Connect with us

Pariwisata

Sandiaga Janji Bantu Pengembangan Ekowisata di Kalimantan Barat

Published

on

Seorang pengunjung menyaksikan pemandangan miniatur hutan tropis Arboretum Sylva Universitas Tanjungpura di Pontianak, Kalimantan Barat, Selasa (8/6/2021). Hutan Arboretum Sylva Untan yang berada di tengah Kota Pontianak dan memiliki 214 spesies tumbuhan endemik Kalimantan tersebut dapat dikunjungi masyarakat maupun wisatawan. Foto: ANTARA/JESSICA HELENA WUYSANG

Menparekraf Sandiaga Uno berjanji akan membantu pengembangan ekowisata di Kalbar.

Jakarta, goindonesia.co – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, akan memperkuat potensi sekaligus pengembangan pariwisata berbasis lingkungan atau ekowisata di Kalimantan Barat sehingga dapat memberikan dampak yang besar bagi masyarakat.

Ia menekankan pentingnya pengembangan pariwisata dalam membangkitkan ekonomi dan peluang kerja yang selaras dengan tujuan pariwisata nasional yang berkualitas dan berkelanjutan.

“Pak Gubernur Kalbar Sutarmidji sudah tepat memilih mangrove sebagai daya tarik wisata. Karena (wisata) mangrove ini saya percaya sebagai bagian dari ekonomi baru yang harus kita susun,” kata Sandiaga, dalam Siaran Pers Kemenparekraf, Rabu (9/3/2022).

Wisata mangrove yang masuk dalam bagian ekowisata ini menjadi isu yang utama saat ini. Terutama terhadap penyelenggaraan G20 tahun ini dimana Indonesia ditunjuk sebagai pemegang Presidensi yang mengangkat isu keberlanjutan lingkungan.

Hal ini dikatakannya juga sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo untuk menyiapkan Indonesia sebagai episentrum dari ekonomi berbasis keberlanjutan lingkungan.

“Kami akan all out membantu mengembangkan, termasuk berkoordinasi lintas kementerian seperti dengan KLHK juga dengan Kemenkominfo untuk mengumpulkan data-data, sehingga wisata berbasis mangrove ini bisa kita kembangkan dan menjadi bagian dari ekonomi baru,” kata Sandiaga.

Sandiaga mengatakan pihaknya akan mendukung pengembangan wisata di Temajuk, Kabupaten Sambas. Temajuk merupakan salah satu destinasi alam dengan potensi yang indah.

Desa ini terletak di wilayah paling utara Kabupaten Sambas dan berbatasan langsung dengan Malaysia, sehingga tidak sedikit wisman asal Malaysia yang menjadikan Temajuk sebagai destinasi favorit.

“Kita harus bangun infrastrukturnya, kita harus kembangkan dengan berbasis masyarakat. Desa wisata yang ada di sana juga harus mampu membuka peluang usaha. Untuk produk-produk UMKM ekonomi kreatif juga terdigitalisasi sehingga bisa membuka lapangan kerja seluas-luasnya,” kata Sandiaga.

Sebuah kapal wisata melintas di Masjid Sultan Syarif Abdurrahman saat senja di Sungai Kapuas, Pontianak, Kalimantan Barat, Kamis (29/4/2021). Wisata menikmati pemandangan senja hingga malam di Sungai Kapuas yang merupakan sungai terpanjang di Indonesia tersebut menjadi salah satu daya tarik wisata di Pontianak. – (ANTARA /Jessica Helena Wuysang)

Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji, mengatakan pariwisata merupakan salah satu sektor utama yang menopang ekonomi di Kalimantan Barat. Dimana tercatat pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Barat pada tahun lalu mencapai 4,78 persen, berada di atas rata-rata pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 3,6 persen.

“Ada 325 destinasi di Kalimantan Barat dan itu lebih banyak pada wisata alam. Dan mangrove di Kalimantan Barat bisa saya bilang adalah terluas di Indonesia. Jadi sektor pariwisata adalah salah satu andalan di Kalimantan Barat dan ini harus betul-betul dikelola dengan baik,” kata Sutarmidji.

Salah satunya, kata Sutarmidji, adalah pengemasan dan juga promosi. Karenanya kolaborasi dengan Kemenparekraf dikatakannya menjadi hal yang sangat penting.

“Potensi kita banyak, tapi bagaimana kita bisa membuat pengemasan yang baik. Pariwisata harus dikembangkan agar kita tidak terus bertumpu pada alam, dan wisata yang jadi andalan kita ke depan,” kata Sutarmidji. (***)

Continue Reading
Advertisement Berita Vaksin Penting

Pariwisata

Wisata Alam Garut Memukau, Penjabat Bupati Garut Kunjungi Curug Cihanyawar

Published

on

Penjabat (Pj) Bupati Garut, Barnas Adjidin saat kunjungannya ke objek wisata Curug Cihanyawar di Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut (Foto : @www.garutkab.go.id)

Garut, Cilawu, goindonesia.co – Penjabat (Pj) Bupati Garut, Barnas Adjidin, mengunjungi sekaligus  menikmati objek wisata Curug Cihanyawar di Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut pada Sabtu (24/2/2024). Dalam kunjungannya, Barnas menyatakan kagum dengan keindahan alam Curug Cihanyawar sebagai destinasi wisata yang menarik bagi para pengunjung.

“Warga Garut, Alhamdulilah saya sudah sampai ke Curug Cihanyawar, ternyata Garut luar biasa, banyak tempat-tempat yang bisa dijual kepada para wisatawan seperti curug ini,” ucap Barnas di sela kunjungannya.

Barnas, mengungkapkan, tempat ini merupakan solusi sempurna untuk melepas penat setelah beraktivitas satu pekan penuh. Dengan ekspresi gembira, Barnas menyebut potensi wisata yang dimiliki Garut  dapat menjadi daya tarik bagi wisatawan.

“Tadi saya coba naik ke atas, ternyata pemandangannya luar biasa, kalau kita pusing-pusing, kalau kita ingin refreshing ya ke tempat seperti ini,” ungkapnya.

Curug Cihanyawar terletak di Desa Sukamurni, Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut, sekitar 1 jam perjalanan dari pusat kota Garut. Di sini menawarkan keindahan alam yang memukau, dengan air terjun yang menjulang tinggi sekitar 17 meter dan kolam alami yang luas sangat cocok untuk bermain air bagi keluarga. (***)

*Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Garut

Continue Reading

Pariwisata

BEC dan Gandrung Sewu Banyuwangi Kembali Masuk Kharisma Event Nusantara 2024

Published

on

Banyuwangi Festival yakni Gandrung Sewu dan Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) (Foto : @banyuwangikab.go.id)

Banyuwangi, goindonesia.co – Dua event Banyuwangi Festival yakni Gandrung Sewu dan Banyuwangi Ethno Carnival (BEC), kembali masuk kalender event nasional, Kharisma Event Nusantara 2024 dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf). Sebelumnya dua event tersebut telah masuk KEN sejak 2022.

“Alhamdulillah, tahun ini dua event Banyuwangi Festival kembali masuk KEN 2024. Terima kasih kepada Kemenparekraf yang kembali mempercayai event Banyuwangi. Ini menjadi kebanggaan sekaligus tantangan bagi Banyuwangi untuk terus berkreasi menyuguhkan event pariwisata yang berkualitas dan berkelas,” ujar Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani  Senin (29/1/2024). 

KEN merupakan program strategis Kemenparekraf dalam mendukung dan mengembangkan event-event daerah bertaraf nasional. KEN tahun ini telah diluncurkan secara virtual oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) serta Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI, Sandiaga Salahuddin Uno, dari Gedung Sasono Langen Budoyo, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Sabtu (27/1/2024) lalu.

Dalam peluncuran tersebut, Banyuwangi menampilkan mini show Gandrung Sewu dan dua kostum BEC bertema Gandrung dan Barong. Tema ini merupakan representasi budaya lokal Banyuwangi yang telah mengakar kuat.  

“Semoga ditetapkannya dua event Banyuwangi sebagai agenda pariwisata nasional mampu meningkatkan pergerakan wisatawan nusantara dan mancanegara ke Banyuwangi. Ujungnya berdampak pada peningkatan perekonomian daerah,” kata Bupati Ipuk.

Ditambahkan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banyuwangi, M.Y Bramuda, masuknya BEC dan Gandrung Sewu dalam KEN 2024 melalui proses kurasi selama tiga bulan, Oktober-Desember 2023.

“Dari total 252 event usulan Dinas Pariwisata Provinsi se-Indonesia, mengerucut tinggal 110 event,” ujar Bramuda.

Proses kurasi tahun ini melibatkan tim kurator yang terdiri dari lima bidang. Di antaranya Bidang Ide dan Inovasi, Bidang Pemasaran dan Strategi Komunikasi, Bidang Manajemen Kegiatan, Bidang Manajemen Keuangan, dan Bidang Analisis Dampak. 

“Alhamdulillah, Banyuwangi konsisten menempatkan dua event kerennya dalam agenda KEN,” kata Bramuda. (***)

*@banyuwangikab.go.id

Continue Reading

Pariwisata

Diajukan Masuk Rute Fremantle Yacht Race, Pusat Dukung Pengembangan Fasilitas Marina Boom Banyuwangi

Published

on

Laksamana TNI (Purn.) Marsetio saat bertemu Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani (Foto : @banyuwangikab.go.id)

Banyuwangi, goindonesia.co  –  Pemerintah pusat terus mendukung pengembangan pariwisata Banyuwangi.  Salah satunya dengan mendorong tumbuhnya pariwisata internasional sektor maritim Pantai marina Boom.

“Pemerintah pusat terus mendukung pengembangan pariwisata Banyuwangi untuk meningkatkan perekonomian daerah. Salah satunya adalah mendorong investasi kemaritiman di Banyuwangi seperti yang disampaikan Laksamana TNI (Purn.) Marsetio saat bertemu di Banyuwangi beberapa hari lalu,” kata Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Sabtu (28/1/2024). 

Ipuk mengungkapkan dirinya telah bertemu dengan Penasihat Menteri Bidang Pertahanan dan Keamanan Maritim Kemenko Marvest, Laksamana TNI (Purn.) Prof. Dr. Marsetio di Banyuwangi pada 25 Januari 2024 lalu. Turut hadir pada pertemuan tersebut Kepala Badan Karantina RI Sahat Manaor Panggabean, sejumlah pejabat Bea Cukai dan Imigrasi.

Dalam kesempatan itu, disampaikan Kemenko Marves akan mendorong investasi di Pelabuhan Marina Boom dengan menambah kapasitas dermaga ponton kapal yacht. Penambahan ini menyambut event internasional, Fremantle Yacht Race 2025 yang direncanakan singgah di Banyuwangi juga. 

“Ini tentunya atas dukungan pemerintah pusat terhadap pariwisata Banyuwangi. Hal ini sejalan dengan keinginan pemerintah daerah untuk meningkatkan kedatangan wisatawan mancanegara. Untuk itu kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih,” ujar Bupati Ipuk.

Selanjutnya, Laksamana (Purn) Marsetio menyebut wisata di Banyuwangi terus mengalami kemajuan dari waktu ke waktu. “Kami melihat Banyuwangi serius memajukan pariwisatanya. Berdasarkan data jumlah wisatawan yang masuk baik domestik maupun internasionalnya terus meningkat. Kami  fokus untuk pengembangan wisata internasonalnya lewat sektor maritim,” ujarnya.

Salah satunya, lanjut dia, dengan mendorong investasi di Pelabuhan Marina Boom dengan menambah kapasitas dermaga ponton kapal yacht. Marina Boom sendiri, pada tahun lalu disandari 65 yacht.

“Jumlah itu masih masih bisa dimaksimalkan. Makanya kami mendorong penambahan dermaga ponton, dengan menggandeng investor. Karena kami berencana membawa lebih banyak lagi Kapal Yacht masuk Banyuwangi bersama Kemenpar, salah satunya lewat Fremantle Yacht race tahun depan,” ujar Marsetio.

“Kami juga akan minta Kantor Imigrasi untuk bisa segera di buka di Banyuwangi agar bisa melayani perpanjangan ijin tinggal dan visa on arrival (VIA) bagi wisatawan asing yang datang ke sini,” imbuhnya.

Sebelumnya, Direktur Pemasaran Regional I Asia Pasifik Kemenparekraf RI, Raden Wisnu Sindhutrisno, juga telah bertemu dengan Bupati Ipuk Fiestandani dan menyampaikan jika Kemeparekraf berencana memasukkan agenda Fremantle Yacht Race 2025 ke Banyuwangi.

Fremantle Yacht Race merupakan ajang tahunan yang diikuti oleh puluhan kapal layar yang tergabung dalam Fremantle Sailing Club di Australia Barat. Fremantle Yacht Race diikuti puluhan yacht dengan kapasitas 7-10 orang per yacht. Mereka akan menghabiskan waktunya selama beberapa hari di Banyuwangi saat sandar. 

Kunjungan wisatawan ke Banyuwangi terus mengalami peningkatan pasca-pandemi Covid-19. Tercatat data kunjungan wisatawan domestik pada tahun 2021 sebesar 1.865.553, meningkat di tahun 2022 menjadi 2.948.543 orang. Sementara wisatawan manca negara yang bepergian ke Banyuwangi tercatat (2021) 3.854 orang, (2022) 29.020 orang, (2023) 36.829 orang. (***)

*@banyuwangikab.go.id

Continue Reading

Trending