Connect with us

Berita

Ciptakan Lapangan Kerja, Komisaris BSI Dorong Mahasiswa Islam se-Indonesia Terjun ke Sektor Wirausaha

Published

on

Foto : Istimewa

Jakarta, goindonesia.co – Pada Minggu, 13 Februari 2022, Himpunan Mahasiswa Persatuan Islam mengadakan peluncuran Muktamar X Himpunan Mahasiswa Persatuan Islam (HIMA PERSIS) bertempat di Hotel Horison, Bandung. Dalam perjuangannya, HIMA PERSIS memiliki nafas yang sama dengan perjuangan berbagai pihak bagi perkembangan ekonomi dan keuangan syariah di tanah air. Mengusung tema ”Ekonomi Bangkit, Umat Bersatu, Indonesia Maju”, acara ini diawali dengan sambutan dari Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil yang disampaikan melalui sebuah video. Dalam sambutannya, Ridwan Kamil menyampaikan, “PERSIS tidak dapat dipisahkan dari Jawa Barat karena lahir dan tumbuh di Bandung, dan menjadi bagian dari masyarakat setempat, maupun di seluruh Indonesia. Kami mengucapkan selamat melaksanakan Muktamar ke-10 bagi HIMA PERSIS. Semoga senantiasa bermanfaat bagi nusa dan bangsa.”

Sebagai tuan rumah, Ketua Umum PP HIMA PESIS, Iqbal M. Dzilal menyampaikan rasa syukur dan banganya atas kehadiran para tokoh bangsa dalam peluncuran Muktamar X HIMA PERSIS. “Atas nama keluarga besar HIMA PERSIS, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para tokoh bangsa yang telah berkenan hadir dan menjadi bagian dari launching Muktamar X HIMA PERSIS hari ini. Tentunya ini merupakan suatu kebanggaan tersendiri bagi kami. Kami berharap bahwa persebaran kader HIMA PERSIS yang semakin luas berbanding lurus dengan besarnya pengabdian terhadap bangsa dan negara,” ucap Iqbal.

Hadir sebagai narasumber pada diskusi kebangsaan sebagai bagian dari acara ini, Wakil Ketua DPR RI, Rachmad Gobel; Komisaris Independen BSI, M. Arief Rosyid Hasan; dan Ketua Bidang Ekonomi PP PERSIS, Latief Awaludin. Hadir pula dalam acara ini Ketua Umum HIMA PERSIS dari masa ke masa.

Dalam diskusi yang berlangsung, Wakil Ketua DPR RI, Rachmad Gobel mengatakan bahwa HIMA PERSIS merupakan cahaya kemurnian masa depan bangsa. “Sejalan dengan cita-cita Presiden Jokowi untuk menciptakan pemerataan kemajuan di Indonesia, saya yakin HIMA PERSIS memiliki peran yang besar dalam daya upaya mencapai cita-cita tersebut. Oleh sebab itu, menjadi penting untuk kita terus berkolaborasi dan bersinergi. Salah satunya, bersama-sama dengan HIMA PERSIS dan Mas Arief Rosyid di sini, kita garap gerakan Festival UMKM Milenial,” ucap Rachmad.

Sebagai tokoh yang lahir dari aktivisme dan memimpin berbagai pergerakan milenial di Indonesia, Komisaris Independen BSI, M. Arief Rosyid Hasan dengan antusias menyampaikan, “HIMA PERSIS harus menjadi lokomotif dalam menciptakan entrepreneur Muslim muda di Indonesia. Saat ini sedang berjalan sebuah program yaitu Talenta Wirausaha BSI. Teman-teman HIMA PERSIS harus memanfaatkan ini sebagai momentum bersama dalam meningkatkan jumlah pengusaha di Indonesia, khususnya pengusaha milenial Muslim.” Arief juga menegaskan bahwa aktivis harus hadir untuk mengentaskan pengangguran, bahkan menciptakan lapangan kerja; jangan terlena dengan kisah kejayaan masa lalu. “Saya berharap HIMA PERSIS bisa bersama-sama kami menjawab tantangan yang ada secara konkrit, untuk umat dan bangsa,” tukasnya.

Berbagai gerakan dan program untuk kemajuan ekonomi dan keuangan syariah sudah dan akan terus diupayakan. Namun demikian, upaya tersebut hanya bisa menjadi maksimal bila berbagai pemangku kepentingan bergandengan tangan. Kehadiran pada peluncuran Muktamar X HIMA PERSIS di Bandung kemarin menjadi salah satu komitmen nyata merangkul organisasi dari berbagai latar belakang untuk turut serta merapat ke barisan perjuangan ekonomi dan keuangan syariah untuk bangsa. (***)

Continue Reading
Advertisement Berita Vaksin Penting

Berita

Merugi Rp191,2 Triliun, Ini Jawaban Pertamina

Published

on

Foto : Gedung Pertamina (Istimewa)

Jakarta, goindonesia.co – Dalam rapat kerja dengan Banggar DPR RI, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menyebutkan dua Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yaitu PT Pertamina (Persero) dan PT PLN (Persero) mengalami kerugian akibat lonjakan harga batu bara dan minyak mentah. Untuk Pertamina, arus kas defisit estimasinya mencapai USD12,98 miliar (Rp191,2 triliun). Selain itu, defisit terjadi karena Pertamina tidak menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) ketika harga minyak mentah dunia mengalami lonjakan. Pasalnya, harga keekonomian saat ini jauh lebih tinggi dibandingkan harga yang ditetapkan di pasar. Hal tersebut membuat Pertamina menanggung selisih lebar antara kedua harga tersebut.

“Lonjakan harga minyak mentah dunia sepanjang 2022 ini dipastikan sangat berpengaruh pada keuangan Pertamina. Data dan proyeksi keuangan yang disampaikan Pemerintah (Menteri Keuangan) tentu tidak berbeda dengan kondisi yang hadapi Pertamina saat ini,” kata Direktur Keuangan PT Pertamina (Persero), Emma Sri Martini di Jakarta, Sabtu (21/5/22).

Menghadapi tekanan tersebut, lanjutnya, sebagai BUMN Pertamina tetap harus mengemban tugas menyediakan energi untuk masyarakat dengan harga BBM dan LPG di bawah nilai keekonomian. Pemerintah juga telah menetapkan skenario penambahan subsidi atau kompensasi atas selisi harga jual dan biaya produksi BBM dan LPG, untuk itu Pertamina akan terus berkoordinasi dengan Pemerintah agar berbagai upaya dalam mengatasi tekanan tersebut dapat dilalui dengan baik.

“Kita tentu berharap bahwa pada semester kedua nanti, mudah-mudahan terjadi perbaikan. Kalau saat ini kondisinya masih volatile,” jelasnya.

Dilain kesempatan, menyusul persetujuan Badan Anggaran (Banggar) DPR RI terhadap usulan pemerintah terkait penambahan subsidi energi pada APBN 2022 dalam Rapat Kerja dengan Menteri Keuangan pada Kamis (19/5), menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyambut baik dukungan DPR RI terhadap usulan pemerintah melalui Menteri Keuangan terkait penambahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

“Persetujuan DPR memastikan bahwa BBM, LPG dan listrik yang disubsidi tidak naik. Ini bukti negara hadir dan terus berupaya keras, karena tidak ingin membebani rakyat di tengah persoalan pangan dan energi global. Kami di Kementerian BUMN bersama Pertamina dan PLN akan fokus dalam menjaga ketersediaan energi dan memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat,” kata kata Menteri BUMN, Erick Thohir. (***)

Continue Reading

Berita

Polisi: Kapolsek Gambir Terinjak-injak Peserta Aksi Demo

Published

on

Polisi: Kapolsek Gambir Teinjak-injak Peserta Aksi Demo. Foto: Demonstrasi (ilustrasi) Foto: Yasin Habibi/Republika

Peserta demo disebut polisi menginjak-injak kapolsek Gambir.

Jakarta, goindonesia.co – Wakapolres Metro Jakarta Pusat AKBP Setyo Koes Heriyanto membenarkan ada anggotanya, Kapolsek Gambir, Kompol Rango Siregar menjadi korban kekerasan oleh peserta aksi unjuk rasa di depan patung kuda, Jalan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat (20/5/2022) kemarin. Ketika itu Kompol Rango tengah bertugas melakukan pengamanan aksi

“Penyampaian pendapat oleh rekan-rekan mahasiswa terpaksa kita amankan. Karena tadi terjadi pendorongan yang mengakibatkan beberapa anggota Polri terinjak-injak,” ujar Koes saat dikonfirmasi oleh awak media, Sabtu (21/5/2022).

Menurut Koes, peserta aksi dalam hal ini mahasiswa yang membuat kerusuhan juga berhasil diamankan polisi. Mereka yang diamankan, kemudian dilakukan pendataan dan pemeriksaan. Ia menyayangkan dalam insiden ini banyak anggota polisi yang terluka akibat serangan massa. 

“Kapolsek Gambir terinjak-injak dan satu anggota Polda dan masih ada yang lain (terluka),” ungkap Koes.  (***)

Continue Reading

Berita

SEA Games: All Indonesia Final, Ganda Putra Pastikan Raih Emas

Published

on

Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin (Foto : Istimewa)

Jakarta, goindonesia.co : Satu medali emas sudah digenggam tim bulutangkis Indonesia di nomor perorangan ajang SEA Games Vietnam 2021. Ialah ganda putra yang sukses menciptakan All Indonesian Final.

Pelatih ganda putra Aryono Miranat mensyukuri hasil yang menggembirakan ini.

“Puji Tuhan ganda putra bisa masuk target. Menyumbang medali emas dan all Indonesian final. Sudah sesuai prediksi karena unggulan pertama dan kedua tapi tidak mudah, hari ini saya tegang juga tapi sekali lagi Puji Tuhan anak-anak bisa mengatasinya,” kata Aryono kepada Tim Humas dan Media PP PBSI.

“Pesan yang terus saya ingatkan tadi adalah jangan mau kalah, jangan menyerah, selama bola belum jatuh ke lantai terus kejar. Dan semangatnya harus terus naik, jangan turun dan kendur,” ungkapnya.

Dominasi ganda putra dimulai dengan kemenangan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin atas ganda tuan rumah, Tuan Duc Do/Hong Nam Pham dengan skor 22-20, 21-16.

Berlaga pada babak semi final hari Sabtu (21/5/2022) di Bac Giang Gymnasium, Leo/Daniel sempat kesulitan di gim pertama. Mereka mengaku menerapkan pola yang keliru dan terlalu terburu-buru.

“Tidak ada tegang tapi tadi di gim pertama kita salah pola dan mainnya terlalu terburu-buru,” ucap Daniel selepas laga.

“Hari ini juga bolanya agak beda, agak lebih kencang. Jadi kita harus adaptasi lagi kontrolnya,” tambah Leo.

Leo/Daniel akhirnya bisa keluar dari tekanan di poin kritis gim pertama. Di gim kedua mereka sudah bisa nyaman.

Mengomentari permainan lawan dan juga teror pendukung tuan rumah, Leo/Daniel mengaku senang.

“Di poin kritis tadi coba manfaatkan dari servisnya. Kita berdua kan punya keunggulan di servis jadi kita ambil dari situ dan bola satu-duanya,” tutur Leo.

“Lawan tadi defense-nya lumayan bagus, serangannya juga ok. Kita tidak masalah sih, malah senang karena bulutangkis banyak penontonnya. Bagus kan buat promosi,” ujar Daniel.

“Mudah-mudahan besok bisa meraih emas,” harap Daniel yang diamini Leo.

Tak lama usai kemenangan Leo/Daniel, Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan juga menyusul ke partai puncak.

Pramudya/Yeremia menang rubber game 15-21, 21-17, 21-19 atas Hee Yong Kai Terry/Loh Kean Hean dari Singapura.

“Tadi di gim pertama kami mainnya rada tidak enak, seperti tidak keluar, tidak tahu kenapa. Sementara lawan terus menekan,” ungkap Pramudya.

“Di gim kedua sudah tertinggal lumayan jauh tapi kita cari cara terus untuk menemukan permainan yang pas, alhamdulillah berhasil. Di gim ketiga walau belum terlalu enak tapi kita paksa terus,” lanjutnya.

Ada tekanan dan beban sepanjang pertandingan yang dirasakan Juara Asia 2022 ini.

“Ini pertama kali ikut SEA Games dan tanding di semifinal, ada tekanan dan tegang yang lumayan. Jadi mainnya ragu-ragu dan banyak mati sendiri,” jelas Yeremia.

Menciptakan all Indonesian final, Pramudya/Yeremia senang dan bersyukur.

“Senang bisa menciptakan all Indonesian final tapi besok kita bakal bersaing lebih ketat. Lawan teman sendiri dan sudah sama-sama tahu pola permainan masing-masing, mungkin besok akan sama kuat,” tutup Pramudya. (***)

Continue Reading

Trending