Connect with us

Politik

Pemerintah Tegaskan Angka Kematian Hanya Dihapus Sementara dari Indikator Penanganan Covid-19

Published

on

Pekerja memindahkan peti mati ke mobil ambulans di TPU Petamburan, Jakarta Pusat, Selasa (6/7/2021). Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta menyiapkan peti mati untuk jenazah Covid-19 seiring masifnya angka kematian Covid-19 di Indonesia, khususnya di DKI Jakarta. Tribunnews/Irwan Rismawan 

Jakarta , goindonesia.co – Juru Bicara Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marinves) Jodi Mahardi menegaskan dihapusnya angka kematian sebagai indikator penanganan Covid-19 hanya bersifat sementara.

Hal tersebut karena pihaknya menemukan adanya masalah dalam penginputan data, yang menimbulkan akumulasi angka kematian pada beberapa minggu sebelumnya.

“Bukan dihapus, hanya tidak dipakai sementara waktu karena ditemukan adanya input data yang merupakan akumulasi angka kematian selama beberapa minggu ke belakang.”

“Sehingga menimbulkan distorsi atau bias dalam penilaian,” kata Jodi, Rabu (11/8/2021) dikutip dari siaran pers laman Kemenko Marves.

Lanjut Jodi, pihaknya menemukan banyak angka kematian yang ditumpuk atau sedang dicicil pelaporannya.

Sehingga, laporan tersebut lambat disampaikan.

Data yang bias itu, akan berakibat penilaian yang kurang akurat terhadap penentuan level PPKM di suatu daerah.

“Jadi terjadi distorsi atau bias pada analisis, sehingga sulit menilai perkembangan situasi satu daerah,” jelasnya.

Di satu sisi,kata Jodi, data yang kurang update juga terjadi karena banyak kasus aktif yang belum terupdate lebih dari 21 hari.

Maka dari itu, pihaknya akan terus melakukan perbaikan untuk memastikan data yang akurat.

“Sedang dilakukan clean up (perapian) data, diturunkan tim khusus untuk ini.”

“Nanti akan diinclude (dimasukkan) indikator kematian ini jika data sudah rapi,” tutur Jodi.

Kini, sembari menunggu proses perbaikan data, pemerintah masih m,emakai 5 indikator untuk menentukan level PPKM.

Diantaranya, BOR (tingkat pemanfaatan tempat tidur), kasus konfirmasi, perawatan di RS, pelacakan (tracing), pengetesan (testing), dan kondisi sosio ekonomi masyarakat.

Sempat Tuai Kritikan

Kebijakan menghapus angka kematian itu pun sebelumnya mendapat kritikan dari sejumlah pihak.

Salah satunya, relawan tenaga medis Covid-19 sekaligus influencer Tirta Mandira Hudi.

Pria yang akrab dengan sapaan Dokter Tirta ini melontarkan kritikan lewat akun Twitter-nya, @tirta_hudhi, Selasa (10/8/2021).

Ia menyayangkan keputusan pemerintah untuk menghapus kematian dari indikator penanganan Covid.

Kritikan Tirta Mandira Hudi terkait penghapusan angka kematian dari pengendalian Covid-19.

Menurutnya, perbaikan data kematian bisa disegera dilakukan, tanpa harus menghapusnya.

“Kalo ada telat input data kematian, perbaiki kondisi lapangannya, biar input data cepet ga rapel an.”

“Bukan malah delete angka kematian dari indikator.”

“Apakah sesusah itu merapikan data? Makanya : delete saja?” tulis Tirta.

Kritikan serupa juga datang dari politisi Partai Gerindra Fadli Zon.

Wakil Ketua Umum Gerindra Fadli Zon saat diskusi bertajuk Pro Kontra Presiden 3 Periode dan Pasangan Jokowi-Prabowo yang dipandu oleh Vice News Manager Tribun Network Domu Ambarita dan News Manager Tribun Network Rachmat Hidayat, Kamis (24/6/2021). (Tribunnews.com, Fransiskus Adhiyuda)

Melalui akun Twitter-nya, @fadlizon, Selasa (10/8/2021), Fadli meminta untuk memperbaik data angka kematian segera, bukan malah menghapusnya.

Ia menilai, pemerintah gagal mengatasi kematian akibat Covid-19.

“Beginilah kalau urusan tak diserahkan pada ahlinya. Data kematian bukan sekedar angka.”

“Itu nyawa manusia Indonesia yg seharusnya dilindungi tumpah darahnya. Kita gagal mencegah korban begitu banyak.”

“Kalau data tak akurat, perbaiki. Bukan dihapus sbg indikator penanganan,” demikian ucap Fadli Zon. (***)

Continue Reading
Advertisement Berita Vaksin Penting

Politik

PKS Konsisten Bersama Koalisi Perubahan, Deklarasi Eksplisit Anies Saat Rakernas

Published

on

Wakil Ketua Majelis Syura Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mohamad Sohibul Iman menggelar konferensi pers bersama tim kecil koalisi perubahan. Fathur/PKSFoto

Jakarta, goindonesia.co – Wakil Ketua Majelis Syura Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mohamad Sohibul Iman menggelar konferensi pers usai menemui Ketua Majelis Syura PKS Dr. Salim Segaf Al Jufri dan Presiden PKS Ahmad Syaikhu, Senin (30/1/2023). 

“Usai pertemuan tim kecil di kediaman Pak Anies Baswedan hari Jumat, malamnya saya terbang ke Istanbul bersama tim kecil dari PKS ada Al Muzammil dan Pipin Sopian menemui Ketua Majelis Syura Dr. Salim dan Presiden PKS Ahmad Syaikhu untuk menyampaikan perkembangan dari tim kecil,” papar Sohibul. 

Sohibul menyampaikan alasan ia menyusul ke luar negeri karena Dr Salim dan Ahmad Syaikhu tengah menunaikan tugas dan hendak melakukan ibadah umroh. 

Ia menyampaikan pesan dari Dr. Salim dan Ahmad Syaikhu terkait koalisi di Pilpres deklarasi calon Presiden. 

“Yang pertama Dr. Salim dan Ahmad Syaikhu menyampaikan sikap PKS, sebagaimana ditunjukkan dalam tim kecil koalisi partai-partai pendukung Anies Rasyid Baswedan, PKS konsisten menjadi bagian dari koalisi partai-partai pengusung Anies Baswedan di pilpres 2024 sehingga koalisi ini memenuhi PT 20 persen, ini menutup pertanyaan kemana arah koalisi PKS,” ucap Sohibul. 

Terkait Deklarasi pencapresan, ia menyebut hal itu akan dilakukan pada Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PKS 24 Februari 2023 mendatang. 

“Penegasan dukungan secara eksplisit Deklarasi Anies Baswedan, PKS akan menyampaikan usai rapat badan pekerja Majelis Syura pada saat Rakernas nanti, dan bisa saja dipercepat sesuai konstelasi politik yang terjadi,” tutur Sohibul. 

Hadir dalam konferensi pers, Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Mohamad Sohibul Iman, Ketua tim kecil pencapresan Anies Baswedan Sudirman Said, Ketua DPP PKS Al Muzammil Yusuf, Ketua KSP PKS Pipin Sopian, Sekjen Partai Demokrat Teuku Riefki dan Koordinator Juru Bicara Demokrat Herzaky Mahendra Putra. (***)

(Sumber : Humas PKS, @pks.id)

Continue Reading

Politik

PKS Nyatakan Dukungan Anies Baswedan Jadi Capres 2024

Published

on

Anies Baswedan (Foto: Rifkianto Nugroho)

Jakarta, goindonesia.co – PKS menyatakan konsistensi menjadi bagian dari partai pendukung Anies Baswedan di Pilpres 2024. Hal itu merupakan keputusan Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al Jufri.

Keputusan itu disampaikan oleh Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Sohibul Iman. Dia menyebut keputusan itu sudah menjadi hasil diskusi internal Majelis Syuro.

“Pertama sebagaimana ditunjukkan dalam tim kecil koalisi partai pendukung Anies Rasyid Baswedan, PKS konsisten menjadi bagian dari koalisi partai pengusung Anies Baswedan di pilpres 2024, sehingga koalisi ini memenuhi PT 20%,” kata Sohibul dalam konferensi pers, Senin (30/1/2023).

Sohibul mengatakan pihaknya juga konsisten mendukung Anies sebagai bacapres di pilpres 2024. Keputusan resmi akan disampaikan pada rakernas PKS yang digelar pada 24 Februari.

“PKS akan menyampaikan dukungan eksplisit organisatoris kepada bapak Anies Baswedan sebagai bacapres 2024-2029 pada rapat Majelis Syuro PKS yang bersamaan dengan Rakernas DPP PKS pada 24 Februari 2023,” ujarnya.

“Meskipun demikian tidak tertutup kemungkinan akan terjadi percepatan sesuai dinamika politik yang berkembang terutama setelah Ketua Majelis Syuro PKS dan Presiden PKS kembali ke tanah air,” lanjutnya. (***)

*@news.detik.com

Continue Reading

Politik

Sohibul Iman dan Sudirman Said Akan Gelar Jumpa Pers

Published

on

Utusan Tim Kecil Anies Baswedan, Sudirman Said dan Sekjen DPP Partai Demokrat Teuku Riefky Harsya usai pertemuan tim kecil di Pendopo Anies Baswedan, Cilandak, Jaksel. (Alma Fikhasari/Merdeka.com)

Jakarta, goindonesia.co – Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Sohibul Iman dan Perwakilan Tim Kecil Anies Baswedan, Sudirman Said akan menggelar jumpa pers di Terminal 3 Kedatangan Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Pukul 18.00 WIB, pada Senin (30/1/2023). Agenda tersebut, dikabarkan akan mengumumkan terkait Koalisi Perubahan.

“Rencananya ada konpers terkait Koalisi Perubahan di Terminal 3 Kedatangan Internasional Soekarno-Hatta,” kata Jubir DPP Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra, kepada wartawan.

Dia menyampaikan, perwakilan yang akan hadir dalam jumpa pers tersebut diantaranya Sudirman Said, Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Moh Sohibul Iman, Sekjen PD Teuku Riefky H, dan Ketua DPP Nasdem Sugeng Suparwoto.

“Mengenai perkembangan terbaru Koalisi Perubahan,” tegasnya.

Dibenarkan Jubir PKS

Juru Bicara PKS Muhammad Kholid. (dok PKS)

Jumpa pers tersebut juga dibenarkan oleh Juru Bicara (Jubir) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) M Kholid. Namun, dia enggan menjelaskan lebih lanjut terkait pembahasan apa yang akan disampaikan.

“Iya benar, insyAllah. Ya nanti kita dengarkan langsung dari Pak Sohibul iman ya,” kata Kholid. (***)

*Sumber: Merdeka.com

Continue Reading

Trending