Connect with us

Tekno

5 Profesi yang paling Dibutuhkan di Metaverse

Published

on

Foto: Bisnis Metaverse Paris Hilton, Pulau Dunia Maya Paris World (Reuters)

Jakarta, goindonesia.co – Topik metaverse semakin banyak dicari oleh masyarakat. Bagaimana tidak, konsep metaverse dicanangkan akan menjadi masa depan dunia internet dengan virtual tiga dimensi yang bisa dimasuki oleh manusia menggunakan teknologi Virtual Reality (VR) dan Augmented Reality.

Awal mula metaverse banyak dibicarakan adalah ketika platform media sosial yang paling terkenal sejagat raya internet, Facebook, mengumumkan rebranding produknya dengan merangkul ide-ide futuristik dan mengangkat istilah metaverse.

Walaupun sebenarnya, metaverse telah disebut-sebut pada novel berjudul Snow Crash tahun 1992 milik Neal Stephenson. Mark Zuckerberg menggambarkan metaverse sebagai lingkungan virtual di mana para pengguna bisa memasukinya, alih-alih hanya melihat dari layar.

Profesi yang Dibutuhkan di Metaverse

1. Metaverse Cyber Security

Profesi pertama yang paling dibutuhkan di dunia metaverse adalah metaverse cyber security. Di mana, profesi ini akan bertugas untuk mengatur strategi dan memblokir serangan secara realtime. Bukan hanya itu, profesi ini juga akan menetapkan undang-undang dan protokol yang aman di dunia metaverse.

Undang-undang tersebut nantinya akan dipertimbangkan, diubah serta diciptakan kembali. Karena pada dasarnya, metaverse merupakan dunia virtual yang amat rawan dari serangan cyber dan penipuan. Maka dari itu, seorang cyber security sangat dibutuhkan.

Jika Anda tertarik terjun ke dunia metaverse cyber security, rekomendasi jurusan kuliah yang bisa diambil adalah:

– Cyber Security

– Information Technology Law

Untuk jurusan cyber security, Anda sudah bisa menemuinya di kampus-kampus ternama milik Indonesia. Jadi, jangan khawatir ya!

2. Construction Engineers

Selanjutnya, dunia metaverse juga akan membutuhkan profesi construction engineers untuk merancang dan membangun bangunan layaknya di dunia nyata. Profesi ini akan bertugas menyusun pola dunia metaverse dari desain, bentuk, proses konstruksi dan penyelesaiannya.

Tentunya ini merupakan angin segar bagi para desaigner dan engineers. Adapun rekomendasi jurusan kampus yang bisa Anda tempuh adalah:

– Graphic Design

– Visual Communication Design

– 3D Design atau Animation

Tenang saja, jurusan desain grafis atau desain komunikasi visual dan animasi juga sudah banyak dimiliki oleh kampus-kampus dalam negeri di Indonesia.

3. Metaverse Planner

Sesuai dengan namanya, metaverse planner tentunya bertugas untuk menyusun strategi dan dan fungsi serta penggunaannya yang akan diimplementasikan ke dalam dunia virtual. Seorang metaverse planner akan menetapkan hak-hak yang tepat untuk dilakukan di dunia digital dan akan terus berkembang nantinya.

Jika Anda tertarik di dunia metaverse planner, ada beberapa rekomendasi jurusan yang bisa Anda pilih di kampus. Berikut daftarnya:

– Software Engineering

– Digital Business

– Digital Marketing

– Digital Entrepreneurship

– E-Business

4. Metaverse Storyteller

Seorang yang berprofesi sebagai metaverse storyteller bertugas untuk merancang pencarian mendalam bagi pengguna, merencanakan skenario bagi pengguna untuk menjelajahi metaverse, skenario pelatihan, peluang pemasaran dalam bentuk narasi untuk perusahaan dan lain-lainnya.

Konsep metaverse akan memerlukan pengalaman realistis yang diperluas untuk memiliki alur cerita yang hebat agar bisa dipelajari. Jika Anda tertarik, rekomendasi jurusan kuliah yang bisa Anda ambil adalah:

– Literature

– English Language

5. Fashion Designers Virtual Reality

Mirip seperti sedang bermain game online, dunia digital metaverse juga memerlukan avatar-avatar yang akan mewakili setiap penggunanya.

Sehingga, dunia metaverse akan sangat membutuhkan fashion designer virtual reality untuk mengembangkan pakaian dan aksesoris unik yang bisa digunakan oleh avatar pengguna. Jika Anda tertarik, Anda bisa mengambil pilihan jurusan di universitas di antaranya adalah:

– Virtual Reality

– Fashion Design

Lima profesi di atas akan sangat dibutuhkan di dunia metaverse. Dengan munculnya teknologi baru, tentu akan ada banyak lagi profesi dan tenaga kerja yang dibutuhkan. Sudahkah Anda siap untuk menantikan kemajuan dunia internet tiga dimensi? (***)

Continue Reading
Advertisement Berita Vaksin Penting

Tekno

Pabrik Drone Pertama di Asia Tenggara Milik Pengusaha Indonesia

Published

on

Ilustrasi. Pabrik Drone berada di Jalan Raya Sentul 23, Kadumangu, Babakan Madang, Bogor, Jawa Barat itu, di bawah naungan PT Farmindo Inovasi Teknologi (FIT), milik pengusaha dalam negeri bernama Julius Agus Salim. (Foto: Istimewa)

Jakarta – goindonesia.co – Pabrik yang berada di Jalan Raya Sentul 23, Kadumangu, Babakan Madang, Bogor, Jawa Barat itu, di bawah naungan PT Farmindo Inovasi Teknologi (FIT), pemilik perusahaan tersebut adalah pengusaha dalam negeri bernama Julius Agus Salim.

Presiden Direktur PT FIT Julius Agus Salim mengatakan selama ini drone lebih banyak diimpor dari China dan Eropa. Padahal, sambungnya, Indonesia dapat memproduksi sendiri.

Julius berpendapat, berdirinya pabrik drone pertama ini dilatari oleh produk drone di Indonesia yang didominasi produk luar negeri.

Padahal, menurut Julius, Indonesia dengan sumber daya manusia dan ketersediaan bahan baku, dapat mengembangkan teknologi drone sendiri, bahkan memproduksinya dalam jumlah banyak.

Julius saat meresmikan pabrik drone yang berlokasi di Jalan Raya Sentu tersebut, ia menuturkan pengembangan teknologi drone saat ini masih langka karena belum ada dukungan teknologi dan edukasi pemanfaatan drone.

“Selama ini kita lebih banyak mengimpor drone dari China dan Eropa. Padahal kita bisa memproduksi sendiri. Ini yang memotivasi saya untuk membuat pabrik drone,” tutur Juliaus, Kamis (19/4/2021).

Apalagi, pengembangan teknologi drone di Indonesia masih sesuatu yang langka. Dukungan teknologi dan edukasi pemanfaatan drone juga belum ada.

Hal ini yang menyebabkan konsumen drone dalam negeri yang semakin hari semakin meningkat , mau tidak mau menggunakan teknologi luar negeri.

“Bahan baku yang digunakan (untuk produksi drone di pabrik baru) ini 80 persen merupakan produksi dalam negeri.”

“Proses pembuatan setiap produk melalui tiga tahap dinamis, yaitu design, perakitan dan uji coba yang semuanya itu mengutamakan detail serta kesempurnaan setiap rangkaian pada sistem UAV (pesawat tanpa awak).”

Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan Marsdya TNI Muhammad Syaugi menyambut baik berdirinya pabrik drone dan sekolah pilot drone.

“Saya melihat sangat bagus terkait pengembangan produksi drone termasuk adanya sekolah pilot khusus drone di Indonesia.”

Teknologi pesawat tanpa awak diharapkan bisa memenuhi kebutuhan dalam negeri, salah satunya untuk penanganan bencana.

Indonesia Punya Pabrik Drone

Perusahaan milik Julius sebenarnya bukan pemain baru di dunia pengembangan teknologi.
Sebelumnya, Julius sudah menjalin kerja sama dengan Mabes TNI, Polri, Badan SAR Nasional dan BIN.
Perusahaannya juga sudah mendirikan sekolah drone untuk memenuhi kebutuhan calon pilot drone di Indonesia, baik untuk sektor keamanan dan pertahanan negara, maupun kebutuhan sipil. (***)

Continue Reading

Tekno

Teknologi Drone China yang Dipakai Rusia & Ditakuti Ukraina

Published

on

Foto: DJI Phantom (REUTERS/Bobby Yip)

Jakarta, goindonesia.co – Minggu lalu, Ukraina menuding pembuat drone asal China, DJI membantu Rusia. Yakni dengan membiarkan negara itu menargetkan warga sipil dengan rudal menggunakan teknologi drone DJI.

Namun ini bukan karena drone DJI, melainkan sebuah sistem bernama DJI AeroScope. Sistem itu akan menemukan drone dan operatornya, dalam hal ini jika benar digunakan Rusia adalah menemukan pilot drone Ukraina dan memusnahkannya, dikutip dari The Verge, Jumat (25/3/2022).

The Verge menuliskan jika pada awalnya DJI AeroScope dirancang untuk keselamatan publik. Dapat digunakan di tempat keramaian seperti landasan bandara, stadion penuh dengan orang atau rapat umum politik.

Jika ada drone DJI yang mendekati tempat-tempat tersebut, maka penegak hukum bisa memperingatkan orang dan menemukan drone itu. Sebagai bagian dari sistem Aeroscope, maka tiap drone DJI akan memancarkan sinyal untuk menguraikan posisi drone serta pilotnya.

Apabila diperlukan untuk memantau, pihak kepolisian bisa memantau aktivitas drone dan pilotnya dengan menanam receiver serta memantau sinyal.

The Verge menjelaskan terdapat dua elemen utama pada sistem AeroScope. Yakni sinyal yang otomatis akan dipancarkan oleh drone DJI dijual sejak 2017, memberikan informasi mengenai posisi drone, ketinggian, kecepatan, arah nomor seri dan lokasi pilot.

Serta receiver atau penerima, dapat menangkap sinyal tersebut hingga jarak 50km. DJI terutama menjual dua jenis penerima yakni Unit Portable dan Unit Stationer.

Unit Portabel untuk jarak pendek, dengan casing clamshell, layar, antena, dan baterainya sendiri. Unit Stationer untuk jarak jauh yang dirancang untuk dicolokkan ke luar ruangan omnidirectional raksasa dan butuh terhubung dengan server melalui kabel ethernet atau model seluler.

The Verge menuliskan belum menemukan laporan kebenaran Rusia menggunakan sistem tersebut. Namun DJI mengonfirmasi beberapa penerima Aeroscope Ukraina tidak berfungsi dengan baik.

Pengecer DJI yang menjalankan toko DJI di Ukraina, Taras Troiak menyatakan secara eksplisit Rusia menggunakan sistem itu dengan jangkauan lebih jauh dari Rusia.

Selain itu Perdana Menteri Ukraina, Mykhailo Fedorov juga menyiratkan hal serupa. Dalam suratnya kepada DJI, dia mengatakan “Tentara Rusia menggunakan versi lanjutan dari DJI Aeroscope yang diambil dari Suriah. Jaraknya sampai 50 km”.

DJI juga diminta oleh Fedorov untuk memblokir peralatan DJI di Rusia. (***)

Continue Reading

Tekno

Kota Tangerang Kembangkan Teknologi Pengolahan Sampah Jadi Energi Listrik

Published

on

Instalasi proyek Waste to Energy yang dikenal sebagai Pengolah Sampah Energi Listrik atau PSEL di Kota Tangerang, Banten.

Tangerang, goindonesia.co – Pemerintah bakal mengembangkan teknologi Pengolahan Sampah Energi Listrik (PSEL) untuk solusi mengatasi masalah persampahan di perkotaan. Kota Tangerang menjadi daerah pertama di Provinsi Banten yang memiliki teknologi tersebut.

Hal ini ditandai dengan dilakukannya penandatanganan perjanjian kerja sama pembangunan dan pengoperasian fasilitas pengolahan sampah terpadu ramah lingkungan di Kota Tangerang oleh Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah dan PT Oligo Infra Swarna Nusantara.

Penandatanganan ini disaksikan langsung oleh Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan di Kantor Kemenko Marves, Jakarta, Rabu (9/3/2022).

Arief menuturkan, proyek PSEL ini akan menjadi solusi dalam mengatasi persoalan sampah dengan keterbatasan lahan TPA Rawa Kucing. TPA tersebut menjadi lokasi pemrosesan akhir 1.500 ton sampah per harinya di Kota Tangerang.

Nantinya PSEL di Kota Tangerang akan berlokasi di dua tempat yaitu di TPA Rawa Kucing dan juga di Jatiuwung dengan kapasitas total pengolahan sampah per hari mencapai 2.100 ton, dengan target operasional pada tahun 2024.

“Dengan metode yang sedang berjalan, membutuhkan perluasan lahan TPA yang sulit dicapai pada area perkotaan. Pemkot sangat mengharapkan adanya proses pengolahan sampah yang menggunakan teknologi,” kata Arief.

Minta Bantuan Pemerintah Pusat

Penandatanganan kerja sama proyek PSEL di Kota Tangerang yang dilakukan Wali Kota Arief R Wismansyah dengan PT Oligo Infra Swarna Nusantara disaksikan Menko Marves Luhut B Panjaitan. (Istimewa)

Selain itu, Pemkot Tangerang mengharapkan bantuan dari Pemerintah Pusat terkait pembiayaan tipping fee yang harus ditanggung oleh pemda dalam proses pengolahan sampah, mengingat biaya yang dikeluarkan cukup besar dan akan mempengaruhi APBD.

“Agar Kota Tangerang yang menjadi pintu gerbang Indonesia bisa semakin lebih baik ke depannya,” ujar Arief.

Sementara itu, Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan mengungkapkan, masalah persampahan menjadi isu yang sangat penting, terlebih masih belum berimbangnya kapasitas penampungan dan juga sistem pengolahan sampah yang ada.

“Oleh karena itu perlu kerja sama dan bahu membahu dari semua pihak untuk mengatasi masalah persampahan,” kata Menko Luhut. (***)

Continue Reading

Trending