Connect with us

Peristiwa

Wajib Tahu, Daftar Desa Wisata Pemenang Trisakti Tourism Award 2021

Published

on

Sedekah bumi di desa Sumberjatipohon, Grobogan, Jawa Tengah. (YouTube)

Jakarta, goindonesia.co– Penganugerahan ‘Trisakti Tourism Award’ kembali digelar tahun ini. Mengusung tema desa wisata, terdapat sebanyak 242 Desa Wisata Maju dan Desa Wisata Mandiri di Indonesia yang turut berpartisipasi.

Pemberian penghargaan ini diselenggarakan oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan. Kegiatan tersebut bertujuan untuk mendorong pemerintah daerah (pemda) agar mampu memajukan sektor pariwisata di daerahnya, terutama pembangunan dan pengembangan desa wisata.

Ketua DPP PDI-P Bidang Pariwisata, Wiryanti Sukamdani mengatakan bahwa pihaknya juga ingin mengapresiasi pemerintah yang berkomitmen dalam pembangunan kepariwisataan. Selain itu, mendorong pemda mengoptimalkan dana desa pada Desa yang memiliki potensi alam, budaya, ekonomi kreatif untuk dijadikan destinasi wisata.

“Seperti yang diamanatkan oleh Bung Karno bahwa desa merupakan salah satu benteng pertahanan negara. Kebijakan dan program pembangunan mesti menitikberatkan pada pemberdayaan desa, serta pembangunan Indonesia haruslah dimulai desa,” ungkap Yanti.

Yanti menjelaskan, kali ini ada empat kategori yang dipilih, antara lain desa wisata berbasis alam, desa wisata berbasis budaya, desa wisata berbasis kreatif, dan desa wisata berbasis kuliner. Kemudian, terdapat dua penghargaan baru yakni ‘special recognition desa wisata’ serta ‘special recognition kepedulian upaya terhadap sektor pariwisata’.

Adapun daftar pemenang ‘Trisakti Tourism Award 2021’ sebagai berikut:

Desa Wisata Berbasis Alam
1. Juara I : Desa Tamansari (Banyuwangi)
2. Juara II : Desa Taro (Gianyar)
3. Juara III : Desa Sombano (Wakatobi)
4. Juara Harapan I : Desa Kaki Langit Mangunan (Bantul)
5. Juara Harapan II : Desa Sangeh (Badung)
6. Juara Harapan III : Desa Kandri (Semarang)

Desa Wisata Berbasis Budaya
1. Juara I : Desa Tenganan Pegringsingan (Karangasem)
2. Juara II : Desa Kemiren (Banyuwangi)
3. Juara III : Kampung Baluwarti (Surakarta)
4. Juara Harapan I : Desa Pujungan (Tabanan)
5. Juara Harapan II : Desa Jagalan (Bantul)
6. Juara Harapan III : Desa Kaligentong (Boyolali)

Desa Wisata Berbasis Kreatif
1. Juara I : Desa Wanurejo (Magelang)
2. Juara II : Desa Bangsring (Banyuwangi)
3. Juara III : Desa Wukirsari (Bantul)
4. Juara Harapan I : Desa Plumbon Gambang (Jombang)
5. Juara Harapan II : Desa Krebet (Bantul)
6. Juara Harapan III : Kampung Ketandan dan Kebangsren (Surabaya)

Desa Wisata Berbasis Kuliner
1. Juara I : Kampung Jawi (Semarang)
2. Juara II : Desa Tifu (Buru Selatan)
3. Juara III : Desa Maumbi (Minahasa Utara)
4. Juara Harapan I : Desa Terong (Belitung)
5. Juara Harapan II : Desa Malalanda (Buton Utara)
6. Juara Harapan III : Desa Gerduren (Banyumas)

Special Recognition Desa Wisata:
– Desa Penglipuran (Bangli, Bali)
– Desa Pecatu (Badung, Bali)

Special Recognition Kepedulian Upaya terhadap Sektor Pariwisata:
– Samuel Yansen, Wakil Bupati Sigi, Sulawesi Tengah – TN Lore Rindu
– Yudas Sibaggalet, Bupati Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat – TN Siberut
– Lukman Abunawas, Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara – TN Wakatobi
– Ipuk Fiestiandani, Bupati Banyuwangi, JawaTimur – TN Blambangan
– Olly Dondokambei, Gubenur Sulawesi Utara – TN Bunaken
– Ganjar Pranowo, Gubernur Jawa Tengah – TN Karimun Jawa dan TN Merapi Merbabu
– Fransiskus Dian, Bupati Kapuas Hulu, Kalimantan Barat -TN Danau Sentarum

Video Favorit Pilihan Netizen:
– Desa Sumberjatipohon, Grobogan
– Desa Pulisan, Minahasa Utara
– Desa Sawangan, Minahasa Utara  (***)

Continue Reading
Advertisement Berita Vaksin Penting

Peristiwa

Ilmuwan Temukan Kota Hilang di Hutan Hujan Amazon

Published

on

Hutan hujan Amazon Foto: Jorge.kike.medina/wikimedia

El Dorado, kota emas di mana banyak penjelajah Spanyol

Jakarta, goindonesia.co – Hutan hujan Amazon merupakan salah satu tempat paling menarik di bumi. Tidak hanya memiliki ekosistem yang luas, tetapi banyak kota hilang yang telah dicari oleh para ahli sejak berabad-abad.

Di antara kota hilang adalah El Dorado, kota emas di mana banyak penjelajah Spanyol mulai perjalanan tanpa hasil ke hutan hujan yang terletak di Amerika Selatan.

Namun, sekarang, dengan teknologi Light Detection and Ranging (LIDAR), para ilmuwan menemukan kota-kota kuno di Amazon. Laser dipancarkan dari helikopter yang terletak lebih dari 600 kaki di atas hutan Amazon. 

“Di sini kami menyajikan data LIDAR dari situs-situs yang termasuk dalam budaya Casarabe sekitar 500 M hingga 140 M di sabana Llanos de Mojos, Amazonia barat daya. Kawasan budaya Casarabe, sejauh yang diketahui terbentang sekitar 4.500 km persegi dengan salah satu situs pemukiman besar yang menguasai area sekitar 500 km persegi,” katanya.

Para peneliti mengklaim penemuan itu menunjukkan urbanisme awal yang diciptakan dan dikelola oleh penduduk asli selama ribuan tahun. Salah seorang ilmuwan José Iriarte dari University of Exeter mengatakan pihaknya sudah lama menduga masyarakat pra-Kolumbus berkembang di bagian Amazon Bolivia ini.

“Namun, bukti tersembunyi di bawah kanopi hutan sulit untuk dikunjungi secara langsung. Sistem LIDAR kami telah mengungkapkan teras yang dibangun, jalan lintas lurus, pos pemeriksaan, dan penampungan air,” kata José, dilansir NDTV, Rabu (1/6/2022).

LIDAR juga mengungkapkan jaringan kanal yang menghubungkan waduk dan danau dengan berbagai situs. Penelitian sebelumnya di daerah tersebut telah mengungkapkan ratusan situs terisolasi di lebih dari 1.700 mil persegi wilayah Llano de Mojos. (***)

Continue Reading

Peristiwa

Peltu Yanto: Tidak Menyangka Kasad Peduli Dengan Istri Saya

Published

on

Foto: Dispenad

SUARAKARYA.ID: Peltu Yanto anggota Kodim 1707/Merauke Korem 174/ATW Kodam XVII/Cenderawasih tidak menyangka istrinya Ny. Midia Kusrini  yang menderita tumor di kepala mendapat atensi langsung dari Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Dudung Abdurachman untuk menjalani operasi tumor tulang kepala bagian belakang di RSPAD Gatot Soebroto, Jumat (4/3/2022).

“Saya tidak menyangka Bapak Kasad peduli dengan kondisi istri saya yang sakit, padahal saya tugasnya jauh di Papua sana dan beliau menghubungi saya langsung menawarkan pengobatan untuk istri ke RSPAD”, ujar Peltu Yanto dengan rasa haru usai dikunjungi Kasad dan Ny. Rahmah Dudung Abdurachman di ruang perawatan bedah Lt.5 RSPAD Gatot Soebroto.

Kasad dalam kunjungannya memberikan semangat kepada Ny. Midia Kusrini, istri Peltu Yanto, dan mendoakan untuk kesembuhannya.
“Ibu bersabar jangan buru-buru pulang. Mudah-mudahan selesai operasi ini, penyakitnya sembuh. Nanti suami ibu, saya pindah tugaskan sesuai keinginan, agar bisa membantu perawatan  dengan baik”, ungkap Kasad.

Peltu Yanto bersyukur selain istrinya dibantu pengobatan oleh Kasad, dirinya juga akan dipindahkan sesuai keinginan. “Saya bersyukur dan mengucapkan terima kasih sudah dibantu Bapak Kasad dengan baik. Saya akan dipindah tugaskan. Tugas di Papua sudah 17 tahun, saya memilih di Malang. Alasannya istri yang sakit tumor di kepala akan lebih nyaman dengan cuaca dingin seperti di Malang”, ujarnya.

Turut mendampingi Kasad pada kunjungannya ke RSPAD Wakil Kepala RSPAD Gatot Soebroto, Mayor Jenderal TNI dr. Lukman Ma’ruf dan Aspers Kasad yang baru Brigjen TNI Darmono Susastro beserta Istri. (*** )

(Dispenad)

Continue Reading

Peristiwa

Waspada! Perang Rusia-Ukraina Bisa Rontokkan Pertumbuhan Ekonomi Global

Published

on

Sebuah mobil yang terbakar terlihat di depan gedung Balai Kota yang rusak di Kharkiv pada 1 Maret 2022. Alun-alun pusat kota terbesar kedua Ukraina, Kharkiv, ditembaki oleh pasukan Rusia — menghantam gedung pemerintahan lokal — kata gubernur Oleg Sinegubov. (Sergey BOBOK / AFP)

Jakarta, goindonesia.co –  Pengamat Ekonomi Universitas Jember Adhitya Wardhono memaparkan imbas perang Rusia-Ukraina terhadap perekonomian di Indonesia karena apa pun ketegangan kedua negara itu akan merugikan perekonomian global dan mengganggu proses pemulihan ekonomi dunia, termasuk Indonesia.

“Pertumbuhan ekonomi global akan melandai apabila upaya damai kedua negara tidak segera terjadi,” katanya dikutip dari Antara, Minggu (6/3/2022).

Menurutnya dampak konflik Rusia ke Ukraina dan sanksi Uni Eropa ke Rusia dapat terjadi melalui beberapa transmisi di antaranya lonjakan harga komoditas, lonjakan harga energi, dan supply chain shock.

“Kombinasi dari ketiga hal itu akan berdampak bagi perekonomian global termasuk Indonesia yang saat ini masih mengalami dampak dari adanya pandemi COVID-19,” tuturnya.

Sektor perdagangan internasional akan mengalami koreksi meski nilai dagang Indonesia dan Rusia sebenarnya di posisi positif awal tahun 2022 berbanding tahun lalu.

Adhitya mengatakan yang perlu diperhatikan dari konflik Rusia dan Ukraina itu adalah kemungkinan inflasi global karena kenyataan itu akan terjadi mengingat sasaran pertama dari konflik adalah terhambat-nya rantai pasok global, sehingga mengganggu pemulihan ekonomi global yang tengah terjadi saat ini.

“Dengan begitu pertumbuhan ekonomi global akan terkontraksi nyata. Selebihnya akan mengakibatkan melandai-nya konsumsi dan investasi global yang disebabkan terganggunya arus barang dan jasa internasional, sehingga sektor ekspor impor mengalami performasi yang menurun,” katanya.

Ia menjelaskan hubungan Rusia dengan Indonesia bersifat nostalgic, sehingga dampak langsung adanya invasi Rusia ke Ukraina lebih ke arah sektor perdagangan, meskipun Rusia-Ukraina bukan mitra dagang utama Indonesia.

“Konflik itu dapat berdampak pada bahan makanan yang diimpor oleh Indonesia dari Ukraina, terutama gandum, besi dan baja (23 persen), dan lainnya 2 persen,” ujarnya.

Untuk itu, lanjut dia, produsen mi, roti, dan tepung bergantung pada impor gandum dari Ukraina, sehingga perlu diversifikasi untuk komoditas tertentu, kemudian 56 persen dan 88 persen ekspor Indonesia ke Rusia dan Ukraina adalah minyak sawit mentah (CPO).

Aktivitas bongkar muat kontainer di dermaga ekspor impor Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (5/8/2020). Menurut BPS, pandemi COVID-19 mengkibatkan impor barang dan jasa kontraksi -16,96 persen merosot dari kuartal II/2019 yang terkontraksi -6,84 persen yoy. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)

Sementara impor terbesar dari Rusia adalah besi dan baja dan dari Ukraina adalah gandum, sehingga tekanan di sisi pasokan gandum perlu menjadi perhatian bagi pasokan pangan domestik.

Ukraina adalah top supplier bagi gandum Indonesia karena lumbung gandum banyak berlokasi di daerah timur (Ukraina Timur) berdekatan dengan daerah yang diduduki oleh pasukan Rusia.

Data dari APTINDO menggambarkan bahwa konsumsi terigu di Indonesia tumbuh 4,6 persen pada tahun 2021. Lonjakan konsumsi terigu domestik didorong oleh kembali hidupnya perekonomian dan perkembangan bisnis bakery, sehingga jika harga gandum naik, maka pelaku bisnis di sektor itu akan terkena dampak paling besar.

Dalam jangka pendek, lanjut dia, kenaikan harga batu bara dan kelapa sawit akan berdampak positif pada ekspor Indonesia, tetapi dalam jangka menengah adanya risiko ekonomi akan berdampak pada melemah-nya permintaan komoditas tersebut, sehingga investor dapat beralih ke safe-heaven assets karena volatilitas yang tinggi di pasar keuangan dan modal.

“Shock lain yang terjadi di global supply chain adalah Rusia merupakan pemasok utama Palladium global (40 persen ekspor global dari Rusia). Palladium adalah input untuk industri otomotif dan pembuatan chip, sehingga supply chain untuk industri itu akan terpengaruh,” ujarnya. (***)

Continue Reading

Trending