Connect with us

Tekno

Game Strategi Populer Frostpunk Aakan Segera Masuk Ke Platform Mobile

NetEase akan bertanggung jawab untuk membawa Frostpunk ke mobile

Published

on

Game strategi bertema dunia salju Frostpunk memang mendulang kesuksesan besar di PC. Bagaimana tidak, game ini sudah terjual sebanyak 3 juta kopi sejak dirilis 3 tahun lalu. Keberhasilan itulah yang kelihatannya meyakinkan pengembang 11 Bit Studios membawa game strateginya ini menuju platform mobile.

Diumumkan langsung lewat akun Twitter-nya, Frostpunk Mobile ini akhirnya diumumkan. Nantinya, versi porting mobile dari game ini akan ditangani oleh NetEase Games yang akan membantu

Tidak hanya sekedar porting, NetEase Games juga mengatakan akan menambahkan beberapa fitur unik dan menarik untuk Frostpunk Mobile. Antara lain Roguelike Adventure, Law and Guild, Rare Animal Rescue Station, dan Character Development.

“11 Bit Studios kini dalam misi untuk menciptakan hiburan bermakna yang berkualitas tinggi. Game kami membuat orang-orang berpikir. Itulah yang dilakukan Frostpunk. Sekarang, tujuan utama kami adalah membawa pengalaman yang bermakna tersebut di mobile,” ungkap Przemysław Marszał, CEO dari 11 Bit Studios.

Lebih lanjut sang CEO juga menjelaskan bahwa mereka menemukan partner yang tepat untuk membawa game ini menuju iOS dan Android. NetEase sendiri tentunya sudah cukup dikenal di pasar gaming mobile. Bahkan, NetEase juga telah menjalin kerja sama dengan Blizzard untuk membuat Diablo Immortal.

menghadirkan semua elemen yang sama dengan versi aslinya yang ada di PC dan konsol.

“Kami sangat bersemangat  dapat berkolaborasi dengan 11 Bit Studios dan menghadirkan Frostpunk yang telah terkenal di dunia ke dalam versi mobile.” Ujar Ethan Wang, Wakil Presiden NetEase, Inc.

NetEase sendiri yakin bahwa mereka dengan 11 Bit Studios dapat berkolaborasi untuk menciptakan pengalaman bermain game mobile yang bermakna bagi para pemain di seluruh dunia.

Untuk detail lebih mendalam sekaligus tanggal rilis dari Frostpunk Mobile ini akan diumumkan pada NetEase Games’ Annual Product Launch Event yang akan dilaksanakan pada 20 Mei 2021 mendatang.

Continue Reading
Advertisement Berita Vaksin Penting

Tekno

Pabrik Drone Pertama di Asia Tenggara Milik Pengusaha Indonesia

Published

on

Ilustrasi. Pabrik Drone berada di Jalan Raya Sentul 23, Kadumangu, Babakan Madang, Bogor, Jawa Barat itu, di bawah naungan PT Farmindo Inovasi Teknologi (FIT), milik pengusaha dalam negeri bernama Julius Agus Salim. (Foto: Istimewa)

Jakarta – goindonesia.co – Pabrik yang berada di Jalan Raya Sentul 23, Kadumangu, Babakan Madang, Bogor, Jawa Barat itu, di bawah naungan PT Farmindo Inovasi Teknologi (FIT), pemilik perusahaan tersebut adalah pengusaha dalam negeri bernama Julius Agus Salim.

Presiden Direktur PT FIT Julius Agus Salim mengatakan selama ini drone lebih banyak diimpor dari China dan Eropa. Padahal, sambungnya, Indonesia dapat memproduksi sendiri.

Julius berpendapat, berdirinya pabrik drone pertama ini dilatari oleh produk drone di Indonesia yang didominasi produk luar negeri.

Padahal, menurut Julius, Indonesia dengan sumber daya manusia dan ketersediaan bahan baku, dapat mengembangkan teknologi drone sendiri, bahkan memproduksinya dalam jumlah banyak.

Julius saat meresmikan pabrik drone yang berlokasi di Jalan Raya Sentu tersebut, ia menuturkan pengembangan teknologi drone saat ini masih langka karena belum ada dukungan teknologi dan edukasi pemanfaatan drone.

“Selama ini kita lebih banyak mengimpor drone dari China dan Eropa. Padahal kita bisa memproduksi sendiri. Ini yang memotivasi saya untuk membuat pabrik drone,” tutur Juliaus, Kamis (19/4/2021).

Apalagi, pengembangan teknologi drone di Indonesia masih sesuatu yang langka. Dukungan teknologi dan edukasi pemanfaatan drone juga belum ada.

Hal ini yang menyebabkan konsumen drone dalam negeri yang semakin hari semakin meningkat , mau tidak mau menggunakan teknologi luar negeri.

“Bahan baku yang digunakan (untuk produksi drone di pabrik baru) ini 80 persen merupakan produksi dalam negeri.”

“Proses pembuatan setiap produk melalui tiga tahap dinamis, yaitu design, perakitan dan uji coba yang semuanya itu mengutamakan detail serta kesempurnaan setiap rangkaian pada sistem UAV (pesawat tanpa awak).”

Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan Marsdya TNI Muhammad Syaugi menyambut baik berdirinya pabrik drone dan sekolah pilot drone.

“Saya melihat sangat bagus terkait pengembangan produksi drone termasuk adanya sekolah pilot khusus drone di Indonesia.”

Teknologi pesawat tanpa awak diharapkan bisa memenuhi kebutuhan dalam negeri, salah satunya untuk penanganan bencana.

Indonesia Punya Pabrik Drone

Perusahaan milik Julius sebenarnya bukan pemain baru di dunia pengembangan teknologi.
Sebelumnya, Julius sudah menjalin kerja sama dengan Mabes TNI, Polri, Badan SAR Nasional dan BIN.
Perusahaannya juga sudah mendirikan sekolah drone untuk memenuhi kebutuhan calon pilot drone di Indonesia, baik untuk sektor keamanan dan pertahanan negara, maupun kebutuhan sipil. (***)

Continue Reading

Tekno

Teknologi Drone China yang Dipakai Rusia & Ditakuti Ukraina

Published

on

Foto: DJI Phantom (REUTERS/Bobby Yip)

Jakarta, goindonesia.co – Minggu lalu, Ukraina menuding pembuat drone asal China, DJI membantu Rusia. Yakni dengan membiarkan negara itu menargetkan warga sipil dengan rudal menggunakan teknologi drone DJI.

Namun ini bukan karena drone DJI, melainkan sebuah sistem bernama DJI AeroScope. Sistem itu akan menemukan drone dan operatornya, dalam hal ini jika benar digunakan Rusia adalah menemukan pilot drone Ukraina dan memusnahkannya, dikutip dari The Verge, Jumat (25/3/2022).

The Verge menuliskan jika pada awalnya DJI AeroScope dirancang untuk keselamatan publik. Dapat digunakan di tempat keramaian seperti landasan bandara, stadion penuh dengan orang atau rapat umum politik.

Jika ada drone DJI yang mendekati tempat-tempat tersebut, maka penegak hukum bisa memperingatkan orang dan menemukan drone itu. Sebagai bagian dari sistem Aeroscope, maka tiap drone DJI akan memancarkan sinyal untuk menguraikan posisi drone serta pilotnya.

Apabila diperlukan untuk memantau, pihak kepolisian bisa memantau aktivitas drone dan pilotnya dengan menanam receiver serta memantau sinyal.

The Verge menjelaskan terdapat dua elemen utama pada sistem AeroScope. Yakni sinyal yang otomatis akan dipancarkan oleh drone DJI dijual sejak 2017, memberikan informasi mengenai posisi drone, ketinggian, kecepatan, arah nomor seri dan lokasi pilot.

Serta receiver atau penerima, dapat menangkap sinyal tersebut hingga jarak 50km. DJI terutama menjual dua jenis penerima yakni Unit Portable dan Unit Stationer.

Unit Portabel untuk jarak pendek, dengan casing clamshell, layar, antena, dan baterainya sendiri. Unit Stationer untuk jarak jauh yang dirancang untuk dicolokkan ke luar ruangan omnidirectional raksasa dan butuh terhubung dengan server melalui kabel ethernet atau model seluler.

The Verge menuliskan belum menemukan laporan kebenaran Rusia menggunakan sistem tersebut. Namun DJI mengonfirmasi beberapa penerima Aeroscope Ukraina tidak berfungsi dengan baik.

Pengecer DJI yang menjalankan toko DJI di Ukraina, Taras Troiak menyatakan secara eksplisit Rusia menggunakan sistem itu dengan jangkauan lebih jauh dari Rusia.

Selain itu Perdana Menteri Ukraina, Mykhailo Fedorov juga menyiratkan hal serupa. Dalam suratnya kepada DJI, dia mengatakan “Tentara Rusia menggunakan versi lanjutan dari DJI Aeroscope yang diambil dari Suriah. Jaraknya sampai 50 km”.

DJI juga diminta oleh Fedorov untuk memblokir peralatan DJI di Rusia. (***)

Continue Reading

Tekno

Kota Tangerang Kembangkan Teknologi Pengolahan Sampah Jadi Energi Listrik

Published

on

Instalasi proyek Waste to Energy yang dikenal sebagai Pengolah Sampah Energi Listrik atau PSEL di Kota Tangerang, Banten.

Tangerang, goindonesia.co – Pemerintah bakal mengembangkan teknologi Pengolahan Sampah Energi Listrik (PSEL) untuk solusi mengatasi masalah persampahan di perkotaan. Kota Tangerang menjadi daerah pertama di Provinsi Banten yang memiliki teknologi tersebut.

Hal ini ditandai dengan dilakukannya penandatanganan perjanjian kerja sama pembangunan dan pengoperasian fasilitas pengolahan sampah terpadu ramah lingkungan di Kota Tangerang oleh Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah dan PT Oligo Infra Swarna Nusantara.

Penandatanganan ini disaksikan langsung oleh Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan di Kantor Kemenko Marves, Jakarta, Rabu (9/3/2022).

Arief menuturkan, proyek PSEL ini akan menjadi solusi dalam mengatasi persoalan sampah dengan keterbatasan lahan TPA Rawa Kucing. TPA tersebut menjadi lokasi pemrosesan akhir 1.500 ton sampah per harinya di Kota Tangerang.

Nantinya PSEL di Kota Tangerang akan berlokasi di dua tempat yaitu di TPA Rawa Kucing dan juga di Jatiuwung dengan kapasitas total pengolahan sampah per hari mencapai 2.100 ton, dengan target operasional pada tahun 2024.

“Dengan metode yang sedang berjalan, membutuhkan perluasan lahan TPA yang sulit dicapai pada area perkotaan. Pemkot sangat mengharapkan adanya proses pengolahan sampah yang menggunakan teknologi,” kata Arief.

Minta Bantuan Pemerintah Pusat

Penandatanganan kerja sama proyek PSEL di Kota Tangerang yang dilakukan Wali Kota Arief R Wismansyah dengan PT Oligo Infra Swarna Nusantara disaksikan Menko Marves Luhut B Panjaitan. (Istimewa)

Selain itu, Pemkot Tangerang mengharapkan bantuan dari Pemerintah Pusat terkait pembiayaan tipping fee yang harus ditanggung oleh pemda dalam proses pengolahan sampah, mengingat biaya yang dikeluarkan cukup besar dan akan mempengaruhi APBD.

“Agar Kota Tangerang yang menjadi pintu gerbang Indonesia bisa semakin lebih baik ke depannya,” ujar Arief.

Sementara itu, Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan mengungkapkan, masalah persampahan menjadi isu yang sangat penting, terlebih masih belum berimbangnya kapasitas penampungan dan juga sistem pengolahan sampah yang ada.

“Oleh karena itu perlu kerja sama dan bahu membahu dari semua pihak untuk mengatasi masalah persampahan,” kata Menko Luhut. (***)

Continue Reading

Trending