Connect with us

Berita Provinsi

Bulan Dana PMI Yogya Tahun 2022 Raih Rp627,8 Juta  

Published

on

Kegiatan Bulan Dana Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Yogyakarta tahun 2022 secara resmi ditutup Penjabat Walikota Yogyakarta (Dokumentasi : @warta.jogjakota.go.id)

Umbulharjo, goindonesia.co – Penjabat Walikota Yogyakarta, Sumadi secara resmi menutup kegiatan Bulan Dana Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Yogyakarta tahun 2022 pada Senin (3/4/2023). Selama kegiatan Bulan Dana PMI pada April-Desember 2022 berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp627.859.502.

“Atas nama Pemerintah Kota Yogyakarta, kami menyampaikan apresiasi serta terima kasih kepada seluruh lapisan masyarakat Kota Yogyakarta yang telah berpartisipasi selama berlangsungnya Bulan Dana PMI tahun 2022,” kata Sumadi saat penutupan Bulan Dana PMI Tahun 2022 di Balai Kota Yogyakarta.

Pihaknya juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang mendukung kegiatan Bulan Dana PMI Kota Yogyakarta tahun 2022. Baik unsur dari pemerintah, TNI, Polri, BUMN, BUMD maupun perusahaan swasta, serta berbagai pihak yang telah peduli dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan Bulan Dana PMI tahun 2022. Termasuk kerja keras dari Panitia Bulan Dana PMI Kota Yogyakarta tahun 2022.

“Kami optimis dan yakin kedepannya (pengumpulan dana) bisa bertambah, karena memang ini pentingnya dana operasional PMI di Kota Yogyakarta. Dengan dukungan penuh dari semua pemangku kepentingan, PMI dapat menjalankan roda organisasinya  dengan lancar dalam rangka kegiatan sosial,” terangnya,

Sumadi berharap para dermawan dapat terus memberikan dukungan kepada PMI Kota Yogyakarta. Pihaknya menegaskan, mewakili Pemkot Yogyakarta selaku pelindung, yakin dan percaya kepemimpinan PMI Kota Yogyakarta yang sementara ini dilaksanakan PMI DIY bisa membenahi manajemen sehingga pelayanan ke masyarakat semakin prima dan pengelolaan keuangan bisa transparan dan akuntabel yang dibuktikan dengan adanya audit yang lebih baik.

Sedangkan Kapolresta Yogyakarta Kombes Pol Saiful Anwar selaku Ketua Pelaksana Bulan Dana PMI Kota Yogyakarta tahun 2022 menyebut dari kegiatan Bulan Dana PMI Kota Yogyakarta tahun 2022 telah terkumpul dana sebesar Rp627.859.502. Setelah dikurangi dana operasional untuk pelaksanaan maka dana yang diserahkan sebesar Rp576.174.002. Dana itu kemudian diserahkan secara simbolis kepada Penjabat Walikota Yogyakarta lalu ke PMI Kota Yogyakarta.

“Ini berkat bantuan seluruh anggota dan panitia serta pihak terkait sehingga bisa menyukseskan kegiatan Bulan Dana PMI selama April-Desember 2022. Ini suatu prestasi yang luar biasa, terima kasih atas kinerjanya dari pelaksanaan kegiatan,” tambah Kombes Pol Saiful.

Sementara itu Ketua Pelaksana Kepengurusan PMI Kota Yogyakarta Irjen Pol (Purn) Drs. R.M. Haka Astana M.W mengatakan mewakili kepengurusan PMI Kota Yogyakarta mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada semua pihak yang mendukung kegiatan Bulan Dana PMI Kota Yogyakarta tahun 2022. Dana tersebut dapat membantu pelaksanaan operasionalisasi PMI Kota Yogyakarta.

“Kami pengurus PMI Kota Yogyakarta berjanji untuk memanfaatkan dana tersebut sesuai ketentuan yang sudah diatur. Jadi kami kembalikan dalam rangka untuk pelayanan kepada masyarakat. Terutama dalam rangka kegiatan kemanusiaan, kegiatan kepalangmerahan,” tegas Irjen Pol (Purn) Haka. (***)

*@warta.jogjakota.go.id

Continue Reading
Advertisement Berita Vaksin Penting

Berita Provinsi

Siagakan Petugas selama Idul Fitri 1445 H, PLN UIT JBM Pantau Sistem Transmisi

Published

on

Petugas PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) melakukan pemeliharaan pada peralatan transmisi (Foto : @kominfo.jatimprov.go.id)

Jawa Timur, goindonesia.co – PLN gencar lakukan pemeliharaan pada peralatan kelistrikan untuk pastikan kesiapannya dalam mewujudkan komitmen sistem transmisi andal sehingga PLN dapat memenuhi kebutuhan pelayanan kelistrikan untuk pelanggan dalam masa Lebaran.

Disebutkan General Manager PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM), Amiruddin, pemeliharaan dilakukan untuk pastikan peralatan berfungsi optimal. “Dalam inspeksi rutin yang dilakukan, petugas memastikan seluruh peralatan dalam keadaan optimal, sehingga tidak mengganggu fungsinya untuk menyalurkan listrik,” terang Amiruddin, Jumat (12/4/2024).

Amiruddin melanjutkan, dalam masa siaga Idul Fitri, pekerjaan pemeliharaan sudah tidak dilakukan agar semua sistem dalam kondisi all out. Pemeliharaan pada peralatan transmisi sudah selesai dilakukan sebelum masa siaga Idul Fitri 1445 pada 3 – 19 April 2024. “Selama masa siaga, PLN tidak melakukan pekerjaan pemeliharaan, agar semua sistem kelistrikan siaga. Pekerjaan dilakukan bersifat korektif apabila ditemukan adanya anomali pada peralatan saat inspeksi rutin oleh petugas”, kata Amiruddin.

Dijelaskan Amiruddin tindakan korektif dilakukan seperti halnya jika dalam inspeksi rutin ditemukan hotspot pada peralatan. “Hotspot merupakan suatu kondisi dimana peralatan Gardu Induk (GI) mengalami panas yang berlebih, disebabkan karena arus tidak dapat mengalir dengan baik. Peralatan yang mengalami hotspot membuat rugi daya karena daya yang dihantarkan pada suatu tempat akan terbuang, jika tidak segera diperbaiki dapat merusak peralatan, sehingga tindakan cepat perlu dilakukan. Hotspot ini dapat diketahui dari hasil thermovisi yang dilakukan rutin oleh para Operator GI,” tambah Amiruddin.

Tindakan temuan hotspot diterangkan Amiruddin diselesaikan tanpa mengganggu layanan kebutuhan listrik untuk pelanggan. “Perbaikan dari temuan hotspot dilakukan oleh tim PDKB (Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan), mulai dari pembersihan untuk menghilangkan kotor atau korosi yang dapat menjadi penyebab fisik terjadinya hotspot, atau mengganti peralatan sesuai kondisi yang dibutuhkan, dan setelah pekerjaan dilakukan hal terakhir thermo kembali dilakukan pada peralatan yang dikerjakan untuk mengetahui suhu peralatan setelah adanya perbaikan”, ungkap Amiruddin menjelaskan tahapan perbaikan temuan hotspot pada peralatan.

Dengan tindakan cepat dari PLN, diharapkan sistem kelistrikan tetap aman dan suplai kebutuhan listrik kepada pelanggan tetap andal selama masa Idul Fitri. PLN berkomitmen mendukung penuh pergerakan ekonomi yang ada mulai dari skala kecil UMKM hingga wilayah industri dan destinasi wisata dalam masa Lebaran. (***)

*Dinas Komunikasi dan Informatika, Pemerintah Provinsi Jawa Timur

Continue Reading

Berita Provinsi

Hari Kemenangan Idul Fitri, Pj Gubernur Agus Fatoni Kunjungi Panti Lansia Harapan Kita

Published

on

Pj, Gubernur Sumsel, Agus Fatoni melakukan kunjungan  ke “Panti Sosial Lanjut Usia Harapan Kita” yang beralamat di KM 5 Palembang (Foto : @sumselprov.go.id)

Palembang, goindonesia.co – Usai menunaikan sholat Jumat di Masjid Baiturrahman Komplek Bank Raya Palembang, Jumat (12/4/2024). Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Agus Fatoni melakukan kunjungan  ke “Panti Sosial Lanjut Usia Harapan Kita” yang beralamat di KM 5 Palembang.

Adapun tujuannya mengunjungi panti tersebut adalah untuk melihat dari dekat kondisi para penghuni panti. Sekaligus halal bihalal dan silaturahmi pasca perayaan hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah.

Dipanti tersebut Fatoni juga menyerahkan paket bantuan bagi para penghuni panti yang rata-rata usia lanjut.

“Bapak/ibu yang sabar ya. Teruslah beribadah dan jaga ibadahnya. Tetap tingkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT. Setelah 1 bulan berpuasa, mudah-mudahan keimanan kita semakin meningkat, dan dipertemukan kembali dengan Ramadhan tahun depan,” ucap Fatoni.

Di Kesempatan itu Fatoni mendoakan penghuni panti yang sedang sakit agar segera diberikan kesembuhan. Selain itu sejumlah fasilitas panti juga menjadi perhatiannya.

Kepala UPTD Panti Sosial Lanjut Usia Harapan Kita, Edy Khaidir
menjelaskan panti sosial ini melayani rehabilitasi bagi warga lanjut usia yang mengalami masalah sosial.

Setidaknya ada  60 orang warga yang berada di panti tersebut, terdiri dari 32 orang perempuan dan 28 orang laki-laki. Panti Sosial Lanjut Usia Harapan Kita lanjut dia juga menerima rujukan dari Dinas Sosial Kabupaten/Kota.

“Kegiatan yang terselenggara di sini tetap seperti biasa dan normal. Seperti pada bulan puasa, ada sholat tarawih, peringatan Nuzulul Quran, bimbingan sosial, dan keterampilan yang sifatnya untuk mengisi waktu luang seperti latihan rebana,”katanya.

Diungkapkan Edy rata-rata penghuni panti sekitar 40-50% tidak bisa beraktivitas sama sekali dan segala kegiatan dilakukan di tempat tidur. Selain itu sebagian besar warga Panti tidak lagi kembali ke keluarga maupun masyarakat.

“Mereka sebagian besar penghuni tetap di sini,sangat jarang yang pulang ke keluarganya,” ucap Edy. (***)

*Pemerintah Provini Sumatera Selatan

Continue Reading

Berita Provinsi

Libur Lebaran, Dinas PUPR Riau Lakukan Pemeliharaan Jembatan Sail Pekanbaru

Published

on

Dinas PUPR-PKPP Provinsi Riau melakukan pemeliharaan Jembatan Sungai Sail, Kota Pekanbaru.  (Foto : @mediacenter.riau.go.id)

Pekanbaru, goindonesia.co– Meski libur lebaran, Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang, Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (PUPR-PKPP) Provinsi Riau melakukan pemeliharaan Jembatan Sungai Sail, Kota Pekanbaru. 

Pemeliharaan jembatan dilakukan Dinas PUPR-PKPP Riau melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) Jalan dan Jembatan Wilayah I berupa pembersihan dan mengenakan kerangka besi jembatan. 

“Iya, kita saat ini tengah melakukan pembelian Jembatan Sungai Sail, di Jalan Harapan Raya, Kota Pekanbaru,” kata Kepala UPT Jalan dan Jembatan Wilayah I, Dinas PUPR-PKPP Riau, Khairil Anwar, Jumat (12/4/2024). 

Khairil mengatakan, pemeliharaan jembatan tersebut dilakukan karena beberapa tahun jembatan belum ada pemeliharaan. Sehingga jembatan perlu dilakukan pemeliharaan untuk menjaga kekuatan jembatan. 

“Jadi jembatan itu kita lakukan pembersihan dan cat ulang. Karena rangka jembatan kondisinya sudah banyak yang berkarat. Makanya perlu dilakukan pemeliharaan untuk mempertahankan kondisi dan struktur jembatan,” sebut Khairil. 

Selain itu, lanjut Khairil, pemeliharaan juga dilakukan untuk menjaga keamanan dan kenyamanan bagi pengguna jalan Harapan Raya saat melintasi Jembatan Sail. 

Proses pemeliharaan dimulai dengan pembersihan jembatan dari kotoran, debu dan sampah yang menempel pada permukaan jembatan. 

Setelah itu, kemudian dilakukan pengecatan ulang pada kerangka jembatan yang terlihat pudar atau terkelupas untuk melindungi struktur jembatan dari kerusakan akibat cuaca dan korosi.

“Kita memastikan bahwa semua tindakan yang diambil sesuai dengan standar keamanan dan mengikuti prosedur yang telah ditentukan. Hal ini untuk memberi rasa aman dan nyaman bagi pengendara yang melintasi jembatan,” tandasnya. (***)

*(Mediacenter Riau, BIDANG INFORMASI KOMUNIKASI PUBLIK)

Continue Reading

Trending