfikar Arse, dan Muhammad Rifqinizamy. Selain itu, Ketua Dewan Penasihat KAHMI, Akbar Tanjung; pengurus Majelis Wilayah (MW); badan otonom; dan pengurus harian KAHMI.
Artikel ini telah tayang di KAHMI. (***)

*KAHMI Nasional


Continue Reading
Advertisement Berita Vaksin Penting

Berita

Menhan Prabowo Hadiri Undangan Gubernur Jenderal Australia, Bahas Pertukaran Kadet Akmil dan RMC Duntroon

Published

on

Menhan RI, Prabowo Subianto memenuhi undangan dari Gubernur Jenderal Commonwealth Australia, H.E. the Honourable David Hurley, AC, DSC (Retd), di Kediaman Dubes Australia untuk Indonesia (Foto : @www.kemhan.go.id)

Jakarta, goindonesia.co – Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI) Prabowo Subianto memenuhi undangan dari Gubernur Jenderal Commonwealth Australia, H.E. the Honourable David Hurley, AC, DSC (Retd), di Kediaman Dubes Australia untuk Indonesia, Jumat (17/5).

Dalam sambutannya, Menhan Prabowo menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada Gubernur Jenderal Hurley atas undangan tersebut.

“Saya sangat berterima kasih kepada Yang Mulia David Hurley atas undangannya. Ini adalah kesempatan yang sangat istimewa untuk memperkuat hubungan kita,” ujar Menhan Prabowo.

Tahun ini, Indonesia dan Australia merayakan 75 tahun hubungan diplomatik, sebuah tonggak sejarah yang mencerminkan kedekatan dan kerja sama yang telah terjalin lama.

Selain itu, tahun ini juga menandai peringatan 50 tahun program pertukaran kadet antara Akademi Militer Indonesia (AKMIL) dan Royal Military College (RMC) Duntroon. Program ini telah memberikan kontribusi besar dalam menciptakan generasi pemimpin militer dengan pemahaman mendalam tentang budaya dan lingkungan strategis masing-masing negara.

Menhan Prabowo dan Gubernur Jenderal Hurley sendiri termasuk dalam alumni dari program pertukaran kadet tersebut pada tahun 1974. Kedua tokoh ini pun mengingat masa-masa mereka sebagai kadet dan mengakui pentingnya program ini dalam membangun fondasi hubungan militer yang kuat antara Indonesia dan Australia.

“Program pertukaran kadet ini telah menghasilkan generasi pemimpin militer yang tidak hanya memiliki keterampilan profesional yang tinggi, tetapi juga pemahaman yang mendalam tentang budaya dan lingkungan strategis masing-masing negara. Saya dan Gubernur Jenderal Hurley sama – sama merasakan manfaat yang besar dari program ini,” ungkap Menhan Prabowo.

Di akhir sambutannya, Menhan Prabowo mengungkapkan harapannya agar hubungan antara Indonesia dan Australia semakin erat di masa depan. “Saya berharap hubungan antara Indonesia dan Australia terus diperkuat melalui kerja sama pertahanan yang semakin erat, dengan semangat kolaboratif yang sama. Bersama-sama, kita dapat menghadapi tantangan keamanan global dan regional dengan lebih efektif,” tuturnya.

Pada kesempatan ini Menhan Prabowo secara langsung memberikan plakat dan buku karyanya berjudul “Military Leadership” kepada Gubernur Jenderal Hurley. Sementara itu, Menhan Prabowo juga menerima buku berjudul “Peter Fitzsimons – Gallipoli” dan foto bangunan RMC Duntroon dengan tulisan tangan “To fond memories and strong bonds“ dari David Hurley. (***)

*(Biro Humas Setjen Kemhan)

Continue Reading

Berita

Kunjungi Lapas Narkotika Bandar Lampung, Dirpamintel Ditjenpas Apresiasi Kebersihan

Published

on

Dirpamintel Ditjenpas, Kombes Pol Teguh Yuswardhie saat kunjungan ke Lapas Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung. (Foto : Istimewa)

Bandar Lampung, goindonesia.co – Direktur Pengamanan dan Intelijen Direktorat Jenderal Pemasyarakatan mengapresiasi lingkungan yang bersih dan asri di Lapas Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung.

Hal ini disampaikan langusng Direktur Pengamanan dan Intelijen Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kombes Pol Teguh Yuswardhie saat melakukan kunjungan di Lapas Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung, Kamis (16/05).

“Kebersihan lingkungan lapas ini adalah tanggung jawab bersama, saya apresiasi Lapas Narkotika Bandar Lampung memiliki lingkungan yang bersih dan asri,”ungkapnya.

Ditempat yang sama, Kalapas Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung Ade Kusmanto mengatakan apresiasi ini menjadi semangat petugas dan warga binaan untuk terus menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan Lapas.

“Dengan adanya apresiasi ini, diharapkan kesadaran dan tanggung jawab dalam menjaga kebersihan lingkungan akan semakin mengakar guna menciptakan lingkungan yang bersih, nyaman, dan sehat bagi semua warga binaan,”jelasnya. (***)

*Press Rilis

Continue Reading

Berita

Pesan Dirpamintel Ditjenpas Usai Lakukan Kunker Perdana di Lapas Narkotika Bandar Lampung

Published

on

Kunjungan perdana Dirpamintel Ditjenpas Kombes Pol Teguh Yuswardhie ke Lapas Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung (Foto : Istimewa)

Bandar Lampung, goindonesia.co – Usai resmi dilantik sebagai Direktur Pengamanan dan Intelijen Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Kombes Pol Teguh Yuswardhie melakukan kunjungan perdana ke Lapas Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung.

Dalam kunjungannya, Dirpamintel Ditjenpas Kombes Pol Teguh Yuswardhie menuturkan agar selalu menjaga keamanan dan kondusifitas dengan mengedepankan instruksi Direktur Jenderal Pemasyarakatan terkait 3+1 Kuncu Pemasyarakatan Maju.

“Tiga kunci pemasyarakatan maju yakni melakukan deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban, berperan aktif dalam pemberantasan narkoba narkoba,”ujarnya.

Selanjutnya, Dirpamintel Ditjenpas juga menekankan untuk terus membangun sinergitas antar penegak hukum diantaranya BNN, Kepolisian dan TNI.

“Terus bangun sinergi dengan Aparat Penegak Hukum ditambah Back to Basics yang artinya mengembalikan tugas dan fungsi Pemasyarakatan sesuai aturan dan SOP yang berlaku,”pungkasnya. (***)

*Press Rilis

Continue Reading

Trending