Connect with us

Pariwisata

Keren! 5 Hotel Indonesia Masuk Daftar 25 Hotel Terbaik Se-Asia

Published

on

Foto: Fairmont Jakarta

Jakarta, goindonesia.co – TripAdvisor merilis daftar 25 hotel terbaik di Asia. Hebatnya, ada 5 hotel di Indonesia yang terpilih dalam daftar itu. Apa saja ya?

Kabar gembira untuk kita semua. Sektor pariwisata Indonesia kembali bikin bangga dengan masuknya 5 hotel di Indonesia dalam daftar 25 hotel terbaik se-Asia.

Situs perjalanan TripAdvisor merilis daftar tersebut dalam perhelatan Traveler’s Choice Best of The Best 2021. Hotel-hotel terbaik ini dipilih berdasarkan ulasan dari jutaan pengguna TripAdvisor yang meliputi layanan, kualitas, dan kepuasan pelanggan.

Dalam penilaian ini, TripAdvisor menggunakan algoritma kepemilikan untuk menentukan pemenang. Data yang diambil itu memperhatikan kualitas, kuantitas, dan kebaruan dari opini pengguna selama 12 bulan terakhir.

Nah, dari 25 hotel terbaik se-Asia, 5 hotel berasal dari Indonesia yang tersebar di Bali dan Jakarta. Kelima hotel itu adalah Mandapa, a Ritz-Carlton Reserve, The Legian Bali, Fairmont Jakarta, Padma Resort Ubud, dan Mandarin Oriental Jakarta.

Ditengok detikcom dari laman TripAdvisor, Mandapa, a Ritz-Carlton Reserve mendapatkan nilai 5 dari skala 5 untuk kepuasan pelanggan. Banyak dari mereka yang puas dengan pelayanan hotel bintang 5 yang berada di tepi sawah Ubud itu.

Kemudian untuk The Legian Bali, banyak yang terpesona dengan pemandangan indah yang disuguhkan hotel tersebut. Hotel ini terletak di kawasan Seminyak yang langsung menghadap ke pantai.

Lalu untuk Fairmont Jakarta, para pengguna TripAdvisor dibuat puas dengan layanan yang mereka berikan. Begitu pula dengan Padma Resort Ubud yang menyajikan berbagai aktivitas seru saat menginap di sana.

Dan yang terakhir, Mandarin Oriental Jakarta rupanya punya produk staycation terbaik. Hotel ini cocok bagi warga ibu kota yang ingin liburan tak jauh dari pusat kota.

Berikut ini daftar 25 hotel terbaik se-Asia 2021 versi TripAdvisor:

1. Kandolhu Maldives, Maldives

2. Mandapa, a Ritz-Carlton Reserve, Bali

Mandapa, a Ritz-Carlton Reserve Foto: Tripadvisor

3. The Legian Bali, Bali

4. Chandys Windy Woods, India

5. Mirihi Island Resort, Maldives

6. The Ritz-Carlton, Makau

7. Sukhumvit Park, Bangkok – Marriott Executive Apartments, Thailand

8. Jaya House River Park, Kamboja

9. Milaidhoo Island, Maldives

10. Gili Lankanfushi, Maldives

11. Rambagh Palace, India

12. Mandarin Oriental Hong Kong, Hong Kong

13. The Upper House, Hong Kong

14. Gyeongwonjae Ambassador Incheon – Associated with Accor, Korea Selatan

15. Fairmont Jakarta, Jakarta

16. The Middle House Shanghai, China

17. W Maldives, Maldives

18. Padma Resort Ubud, Bali

19. Mandarin Oriental Jakarta, Jakarta

20. Hotel ICON, Hong Kong

21. JW Marriott Hotel Hanoi, Vietnam

22. Memoire Palace Resort & Spa, Kamboja

23. The Oberoi Cecil Shimla, India

24. The Siam, Thailand

25. Layana Resort and Spa, Thailand

Continue Reading
Advertisement Berita Vaksin Penting

Pariwisata

Mantap! Sandiaga Uno Berbagi Kisah Sukses Pariwisata Berkelanjutan Indonesia di Forum UNWTO

Published

on

Menparekraf RI, Sandiaga Salahuddin Uno (Foto: Instagram/@sandiuno)

Jakarta, goindonesia.co – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno mengungkapkan success story dan sharing best practices yang telah dilakukan Indonesia melalui Kemenparekraf, dalam upaya pemulihan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif pascapandemi Covid-19.

Hal itu disampaikannya saat menjadi pembicara Forum UNWTO yang diselenggarakan di New York, Amerika Serikat 4-5 Mei 2022.

Selain itu ia juga mengungkapkan, Presidensi G20 tahun 2022 yang menjadikan Indonesia sebagai rujukan dan panutan dalam upaya pembangunan kepariwisataan dan ekonomi kreatif yang berkelanjutan, sehingga dapat mendorong negara anggota PBB, khususnya G20, berpartisipasi aktif dalam Tourism Working Group dan forum multilateral lainnya.

Foto : Istimewa

“Mengembangkan sektor pariwisata berkelanjutan harus melihat lebih jauh, melampaui isu terhadap lingkungan atau kesejahteraan lingkungan,” ujar Sandi saat menjadi pembicara dalam Forum UNWTO, seperti dikutip dari akun Instagram miliknya @sandiuno.

Lebih lanjut, konsep pariwisata berkelanjutan harus terus didorong dan sejalan dengan tetap memerhatikan dan memelihara keberlangsungan ekosistem nasional.

Selain itu, pariwisata berkelanjutan juga bermanfaat untuk menyerap banyak tenaga kerja sehingga mendorong ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar.

“Kita memenuhi undangan dari President United Nations General Assembly yang menginginkan partisipasi aktif Indonesia dalam kebangkitan ekonomi khususnya di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, dan memastikan bahwa pariwisata Indonesia berkelanjutan dan fokus pada pariwisata dan ekonomi kreatif yang berkualitas,” terangnya.

Ia menyebut, salah satu langkah yang dilakukan Kemenparekraf dalam mendukung pariwisata berkelanjutan adalah melalui program pengembangan desa wisata yang berbasis komunitas dan ekonomi berkeadilan bagi setiap lapisan masyarakat.

Menurutnya, hal ini sesuai dengan rencana strategis organisasi pariwisata dunia (UNWTO) dalam upaya pemulihan pariwisata yang berkualitas untuk kesejahteraan masyarakat.

Dalam forum tersebut, mantan Wagub DKI Jakarta itu juga menjelaskan posisi Indonesia yang secara tegas tetap akan mengundang Rusia dan kami akan menambah Ukraina pada tourism working Group yang pertama sesuai arahan Presiden RI yang jadi bagian dari G20.

“Jadi, peran Indonesia inilah yang kita harapkan akan semakin membuka peluang untuk kebangkitan ekonomi, membuka peluang usaha dan lapangan kerja, khususnya pariwisata berbasis masyarakat seperti desa wisata, program-program pemberdayaan UMKM dan digitalisasi,” pungkasnya. (***)

Continue Reading

Pariwisata

Pengunjung Sarangan Membludak, Omset Perhotelan Meningkat Didominasi OTA

Published

on

Foto : Istimewa

Magetan, goindonesia.co – Memasuki H+5 pada Lebaran Idul Fitri 2022, objek wisata Telaga Sarangan Kabupaten Magetan Jawa Timur diserbu pengunjung, baik wisatawan lokal maupun luar daerah.

Dari pantauan di lokasi, destinasi wisata Magetan tersebut dipadati puluhan ribu pelancong dari berbagai daerah untuk memanfaatkan moment Hari Raya Idul Fitri 1443 H dan Libur Lebaran, Kamis (5/5/2022).

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Magetan, Joko Trihono, membenarkan, bahwa icon andalan Kabupaten Magetan ini diserbu pengunjung dengan tiket terjual hingga sampai 12.938 orang.

“Per jam 16.30 WIB ini kurang lebih sekitar 12.938 pengunjung. Kita juga akan update perkembangan kunjungan wisata di Kabupaten Magetan Jawa Timur,” ungkap Joko Trihono.

Tak hanya itu saja, dinas yang menaungi pariwisata di Magetan ini juga memantau perkembangan pertumbuhan perekonomian atau omset bagi para pelaku jasa usaha wisata di Telaga Sarangan.

“Untuk okupansi hotel di Sarangan cenderung ada kenaikan, namun paling banyak didapat bagi pelaku jasa usaha perhotelan yang bekerjasama dengan Online Travel Agent (OTA),” jelas Joko Trihono kepada awak media, Kamis (5/5).

Menurutnya, bagi pelaku jasa usaha perhotelan dengan menggunakan jasa OTA mengalami kenaikan secara signifikan dengan okupansi 100%. Sedangkan untuk pemasaran hotel secara konvensional, hanya mengalami kenaikan sebesar 25-30 persen.

“Memang banyak pengunjung, tapi rata-rata hanya untuk berwisata dan mencari oleh-oleh khas Magetan. Karena dari pantauan kami mereka juga ada peningkatan,” tutup Kepala Disparbud Magetan. (***)

Continue Reading

Pariwisata

Sandiaga Uno Apresiasi Kehadiran Lounge In The Sky Indonesia Sebagai Wisata Baru di Jakarta

Published

on

Foto : Dokumentasi Kemenparekraf

Jakarta, goindonesia.co – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, mengapresiasi kehadiran Lounge In The Sky Indonesia sebagai destinasi pariwisata baru di Jakarta.

Menparekraf Sandiaga Uno saat menghadiri soft opening Lounge In The Sky Indonesia di Mangkuluhur City Office Tower, Jakarta Selatan, Senin (28/3/22), mengatakan konsep ini merupakan inovasi yang dihadirkan untuk menawarkan suatu destinasi wisata yang kekinian.

“Destinasi-destinasi wisata serupa sudah hadir di 67 negara, termasuk di Indonesia. Menurutnya, kehadiran Lounge In The Sky Indonesia ini dapat membuka peluang usaha dan lapangan kerja bagi masyarakat Tanah Air,” katanya.

Terlebih, salah satu pemandangan yang dihadirkan di lounge yang berada di ketinggian 50 meter ini adalah pemandangan malam langit Jakarta.

“Salah satu keindahan yang belum tereksplorasi yaitu Jakarta Skyline ini kita perlihatkan di destinasi dinner in the sky yang hadir di Jakarta,” katanya.

Sandiaga Uno menilai perlu ada pembinaan bagi pengelola atraksi ini, terutama sehubungan dengan protokol kesehatan dan protokol keselamatan.

“Di mana keselamatan dan kesehatan dalam penyelenggaraan dinner In The Sky untuk diterapkan di atraksi lain seperti di Gunungkidul, Yogyakarta. Saya yakin dengan inovasi seperti ini, Jakarta dan kota-kota lain akan mampu meningkatkan pariwisatanya, kebangkitan ekonominya dan ini merupakan bagian dari tatanan ekonomi baru yang unik, menarik, dan bisa menjadi daya tarik yang memiliki nilai jual tinggi,” ujar Sandiaga Uno.

Sandiaga Uno juga mengajak para calon-calon investor dan stakeholder terkait dapat hadir menikmati pemandangan di Lounge In The Sky Indonesia.

“Sehingga nanti ada standardisasi yang sama dan ini bisa kita hadirkan di destinasi lainnya yang melibatkan pengusaha dalam negeri juga,” tutur Sandiaga.

Dalam kegiatan ini Sandiaga Uno didampingi oleh Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggara Kegiatan (Events) Kemenparekraf/Baparekraf, Rizki Handayani; dan Direktur Wisata Pertemuan, Insentif, Konvensi, dan Pameran Kemenparekraf/Baparekraf, Masruroh. (***)

Continue Reading

Trending