Connect with us

Berita

Sengkarut Problematika PTPN V Dengan Masyarakat Riau

Published

on

Photo : Istimewa

Pekanbaru, goindonesia.co – Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PKC PMII) Riau – Kepulauan Riau mengadakan Diskusi Berbagi Cerita dengan tajuk Sengkarut Problematika PTPN V dengan Masyarakat Riau di Cafe Jeber Platinum, Jalan Arifin Ahmad, Kota Pekanbaru pada Rabu (22/9/2021).

Diskusi ini membahas sejumlah persoalan antara masyarakat Riau dengan PT Perkebunan Nusantara V. Persoalannnya terkait konflik agraria dan carut marutnya pengelolaan kemitraan kebun kelapa sawit.

Ketua PKC PMII Riau Kepri, Abdul Rouf mengatakan kegiatan tersebut mengundang beberapa kelompok masyasarakat di Riau. Di antaranya, Masyarakat adat Desa Pantai Raja, petani dari Koperasi Petani Sawit Makmur (Kopsa M) dan petani dari Koperasi Iyo Besamo. Para perwakilan masyarakat ini menyampaikan masing – masing persoalannya dengan PTPN V pada diskusi itu.

“Ketiga kelompok ini telah menyampaikan ragam persoalannya kepada kami, intinya mereka bermasalah dengan PTPN V,” kata Ketua PKC PMII Riau Kepri, Abdul Rouf.

Rouf memaparkan sederet persoalan yang telah disampaikan oleh perwakilan masyarakat tersebut. “Masyarakat adat Desa Pantai Raja ini berkonflik dengan PTPN V hingga saat ini terkait ganti rugi lahan,” ujarnya.

Kata Rouf, konflik masyarakat Pantai Raja dengan PTPN V ini sudah berlangsung sangat lama, dimulai sejak tahun 1984. “Pada tahun itu (1984), masyarakat mengaku kebun karet mereka telah diserobot oleh PTPN V seluas 1.013 hektar, namun hingga saat ini lahan tersebut belum diganti rugi, meskipun sudah ada beberapa kali pertemuan antara masyarakat dengan PTPN V untuk membuat berita acara kesepakatan terkait ganti rugi lahan,” jelasnya.

Sedangkan terkait carut marutnya kemitraan kebun kelapa sawit yang dikelola oleh PTPN V, Rouf menyampaikan bahwa permasalahan yang dihadapi petani Kopsa M dan petani Iyo Besamo cukup menyedihkan. Dari gagalnya kebun, hilangnya pendapatan petani dan pembengkakan hutang.

“Ini harusnya perlu menjadi sorotan, kenapa kebun milik Kopsa M bisa gagal ?, padahal PTPN V kan mengelola kebun tersebut sampai tahun 2017. Bukankah PTPN V adalah perusahaan yang berpengalaman di bidang perkebunan ?,” tanya Rouf dengan nada kesal.

Menurut Rouf, gagalnya kebun milik Kopsa M di Desa Pangkalan Baru, Kecamatan Siak Hulu, Kampar, memang disengaja oleh PTPN V atau sudah di skenario secara terstruktur, sistematik dan masif.

“Pernyataan kebun gagal ini bukan keluar dari mulut kami, akan tetapi berdasarkan hasil audit penilaian fisik kebun dari Dinas Perkebunan Kabupaten Kampar pada tahun 2017,” ujarnya

“Kalau kebun sudah gagal, otomatis pasti akan membuat aktivitas produksi buah berkurang, selanjutnya akan membuat pendapatan petani berkurang, dan tidak sanggup membayar cicilan kredit, pastinya akan membuat hutang semakin membengkak,“ imbuhnya.

Selain itu petani Kopsa M juga mengadukan persoalan lain melalui diskusi yang diadakan oleh PMII tersebut. Rouf mengatakan kalau sampai saat ini hasil penjualan buah milik Kopsa M pada bulan Agustus – September 2021 senilai Rp3,4 miliar belum dibayarkan oleh PTPN V.

Kemudian Rouf menjelaskan persoalan yang dihadapi oleh petani dari Koperasi Iyo Besamo di Desa Terantang, Kecamatan Tambang, Kampar. Ia menyebut kalau masalah mereka hampir sama dengan Kopsa M.

“Sebenarnya masalah petani dari Koperasi Iyo Besamo ini hampir sama dengan Kopsa M, tapi agak sedikit lebih ekstrem, karena sudah banyak anggota petaninya yang dipenjara akibat memperjuangkan hak – hak yang tidak diperoleh. Misalnya tidak menerima gaji, lahan diduduki oleh oknum preman, serta kepengurusan yang tidak legal,” ujarnya.

Selain mengadukan persoalannya ke PKC PMII Riau Kepri, Rouf mengatakan bahwa masing – masing perwakilan masyarakat juga menyampaikan aspirasinya. Misalnya dari masyarakat Desa Pantai Raja, Rouf menyebut mereka meminta PTPN V segera merealisasikan janjinya untuk mengganti rugi lahan berdasarkan berita acara kesepakatan.

“Lalu dari petani Kopsa M meminta PTPN V agar mengembalikan lahan sesuai dengan pengakuan hutang di Bank Agro seluas 2.050 hektar, meminta PTPN V jangan ikut campur dalam kelembagaan koperasi dan mencairkan hasil penjulan buah senilai Rp3,4 miliar,” jelasnya.

“Sedangkan petani Iyo Besamo, meminta kepada PTPN V agar lahan seluas 425 hektar di kebun milik koperasi Iyo Besamo agar diserahkan kepada pengurus yang sah atau legal, yakni pengurus yang memiliki surat keputusan dari Kemenkumham tertanggal 27 September 2021,” pungkasnya.

Kemudian petani Iyo Besamo juga meminta PTPN V agar memberhentikan hasil penjualan buah kepada pengurus lama dan membuat rekening bersama atas nama pengurus yang baru dan legal. Sebab sejak awal, setiap penjualan buah milik koperasi Iyo Besamo selalu menggunakan jasa pihak ketiga untuk menghantarkan buah ke PTPN V atau tidak memiliki PB sendiri. (***)

Continue Reading
Advertisement Berita Vaksin Penting

Berita

Terima Brevet Hiu Kencana, Panglima TNI dan Kasad Resmi Jadi Warga Kehormatan TNI AL

Published

on

Kasal, Laksamana TNI Muhammad Ali saat menyematkan Brevet Hiu Kencana kepada Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc. sekaligus menandai momen pengangkatan sebagai warga kehormatan TNI AL (Foto : Dispenad, @tniad.mil.id)

Surabaya, goindonesia.co – Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc. menerima penyematan Brevet Hiu Kencana yang sekaligus menandai momen pengangkatan kedua tokoh tersebut sebagai warga kehormatan TNI AL. Brevet Hiu Kencana disematkan langsung oleh Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali, di Dermaga Madura Koarmada II, Surabaya, Sabtu (2/3/2024).

Prosesi penyematan brevet dan pengangkatan Kasad sebagai warga kehormatan diawali dengan Kasad menaiki KRI KS. Tubun dan menyaksikan skenario pertempuran laut, langsung dari Command Centre KRI KS. Tubun, dilanjutkan dengan perjalanan laut menggunakan Kapal Selam Alugoro 405.

Brevet Kehormatan Hiu Kencana sendiri merupakan salah satu bentuk penghormatan dan penghargaan TNI AL, khususnya Satuan Kapal Selam, yang hanya diberikan kepada tokoh, warga, maupun prajurit di jajaran TNI yang dipandang telah berjasa, serta memberikan perhatian dan perjuangan bagi TNI AL.

Selain Panglima TNI dan Kasad, pengangkatan warga kehormatan dan penyematan Brevet Hiu Kencana juga diberikan kepada Pangkogabwilhan I, Danjen Akademi TNI, Dankodiklatal, Pangarmada II, dan Pangarmada III. Prosesi penyematan brevet serta pengangkatan warga kehormatan TNi AL tersebut juga dihadiri oleh para istri penerima brevet, serta para perwira tinggi di jajaran TNI AD dan TNI AL. (***)

*(Dispenad)

Continue Reading

Berita

Melalui Safari Ramadhan, MUI Kumpulkan Donasi untuk Bantu Rakyat Palestina

Published

on

Tarhib Ramadhan yang digelar Komisi Dakwah MUI. (Foto : @mui.or.id)

Jakarta, goindonesia.co — Majelis Ulama Indonesia (MUI) akan mengumpulkan donasi untuk membantu rakyat Palestina selama Ramadhan 1445 H.

Hal ini disampaikan Ketua Umum MUI KH Anwar Iskandar dalam sambutannya di Tarhib Ramadhan yang digelar Komisi Dakwah MUI.

Kiai Anwar mengatakan, pengumpulan donasi ini merupakan bentuk nyata keprihatinan dan solidaritas MUI terhadap penderitaan rakyat Palestina karena ulah biadab Zionis Israel.

Kiai Anwar menambahkan, donasi tersebut nantinya akan dikumpulkan melalui program Safari Ramadhan MUI di seluruh provinsi di Indonesia.

“Kita ikut memberikan keprihatinan baik dalam bentuk doa, donasi dan lain-lain. Insya Allah bulan Ramadhan ini MUI akan melakukan Safari Ramadhan ke seluruh provinsi di Indonesia,” kata Kiai Anwar di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Jumat (1/3/2024).

Dalam kegiatan Tarhib Ramadhan ini, Ketua Umum MUI mengajak umat Islam untuk mendoakan rakyat Palestina agar segera mendapatkan pertolongan dari Allah SWT dari kedzaliman dan kebiadaban Zionisme Israel yang tindakannya diluar dari prinsip-prinsip kemanusiaan.

“Mudah-mudahan mereka diberikan kesehatan dan tetesan-tetesan darah mereka menjadi saksi, mereka adalah Syuhada Allah,” ujarnya.

Kiai Anwar menjelaskan, donasi yang diberikan untuk Palestina sekecil apapun dapat membantu meringankan penderitaanya.

MUI, kata Kiai Anwar, akan memberikan amanah kepada Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional Prof Sudarnoto untuk Safari Ramadhan berkeliling Indonesia ditemani oleh Syekh dari Palestina.

Lebih lanjut, Kiai Anwar mengajak umat Islam untuk memaksimalkan Ramadhan untuk beribadah baik yang wajib maupun sunnah.

Kiai Anwar mengatakan Ramadhan merupakan bulan yang penuh rahmat dan ampunan dari Allah SWT.

“Allah telah menjanjikan maghfirah (ampunan), rahmat, berbagai kenikmatan yang akan diberikan pada umat Islam yang melaksanakan ibadah wajib maupun sunnah di bulan Ramadhan,” kata dia.

Kegiatan Tarhib Ramadhan ini digelar oleh Komisi Dakwah MUI sekaligus doa bersama untuk keselamatan bangsa dan negara.

Dalam kesempatan ini, Kiai Anwar mengatakan, umat Islam patut

bersyukur kepada Allah SWT karena diberikan kesehatan dan kesempatan untuk beribadah.

Kiai Anwar mengungkapkan, Ramadhan sebagai bulan ampunan merupakan cara Allah SWT membersihkan dosa-dosa dan kesalahan umat Islam.

Menurutnya, setiap manusia tidak terlepas dari yang namanya dosa. Tetapi, kata Kiai Anwar Iskandar, sebesar apapun dosa yang dilakukan apabila menunaikan ibadah Ramadhan seperti puasa dengan ikhlas dan ridha karena Allah SWT, maka akan Allah SWT memberikan ampunannya.

“Begitu selesai Idul Fitri, bersih lagi. Ini namanya bentuk rahmay dan kasih sayang Allah SWT kepada kita semua. Mudah-mudahan kita semua nanti dapat melaksanakan ibadah dengan khusyuk dan ikhlas,” ungkapnya.

Oleh karena itu, Kiai Anwar menyampaikan, melalui Tarhib Ramadhan ini, MUI mengajak kepada seluruh umat Islam untuk mengisi Ramadhan dengan kebaikan-kebaikan.

“Insya Allah Ramadhan yang akan datang sebentar lagi ini diberikan kesempatan untuk melaksanakan ibadah-ibadah yang ada di bulan Ramadhan baik wajib maupun sunnah,” ujarnya. (***)

*MUI – Majelis Ulama Indonesia

Continue Reading

Berita

Menhub Pastikan Distribusi Logistik Berjalan Lancar Selama Ramadhan

Published

on

Menhub saat menghadiri Kegiatan Sosial Pasar Sembako Murah dalam Menyambut Ramadan 1445 Hijriah yang diselenggarakan kelompok Masyarakat Cinta Masjid Indonesia (MCMI) (Foto :@dephub.go.id)

Jakarta, goindonesia.co – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memastikan arus distribusi logistik selama bulan Ramadhan akan berjalan lancar. Hal ini disampaikan Menhub saat menghadiri Kegiatan Sosial Pasar Sembako Murah dalam Menyambut Ramadan 1445 Hijriah yang diselenggarakan kelompok Masyarakat Cinta Masjid Indonesia (MCMI), Sabtu (2/3).

“Saya telah menginstruksikan jajaran Kemenhub untuk memastikan kelancaran distribusi logistik serta berkoordinasi dengan pihak terkait seperti kementerian/lembaga dan pemda agar bahan pokok, bahan penting dan barang lainnya dapat memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadhan,” ujar Menhub.

Menhub juga mengapresiasi langkah kelompok masyarakat yang turut andil dalam pendistribusian pangan bagi rakyat secara umum. Menurut Menhub, gerakan-gerakan kelompok masyarakat yang turut membantu distribusi pangan sangat bermanfaat. Apalagi, Bulan Ramadhan juga menjadi momentum untuk saling berbagi.

“Saya mengapresiasi apa yang dilakukan oleh MCMI ini. Saya menilai langkah ini menambah titik-titik distribusi pangan ke masyarakat. Saya pun beberapa kali dengan Bapak Presiden dan Kepala Badan Pangan mendistribusikan pangan ke seluruh Indonesia,” kata Menhub.

Menhub menambahkan dengan adanya pasar sembako murah ini, masyarakat dapat membeli bahan-bahan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih rendah daripada harga di pasaran. Hal ini dapat menjaga daya beli masyarakat menjelang bulan puasa sekaligus membantu masyarakat yang sedang mengalami kesulitan ekonomi. (***)

*Kementerian Perhubungan Republik Indonesia

Continue Reading

Trending