Connect with us

Berita

Terangi 18.377 Keluarga, PLN Salurkan Bantuan Penyambungan Listrik Rp18,6 Miliar

Published

on

Foto : Istimewa

Jakarta, goindonesia.co – Pemerintah melalui PT PLN (Persero) telah memberikan bantuan biaya penyambungan listrik kepada 18.377 keluarga kurang mampu sesuai Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) di seluruh Indonesia sepanjang 2021. Listrik yang diberikan PLN pada bantuan ini berdaya 450 Volt Ampere (VA). Penyaluran biaya penyambungan listrik tersebut merupakan bagian dari program Tangggung Jawab Sosial & Lingkungan (TJSL) PLN pada 2021, dengan total anggaran mencapai Rp 18,6 miliar.

“Program TJSL bertujuan untuk membantu masyarakat, di antaranya berupa pembinaan usaha dan memberikan bantuan biaya penyambungan listrik,” kata Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo di Jakarta, Jumat (3/6/22).

Menurut dia, biasanya dalam menyediakan listrik PLN hanya berkewajiban membangun jaringan untuk memasok listrik ke rumah pelanggan. Sementara untuk pembuatan instalasi di dalam rumah dan biaya penyambungan listrik biasanya menjadi tanggung jawab pelanggan. Namun, dengan adanya bantuan ini seluruh kewajiban masyarakat ditanggung PLN, hal tersebut memperlihatkan pemerintah selalu hadir bagi masyarakat tidak mampu.

“Tidak hanya menyambungkan listrik, bantuan tersebut  meliputi pemasangan instalasi dan Standar Layak Operasi (SLO),” ujarnya.

Bantuan penyambungan listrik gratis ini merupakan bentuk pemenuhan kewajiban PLN dalam pemerataan kelistrikan di seluruh Indonesia, selain itu juga sebagai wujud hadirnya negara melalui akses energi. “Kami terus meningkatkan rasio elektrifikasi, bantuan-bantuan melalui TJSL PLN seperti bantuan penyambungan listrik sangat dibutuhkan masyarakat. Tapi lebih dari itu PLN berkomitmen bahwa kita akan melayani listrik ke seluruh Indonesia,” tuturnya.

Melalui bantuan penyambungan listrik gratis diharapkan dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat tidak mampu, sebab dengan hadirnya listrik masyarakat bisa lebih produktif. Selain itu, karena penerangannya sudah tidak terbatas membuat anak-anak juga bisa lebih leluasa belajar saat malam hari, sehingga hadirnya listrik bisa menciptakan generasi penerus yang berprestasi. 

“Satu penyebab kemiskinan dan ketimpangan adalah tidak adanya akses terhadap infrastruktur dasar, salah satunya listrik. Melalui program TJSL PLN, pemerintah hadir mengatasi kemiskinan di Indonesia,” imbuhnya. (***)

Continue Reading
Advertisement Berita Vaksin Penting

Berita

Tinjau Latihan Puncak Ancab YTP 611/Awl, Kasad Ungkap Rasa Bangga

Published

on

Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Dr. Dudung Abdurachman (Dok. : Dispenad)

Amborawang, goindonesia.co – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Dr. Dudung Abdurachman mengungkapkan rasa bangganya saat memberikan pengarahan usai meninjau langsung latihan puncak Antar Kecabangan Batalyon Tim Pertempuran (YTP) Yonif 611/Awl di Puslatpur Amborawang, Kalimantan Timur. Senin, (5/12/2022).

“Dari dinamika dan mekanisme latihan, kalian telah melaksanakan latihan dengan sangat bagus. Satu menjadi kebanggaan saya, moril kalian sangat tinggi sekali. Manuver kalian lakukan dengan semangat, sehingga sasaran dalam waktu relatif singkat dapat kalian kuasai,” ucap Kasad.

Kasad mengatakan Latihan Ancab Pertempuran (YTP) Yonif 611/Awl yang diikuti 1.552 prajurit serta melibatkan alutsista satuan kecabangan TNI AD seperti 2 Hely Bell 412, 8 Tank Kanon AMX dan 5 APC, 6 pucuk Meriam 105, 6 pucuk Senjata 23mm Zur/Crom, dan 2 satuan tembak Rudal Poprat ini, merupakan latihan puncak dari realisasi Program Latihan Standarisasi (Proglatsi) yang telah dilaksanakan Yonif 611/Awl.

“Latihan ini adalah latihan tahunan, yang tidak serta merta setiap Batalyon akan melaksanakannya karena keterbatasan anggaran. Oleh karenanya kalian bersyukur dapat melaksanakan latihan seperti ini, sehingga kalian tahu bagaimana mekanisme bila terjadi perang konvensional secara terbuka,” ujarnya.

Kasad juga menyampaikan perlunya evaluasi-evaluasi terhadap mekanisme latihan yang telah dilaksanakan sebagai ukuran pencapaian sasaran dari Proglatsi yang selama ini dilaksanakan meliputi komando dan pengendalian operasi, kerjasama antar kecabangan serta prosedur mekanisme koordinasi dan pengendalian bantuan tembakan.

“Hasil latihan ini hendaknya dapat dipertahankan, sehingga TNI AD siap dalam menghadapi kemungkinan ancaman yang terjadi di masa depan,” tutup Kasad.

Dalam peninjauannya, selain melaksanakan makan siang bersama prajurit yang terlibat latihan, Kasad juga memberikan bantuan sosial kepada masyarakat disekitar Puslatpur Amborawang.

(Dispenad)

Continue Reading

Berita

Presiden Tinjau Dampak Gempa di Ponpes Darul Falah Cianjur

Published

on

Presiden Joko Widodo meninjau Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Falah, Desa Jambudipa, Kecamatan Warungkondang, Kabupaten Cianjur, dalam kunjungan kerjanya ke Provinsi Jawa Barat, pada Senin, 5 Desember 2022. Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev

Tiba sekitar pukul 09.55 WIB, Presiden didampingi Ketua Yayasan Ponpes Darul Falah K.H. M. Choirul Anam langsung meninjau sejumlah ruangan yang terdampak gempa, mulai dari masjid, asrama santri, dapur, hingga rumah kiai.

Cianjur, goindonesia.co – Presiden Joko Widodo meninjau Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Falah, Desa Jambudipa, Kecamatan Warungkondang, Kabupaten Cianjur, dalam kunjungan kerjanya ke Provinsi Jawa Barat, pada Senin, 5 Desember 2022. Pondok pesantren tersebut merupakan salah satu lembaga pendidikan di Kabupaten Cianjur yang terkena dampak gempa beberapa waktu yang lalu.

Tiba sekitar pukul 09.55 WIB, Presiden didampingi Ketua Yayasan Ponpes Darul Falah K.H. M. Choirul Anam langsung meninjau sejumlah ruangan yang terdampak gempa, mulai dari masjid, asrama santri, dapur, hingga rumah kiai. Selain itu, Presiden juga menyapa dan membagikan bantuan kepada para santri serta pengungsi yang ada di sekitar pondok pesantren.

Ketua Yayasan Ponpes Darul Falah K.H. M. Choirul Anam dalam keterangan terpisah berharap sejumlah kerusakan pada bangunan ponpes akibat gempa beberapa waktu lalu dapat segera diperbaiki. Salah satunya adalah Masjid Jami’ Uswatun Hasanah, yang merupakan masjid pertama di Desa Jambudipa dan satu-satunya masjid yang digunakan warga sekitar untuk melaksanakan salat Jumat.

“Di samping perbaikan rumah kiai juga masjid karena ini satu-satunya masjid jami yang dipergunakan untuk salat jumat di dua RW ini,” ujar K.H. M. Choirul Anam.

Kiai Choirul Anam pun berharap kunjungan Presiden Jokowi ke ponpes tersebut dapat memberikan manfaat nyata dan keberkahan bagi pondok pesantren dan masyarakat yang ada di lingkungan Ponpes Darul Falah. Selain itu, Kyai Choirul Anam juga meminta adanya trauma healing bagi para pengungsi, baik anak-anak maupun orang dewasa.

“Mudah-mudahan recovery pasca gempa ini cepat selesai dan yang tidak kalah pentingnya adalah trauma healing, bukan hanya untuk anak-anak saja tetapi untuk orang-orang dewasa juga penting karena gempa susulan masih terus terjadi dan masyarakat sangat takut berada di rumah bahkan kami pun di masjid juga tidak berani terlalu lama. Mudah-mudahan ini cepat selesai,” ungkapnya.

Turut mendampingi Presiden dalam peninjauan ini adalah Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Kepala BNPB Suharyanto, Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum, dan Bupati Cianjur Herman Suherman. (***)

(BPMI Setpres)

Continue Reading

Berita

Ulama 212 Apresiasi KSAD Dudung Fokus Bangun Kecintaan Rakyat terhadap TNI

Published

on

Dokumentasi : Istimewa

Jakarta, goindonesia.co – Ulama karismatik 212 dari Bogor, yang juga seorang pimpinan Yayasan Ad-Dzikra, Abah Roudh Bahar mendukung upaya Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman yang tengah fokus membangun kecintaan rakyat terhadap TNI.

“Alhamdulillah, kami menyambut positif,” ujar Abah Roudh saat dihubungi, Sabtu (3/12/2022).

Menurut Abah Roudh, kedatangan Jenderal Dudung lokasi bencana di sejumlah daerah, termasuk menemui korban bencana gempabumi di Cianjur, akan membuat masyarakat, khususnya umat islam mencintai KSAD Dudung dan instansi TNI. Sebab Dudung dianggap tidak hanya memiliki kepedulian terhadap kesejahteraan prajurit, tapi juga kepada masyarakat. Misalnya, Dudung mememerintahkan Babinsa mendengar kesulitan yang di hadapi masyarakat.

“Nah ketika pak Dudung turun (ke lokasi bencana), apalagi pak Dudung lebih banyak memberikan kontribusi bantuan kepada masyarakat itu akan lebih baik, terutama Cianjur itu kota santri, kabupaten yang mayoritas umat Islam. Jadi abah memandang positif atas turunnya pak Dudung itu,” katanya.

Abah Roudh kemudian meminta kedekatan KSAD Dudung kepada rakyat didukung semua elemen masyarakat. Sebab, apa yang dilakukan Dudung tersebut adalah positif untuk kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Yang namanya berniat untuk melakukan kebaikan kepada masyarakat, itu dipastikan akan ada timbal balik, ini membuat umat islam akan bangkit kecintaannya kepada pak Dudung dan instansinya,” paprnya.

Abah Roudh juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada KSAD Dudung yang telah malaksanakan liga santri. Dia berharap KSAD Dudung terus membuat program yang sifatnya bisa membangun sinergisitas dengan santri dan pesantren.

“Ini harus teruskan pada kegiatan-kegiatan yang lainnya,” ucap Abah Roudh.

Kegiatan lain yang berkaitan dengan santri yang dimaksud Abah Roudh adalah KSAD terus membangun silaturahmi dengan ulama. Misalnya datang ke sejumlah pesantren yang tersebar di seluruh Indonesia.

“Ketika masuk Pesantren nanti di sana akan terjadi suatu dialog, cari pesantren-pesantren yang besar. Ini semuanya akan menjadi baik,” pungkasnya. (***)

Continue Reading

Trending