Connect with us

Tekno

Game Doge Dash NFT Rilis, Begini Cara Memainkannya Paling Mudah!

Published

on

Ilustrasi Game Doge Dash NFT. Foto: Ist/Ne

Jakarta, goindonesia.co – Game Doge Dash NFT merupakan salah satu permainan blockchain yang bisa membuat kamu mendapatkan koin kripto dengan sangat mudah.

Seperti yang sudah kita ketahui, tahun 2021 ini sudah ada banyak game jenis NFT atau Non-Fungible Token pada jaringan BSC (Binance Smart Chain).

Jadi Doge Dash merupakan game bergenre play-to-earn. Pemainnya harus bisa mendapat koin serta menaikkan level mereka dengan tujuan untuk memperoleh keuntungan. Bagaimana caranya?

Serunya Game Doge Dash NFT, Mainkan Sekarang!

Seperti yang kita ketahui, akhir-akhir ini aplikasi penghasil uang sudah semakin banyak jumlahnya dan populer. Namun salah satu yang paling viral saat ini dan menguntungkan adalah Doge Dash NFT.

Jadi, Doge Dash ini merupakan game blockchain yang memungkinan para pemainnya untuk memperoleh cryptocurrency dengan mudah.

Permainan ini hampir sama seperti NFT dan bergenre P2E untuk mendapatkan koin yang banyak.

Game ini sudah rilis pada tanggal 15 Desember 2021 lalu, kemudian tersedia aneka tipe skin NFT yang sangat lucu dan menggemaskan.

Kehadiran game NFT ini tentunya membuat para pecinta game merasa bahagia karena mereka bisa mendapatkan keuntungan.

Download dan Mainkan

Game Doge Dash NFT ini besutan Paul Caslim. Tim ini sudah dapat kita mainkan melalui browser pada kuartal pertama di tahun 2022 mendatang. Sehingga untuk saat ini kamu masih bisa memainkannya dengan versi demo dulu.

Jadi, alur permainan dalam game ini adalah terinspirasi dari game yang bernama Mario Bros yakni mengumpulkan koin dari banyaknya rintangan.

Apabila kamu berhasil melalui rintangan-rintangan tersebut, maka level kamu juga akan semakin naik.

Semakin tinggi level kamu, memang akan semakin sulit rintangannya, namun kamu akan mendapat keuntungan yang cukup besar.

Jadi, saat koin tersebut sudah terkumpul banyak, maka bisa kamu tukar ke bentuk token DOGEDASH dan kemudian tukarkan menjadi uang tunai.

Metode Pembayaran

Untuk sistem pembayaran pada game Doge Dash NFT ini yaitu dengan menggunakan teknologi bernama Crypto NFT dengan token DOGEDASH. Game ini merupakan salah satu jenis permainan yang sangat mudah untuk kita mainkan.

Sebagai salah satu game terbaru, ternyata Doge Dash ini sudah memiliki banyak fitur yang bisa kamu gunakan dengan mudah. Misalnya saja gameplay yang mudah dan tidak membuat kamu merasa stress saat memainkannya.

Tidak hanya itu saja, melainkan salah satu keunggulan dari game ini yaitu mempunyai kualitas grafis lebih bagus dan tajam daripada game NFT lain.

Tentunya hal ini akan membuat para pemainnya merasa lebih puas dan betah berlama-lama saat memainkannya.

Game Doge Dash NFT ini baru bisa kamu unduh pada tahun 2022 mendatang, namun kini kamu sudah bisa memainkannya. Dengan adanya game ini, maka kamu bisa mendapatkan banyak keuntungan.  (****)

Continue Reading
Advertisement Berita Vaksin Penting

Tekno

Pabrik Drone Pertama di Asia Tenggara Milik Pengusaha Indonesia

Published

on

Ilustrasi. Pabrik Drone berada di Jalan Raya Sentul 23, Kadumangu, Babakan Madang, Bogor, Jawa Barat itu, di bawah naungan PT Farmindo Inovasi Teknologi (FIT), milik pengusaha dalam negeri bernama Julius Agus Salim. (Foto: Istimewa)

Jakarta – goindonesia.co – Pabrik yang berada di Jalan Raya Sentul 23, Kadumangu, Babakan Madang, Bogor, Jawa Barat itu, di bawah naungan PT Farmindo Inovasi Teknologi (FIT), pemilik perusahaan tersebut adalah pengusaha dalam negeri bernama Julius Agus Salim.

Presiden Direktur PT FIT Julius Agus Salim mengatakan selama ini drone lebih banyak diimpor dari China dan Eropa. Padahal, sambungnya, Indonesia dapat memproduksi sendiri.

Julius berpendapat, berdirinya pabrik drone pertama ini dilatari oleh produk drone di Indonesia yang didominasi produk luar negeri.

Padahal, menurut Julius, Indonesia dengan sumber daya manusia dan ketersediaan bahan baku, dapat mengembangkan teknologi drone sendiri, bahkan memproduksinya dalam jumlah banyak.

Julius saat meresmikan pabrik drone yang berlokasi di Jalan Raya Sentu tersebut, ia menuturkan pengembangan teknologi drone saat ini masih langka karena belum ada dukungan teknologi dan edukasi pemanfaatan drone.

“Selama ini kita lebih banyak mengimpor drone dari China dan Eropa. Padahal kita bisa memproduksi sendiri. Ini yang memotivasi saya untuk membuat pabrik drone,” tutur Juliaus, Kamis (19/4/2021).

Apalagi, pengembangan teknologi drone di Indonesia masih sesuatu yang langka. Dukungan teknologi dan edukasi pemanfaatan drone juga belum ada.

Hal ini yang menyebabkan konsumen drone dalam negeri yang semakin hari semakin meningkat , mau tidak mau menggunakan teknologi luar negeri.

“Bahan baku yang digunakan (untuk produksi drone di pabrik baru) ini 80 persen merupakan produksi dalam negeri.”

“Proses pembuatan setiap produk melalui tiga tahap dinamis, yaitu design, perakitan dan uji coba yang semuanya itu mengutamakan detail serta kesempurnaan setiap rangkaian pada sistem UAV (pesawat tanpa awak).”

Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan Marsdya TNI Muhammad Syaugi menyambut baik berdirinya pabrik drone dan sekolah pilot drone.

“Saya melihat sangat bagus terkait pengembangan produksi drone termasuk adanya sekolah pilot khusus drone di Indonesia.”

Teknologi pesawat tanpa awak diharapkan bisa memenuhi kebutuhan dalam negeri, salah satunya untuk penanganan bencana.

Indonesia Punya Pabrik Drone

Perusahaan milik Julius sebenarnya bukan pemain baru di dunia pengembangan teknologi.
Sebelumnya, Julius sudah menjalin kerja sama dengan Mabes TNI, Polri, Badan SAR Nasional dan BIN.
Perusahaannya juga sudah mendirikan sekolah drone untuk memenuhi kebutuhan calon pilot drone di Indonesia, baik untuk sektor keamanan dan pertahanan negara, maupun kebutuhan sipil. (***)

Continue Reading

Tekno

Teknologi Drone China yang Dipakai Rusia & Ditakuti Ukraina

Published

on

Foto: DJI Phantom (REUTERS/Bobby Yip)

Jakarta, goindonesia.co – Minggu lalu, Ukraina menuding pembuat drone asal China, DJI membantu Rusia. Yakni dengan membiarkan negara itu menargetkan warga sipil dengan rudal menggunakan teknologi drone DJI.

Namun ini bukan karena drone DJI, melainkan sebuah sistem bernama DJI AeroScope. Sistem itu akan menemukan drone dan operatornya, dalam hal ini jika benar digunakan Rusia adalah menemukan pilot drone Ukraina dan memusnahkannya, dikutip dari The Verge, Jumat (25/3/2022).

The Verge menuliskan jika pada awalnya DJI AeroScope dirancang untuk keselamatan publik. Dapat digunakan di tempat keramaian seperti landasan bandara, stadion penuh dengan orang atau rapat umum politik.

Jika ada drone DJI yang mendekati tempat-tempat tersebut, maka penegak hukum bisa memperingatkan orang dan menemukan drone itu. Sebagai bagian dari sistem Aeroscope, maka tiap drone DJI akan memancarkan sinyal untuk menguraikan posisi drone serta pilotnya.

Apabila diperlukan untuk memantau, pihak kepolisian bisa memantau aktivitas drone dan pilotnya dengan menanam receiver serta memantau sinyal.

The Verge menjelaskan terdapat dua elemen utama pada sistem AeroScope. Yakni sinyal yang otomatis akan dipancarkan oleh drone DJI dijual sejak 2017, memberikan informasi mengenai posisi drone, ketinggian, kecepatan, arah nomor seri dan lokasi pilot.

Serta receiver atau penerima, dapat menangkap sinyal tersebut hingga jarak 50km. DJI terutama menjual dua jenis penerima yakni Unit Portable dan Unit Stationer.

Unit Portabel untuk jarak pendek, dengan casing clamshell, layar, antena, dan baterainya sendiri. Unit Stationer untuk jarak jauh yang dirancang untuk dicolokkan ke luar ruangan omnidirectional raksasa dan butuh terhubung dengan server melalui kabel ethernet atau model seluler.

The Verge menuliskan belum menemukan laporan kebenaran Rusia menggunakan sistem tersebut. Namun DJI mengonfirmasi beberapa penerima Aeroscope Ukraina tidak berfungsi dengan baik.

Pengecer DJI yang menjalankan toko DJI di Ukraina, Taras Troiak menyatakan secara eksplisit Rusia menggunakan sistem itu dengan jangkauan lebih jauh dari Rusia.

Selain itu Perdana Menteri Ukraina, Mykhailo Fedorov juga menyiratkan hal serupa. Dalam suratnya kepada DJI, dia mengatakan “Tentara Rusia menggunakan versi lanjutan dari DJI Aeroscope yang diambil dari Suriah. Jaraknya sampai 50 km”.

DJI juga diminta oleh Fedorov untuk memblokir peralatan DJI di Rusia. (***)

Continue Reading

Tekno

Kota Tangerang Kembangkan Teknologi Pengolahan Sampah Jadi Energi Listrik

Published

on

Instalasi proyek Waste to Energy yang dikenal sebagai Pengolah Sampah Energi Listrik atau PSEL di Kota Tangerang, Banten.

Tangerang, goindonesia.co – Pemerintah bakal mengembangkan teknologi Pengolahan Sampah Energi Listrik (PSEL) untuk solusi mengatasi masalah persampahan di perkotaan. Kota Tangerang menjadi daerah pertama di Provinsi Banten yang memiliki teknologi tersebut.

Hal ini ditandai dengan dilakukannya penandatanganan perjanjian kerja sama pembangunan dan pengoperasian fasilitas pengolahan sampah terpadu ramah lingkungan di Kota Tangerang oleh Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah dan PT Oligo Infra Swarna Nusantara.

Penandatanganan ini disaksikan langsung oleh Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan di Kantor Kemenko Marves, Jakarta, Rabu (9/3/2022).

Arief menuturkan, proyek PSEL ini akan menjadi solusi dalam mengatasi persoalan sampah dengan keterbatasan lahan TPA Rawa Kucing. TPA tersebut menjadi lokasi pemrosesan akhir 1.500 ton sampah per harinya di Kota Tangerang.

Nantinya PSEL di Kota Tangerang akan berlokasi di dua tempat yaitu di TPA Rawa Kucing dan juga di Jatiuwung dengan kapasitas total pengolahan sampah per hari mencapai 2.100 ton, dengan target operasional pada tahun 2024.

“Dengan metode yang sedang berjalan, membutuhkan perluasan lahan TPA yang sulit dicapai pada area perkotaan. Pemkot sangat mengharapkan adanya proses pengolahan sampah yang menggunakan teknologi,” kata Arief.

Minta Bantuan Pemerintah Pusat

Penandatanganan kerja sama proyek PSEL di Kota Tangerang yang dilakukan Wali Kota Arief R Wismansyah dengan PT Oligo Infra Swarna Nusantara disaksikan Menko Marves Luhut B Panjaitan. (Istimewa)

Selain itu, Pemkot Tangerang mengharapkan bantuan dari Pemerintah Pusat terkait pembiayaan tipping fee yang harus ditanggung oleh pemda dalam proses pengolahan sampah, mengingat biaya yang dikeluarkan cukup besar dan akan mempengaruhi APBD.

“Agar Kota Tangerang yang menjadi pintu gerbang Indonesia bisa semakin lebih baik ke depannya,” ujar Arief.

Sementara itu, Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan mengungkapkan, masalah persampahan menjadi isu yang sangat penting, terlebih masih belum berimbangnya kapasitas penampungan dan juga sistem pengolahan sampah yang ada.

“Oleh karena itu perlu kerja sama dan bahu membahu dari semua pihak untuk mengatasi masalah persampahan,” kata Menko Luhut. (***)

Continue Reading

Trending