Connect with us

Sport

Undian All England 2022: Gregoria Menghadapi Batu Karang Di Babak Pertama

Published

on

Gregoria Mariska Tunjung. (Humas PP PBSI)

Jakarta, goindonesia.co : Andalan tunggal putri Indonesia Gregoria Mariska Tunjung harus menghadapi batu karang di babak pertama turnamen bulutangkis All England 2022 yang akan berlangsung 16 – 20 Maret di Birmingham, Inggris.

Undian tunggal putri menempatkan Gregoria berhadapan dengan pemain muda Korea Selatan An Se Young. Kendati bertemu lawan berat, namun Gregoria mengaku punya terget khusus saat bertemu pemain ajaib dari Korea tersebut.

“Puji Tuhan hari ini sudah mulai kembali latihan setelah pulang dari Malaysia dan menjalani karantina. Latihannya juga sudah normal, fisik dan teknik. Semoga di sisa waktu sebelum ke All England ini, kondisi saya bisa naik dan naik terus,” kata Gregoria.

“Jujur saya punya target nanti saat bertemu An Se Young tapi saya tidak mau membebankan diri terlalu jauh dulu. Saya mau fokus ke persiapan sebaik mungkin, latihan keras biar nanti di sana bisa nambah lagi percaya dirinya. Motivasi saya juga meningkat usai saya dan tim berhasil juara di Kejuaraan Asia,” ungkap Gregoria.

All England 2022 akan digelar pada 16-20 Maret di Utilita Arena Birmingham, setelah Jerman Terbuka Super 300 yang digelar pada 8-13 Maret di Westenergie Sporthalle, Mülheim an der Ruhr. (***)

Continue Reading
Advertisement Berita Vaksin Penting

Sport

SEA Games, Balap Sepeda ITT Sumbang Emas Dan Perak 

Published

on

Ayustina menyumbang medali emas Wamens ITT SEA Games Vietnam. Foto : Istimrea

Jakarta, goindonesia.co: Kontingen Indonesia menambah satu medali emas dan satu medali perak dari nomor Individual Time Trial (ITT) Balap Sepeda SEA Games XXXI/2021 Hanoi, Viernam.

Medali emas disumbangkan oleh atlet putri Ayustina Delia Priatna sementara medali perak disumbangkan Aiman Cahyadi pada lomba yang berlangsung di Hoa Binh, Vietnam, Jumat (20/5/2022).

Di nomor Womens Road Individual Time Trial Ayustina mencatatkan waktu tercepat 44 menit 8,445 detik dengan kecepatan rata-rata 44,84 kilometer/jam.

Medali perak diraih pebalap sepeda Singapura Yiwei Luo yang mencatatkan waktu 40 menit 47,051 detik dengan kecepatan rata-rata 44,13 km/jam.

Sedangkan medali perunggu diraih pebalap sepeda Thailand Phetdarin Somrat dengan catatan waktu 42 menit 28,358 detik dan kecepatan rata-rata 42,38 detik.

Di nomor Womens Road Individual Time Trial, Indonesia juga menurunkan satu pebalap sepeda lagi, yakni Dewika Sova Mulia. Namun, Dewi hanya bisa finis di urutan ke-7 dengan catatan waktu 43 menit 10,861 detik dan kecepatan rata-rata 41,69 detik.

Ayustina mengaku sempat “nervous”, tetapi segera bisa diatasinya dengan mengatur emosi dan berpikir tenang.

“‘Nervous’ sih, tapi ya udah sih, lebih nyikapin gimana lebih tenang. Karena di (nomor) ITT itu emosi harus bisa diatur. Jadi, atur emosi aja,” katanya.

Sementara di nomor Men’s ITT Aiman harus puas menempati posisi kedua dengan catatan waktu 48 menit 37,903 detik dan kecepatan rata-rata 48,81 kilometer/jam.

Medali emas diraih pebalap sepeda Thailand Peerapol Chaw Chiang Kwang yang mencatatkan waktu 48 menit 32,404 detik dengan kecepatan rata-rata 48,90 km/jam.

Sedangkan medali perunggu diraih pebalap sepeda Malaysia Muhamad Nur Aiman Rosli dengan catatan waktu 48 menit 58,547 detik dan kecepatan rata-rata 48,46 km/jam.

Di nomor Mens Road Individual Time Trial, Indonesia juga menurunkan Dealton Prayogo Nurarif tetapi finis di urutan ke-7 dengan catatan waktu 50 menit 49,169 detik.

Aiman mengaku sudah berusaha yang terbaik, tetapi belum bisa merebut medali emas SEA Games kali ini.

“Untuk hari ini maaf belum bisa memberikan medali emas,” kata peraih medali emas SEA Games 2019 di Filipina.

Menurut dia, kendala yang dihadapi sebenarnya lebih pada lama tidak ada kompetisi selama dua tahun terakhir karena pandemi COVID-19.

“Mungkin karena dua tahun tanpa kompetisi karena COVID-19, salah satu kendalanya. Mudah-mudahan kami diberikan kesempatan berkompetisi di level yang lebih tinggi,” kata Aiman. (***)

Continue Reading

Sport

Chelsea Amankan Peringkat Tiga Usai Imbang 1-1 Lawan Leicester

Published

on

Pemain Chelsea Marcos Alonso menendang bola selama pertandingan sepak bola Piala Super UEFA antara Chelsea dan Villarreal di Windsor Park di Belfast, Irlandia Utara, Rabu, 11 Agustus 2021. Foto: AP/Peter Morrison

Chelsea tetap posisi ketiga, sedangkan Leicester tetap pada urutan kesembilan

London, goindonesia.co — Chelsea memastikan diri finis urutan ketiga Liga Primer Inggris musim ini setelah berbagi poin dengan Leicester City dalam laga berakhir 1-1 di Stamford Bridge, Jumat (20/5) dini hari WIB.

Mengutip laporan laman Liga Primer Inggris, pada laga Chelsea vs Leicester ini, tim tuan rumah tertinggal lebih dulu lewat gol James Maddison. The Blues kemudian menyamakan skor lewat tembakan Marcos Alonso.

Laga ini sudah tak menentukan untuk kedua tim. Chelsea tetap posisi ketiga dengan 71 poin, sedangkan Leicester tetap pada urutan kesembilan dengan 49 poin.

Chelsea dikejutkan oleh tendangan James Maddison pada menit ke-6 yang mengoyak jala The Blues sehingga The Foxes memimpin 1-0.

Chelsea berusaha langsung membalas dan Trevoh Chalobah melepaskan tembakan dari luar kotak penalti, tetapi masih bisa diatasi kiper Kasper Schmeichel.

Skuad asuhan Thomas Tuchel terus menggempur Leicester. Sampai laga berjalan setengah jam, belum ada percobaan lagi yang mengarah ke gawang.

Chelsea akhirnya menyamakan kedudukan 1-1 pada menit ke-35. Bola umpan lob Reece James ke tiang jauh berhasil disambar dengan sepakan Marcos Alonso.

Leicester sempat memberikan perlawanan setelah kebobolan, tapi Chelsea tidak mau kalah dengan balas menyerang sehingga kedudukan 1-1 bertahan hingga babak pertama tuntas.

Reece James mengancam gawang Leicester pada menit ke-70 dengan melepaskan tembakan dari kotak penalti sebelah kanan yang bisa diselamatkan Schmeichel.

Dua menit berselang ancaman ke gawang Leicester dibuat oleh Trevoh Chalobah dengan menanduk bola dari sepak pojok, tetapi Schmeichel kembali mementahkan peluang lawan.

Leicester bermain bertahan dengan menumpuk pemain di area sendiri yang membuat Chelsea kesulitan menebarkan ancaman.

Leicester sempat mengancam gawang Chelsea poada menit ke-88 ketika sodoran bola kepada Harvey Barnes dengan sigap ditangkap Edouard Mendy. (***)

Continue Reading

Sport

SEA Games Hanoi : Boling Sumbang Emas, Ketum PBI Jerry Sambuaga Bangga Pada Perjuangan Atlet Merah Putih

Published

on

Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Boling Indonesia (PBI) Jerry Sambuaga nilai tim Indonesia selalu bertanding secara mak (Ist)

Jakarta, goindonesai.co : Tim boling Indonesia berhasil menunjukkan performa masimal pada ajang Sea Games 31 di Hanoi, Vietnam.

Hingga Rabu (18/5/2022), tim boling Indonesia sudah menyumbangkan 3 medali untuk Tanah Air, terdiri dari 1 emas dari nomor ganda putra pasangan Ryan Lalisang dan Hardy Rachmadian.

Medali perak disumbangkan pasangan ganda putri Tannya Roumimper dan Sharon Liman Santoso.

Medali pelunggu disumbangkan Ryan Lalisang dari nomor tunggal putra.

Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Boling Indonesia (PBI) Jerry Sambuaga mengaku bangga atas pencapaian dan perjuangan para atlet.

“Sekali lagi, kami berterimakasih kepada para atlet. Saya melihat, para atlet boling bekerja sekuat tenaga, dan mendapatkan hasil maksimal, yakni medali untuk negara tercinta,” katanya.

Dia mengatakan tim Indonesia selalu bertanding secara maksimal dengan mengerahkan seluruh potensi yang ada.

“Perolehan tiga medali tentunya merupakan pencapaian yang sangat baik. Saya melihat tim boling Indonesia sedang dalam kondisi prima,” kata Jerry yang juga menjabat Wakil Menteri Perdagangan RI.

Jerry mengatakan tim boling Indonesia memiliki modal untuk terus memberikan hasil terbaik untuk Tanah Air.

Selain ditunjang oleh kemampuan dan pengalaman atlet, tim boling Indonesia juga memiliki semangat berprestasi, pelatih berpengalaman, tim yang solid, serta mental juara.

Ryan L. Lalisang, atlit boling, mengatakan salah satu kunci kemenangannya bersama Hardy Rachmadian ialah fokus pada pertandingan.

“Kami lebih fokus pada saat game-game akhir. Tekanan tentunya besar, tapi kami bisa melewatinya dengab baik,” katanya.

Manager Tim Boling Indonesia Gatot Aryo Nugroho mengatakan kondisi tim yang solid membuahkan hasil yang sangat baik.

“Terbentuk harmonisasi dalam tim. Kehadiran Ketua Umum PBI di arena pertandingan juga tentunya menghadirkan semangat ekstra bagi tim,” katanya.

Menurutnya, Jerry selalu memberikan motivasi bagi atlet dan pelatih agar berjuang semaksimal mungkin demi mengharumkan nama bangsa. (***)

Continue Reading

Trending