Connect with us

Berita Kota

Kendaraan Aman, Mudik Nyaman

Published

on

Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta, menggelar uji kelayakan bus di komplek terminal tipe A Giwangan Kota Yogyakarta (Dokumentasi : Pemerintah Kota Yogyakarta@perhubungan.jogjakota.go.id)

Kota Yogyakarta, goindonesia.co – Menjelang masa mudik lebaran Idulfitri 2023, Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta, menggelar uji kelayakan bus di komplek terminal tipe A Giwangan Kota Yogyakarta untuk mengetahui kendaraan yang kayak dan tidak layak beroperasi.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta Agus Arif Nugroho, S.STP, M.Si menyampaikan informasi bahwa ramp chek di laksanakan mulai Selasa tanggal 4 Maret 2023, pengecekan di lakukan terhadap armada bus antarkota/antar provinsi (AKAP).

Semua yang masuk ke Terminal Giwangan di periksa, pengecekan meliputi kesiapan driver, kelengkapan surat menyurat administrasi kendaraan, lampu, wiper, ban dan peralatan keselamatan lainnya sekaligus memberikan sosialisasi dan edukasi tentang keselamatan berkendara baik ke driver ataupun pengguna kendaraan dalam hal ini penumpang.

“Kegiatan ini telah menjadi rutinitas tiap tahunnya, meski sebenarnya hal ini lakukan setiap hari oleh jajaran kami di bidang pengujian kendaraan, tujuan kami memberikan rasa nyaman, keselamatan bagi masyarakat dalam memilih menggunakan layanan jasa moda transportasi darat tersebut”, ucapnya

Hary Purwanto, S.IP yang menjabat sebagai Kepala Bidang Angkutan dan Keselamatan Lalu Lintas menambahkan kemungkinan tahun ini jumlah armada dan penumpang yang singgah di terminal Giwangan akan mengalami pelonjakan kurang lebihnya hingga 40% atau sekitar 1300an armada bus, mengingat pemberlakuan  pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) sudah resmi di tiadakan, dan mudik lebaran 2023 tahun ini menjadi momentum yang sangat di nantikan banyak orang untuk mudik ke wilayah Yogyakarta dan sekitarnya. (***)

*Pemerintah Kota Yogyakarta, @perhubungan.jogjakota.go.id

Continue Reading
Advertisement Berita Vaksin Penting

Kabupaten

Bupati Giri Prasta Apresiasi Seniman Drama Gong Lawas

Published

on

Jaga eksistensi Seni Pertunjukan Tradisional dan Seni Drama Gong (Foto : @setda.badungkab.go.id)

Kabupaten Badung, goindonesia.co – Komitmen Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta di dalam melestarikan seni budaya tradisional sebagai identitas budaya Bali menjadi salah satu program prioritas Pemerintah Kabupaten Badung didalam memperkuat serta memperkokoh warisan  seni, adat dan Budaya Bali. Hal tersebut terlihat saat menerima audiensi Seniman Drama Gong Lawas di Rumah Jabatan Bupati Badung, Kamis (11/04/2024).

“Saya berterima kasih kepada tokoh dan seniman se-Bali karena telah hadir bersama disini, pagelaran drama gong dulu pernah menjadi tontonan favorit saya sewaktu kecil,” kenang Bupati Giri Prasta.

Lebih lanjut Bupati Giri Prasta menyampaikan bahwa disamping sebagai tontonan yang menghibur penggemarnya, drama gong juga sebagai tuntunan, dimana dalam setiap pertunjukannya, drama gong selalu ada pesan-pesan moral, baik yang menyangkut tattwa maupun susila.

“Tokoh seni menjadi jembatan emas untuk generasi penerus saat ini yaitu generasi z, bukan saja sebagai pelengkap prosesi upacara tetapi disini juga memberikan informasi Bali juga filsafat melalui pertunjukan yang menghibur dan membahagiakan masyarakat semua,” jelasnya.

Dirinya berharap dengan terbentuknya Pasemetonan/Paguyuban Seniman Drama Gong Lawas ini, kedepan ada hingga tingkat kecamatan yang merupakan bagian dari upaya merawat seni budaya masyarakat Bali agar tidak tergerus oleh arus perkembangan global.

“Seni dan Budaya kita harus kita jaga dan lestarikan bersama-sama karena ini merupakan ekosistem pariwisata, sehingga kedepan bisa bangkit menjadi budaya nasional dan global, Bali boleh maju dengan kemajuan Bali tetapi jangan sampai menggerus akar seni, adat dan budaya kita,” pesannya.

Sementara itu Ketua Paguyuban Peduli Seni Drama Gong Lawas  Anak Agung Gede Oka Aryana menyampaikan bahwa audiensi ini dilaksanakan dalam rangka mohon bantuan untuk persiapan pentas tampil di acara PKB akan datang.

“Saya beserta seniman drama gong lawas menyampaikan terima kasih dan setinggi-tingginya kepada Bapak Bupati Badung karena telah menerima kami serta memberikan apresiasi dan bantuannya. Karena kedepan ini kami rencana akan tampil di event PKB tetapi terkendala dengan pendanaan, dengan bantuan yang diberikan menambah semangat kami untuk tampil dan eksis menjaga, melestarikan seni adat dan budaya tradisional Bali,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut sebagai bentuk apresiasi dan motivasi, Bupati Giri Prasta memberikan sumbangan dana pribadi sebesar Rp.50 Juta sebagai bentuk dukungan untuk seniman tetap eksis dan berkarya.

Paguyuban Seniman Drama Gong Lawas yang terbentuk dengan anggota saat ini kurang lebih berjumlah 120 orang tersebut diKetuai Anak Agung Gede Oka Aryana, hadir pula pelawak senior Bali seperti Petruk, Lodra, Moyo serta seniman drama gong legendaris lainnya. (***)

*(Prokompim/Badung)

Continue Reading

Kabupaten

Minyak Cukli : Keajaiban Herbal dari Kedalaman Laut Buleleng, Ampuh Obati Penyakit Medis maupun Non-Medis

Published

on

Minyak Cukli, sebuah ramuan herbal yang dipercaya memiliki sejumlah manfaat mengagumkan bagi kesehatan. (Foto : @bulelengkab.go.id)

Buleleng, goindonesia.co – Tren penggunaan obat-obatan herbal semakin banyak digunakan dari masyarakat dewasa ini. Pasalnya, obat herbal tersebut dikenal dengan minimnya efek samping yang sering ditemukan pada obat-obatan kimia, serta keamanan penggunaannya yang terbukti bagi semua kalangan usia. 

Dalam ranah pengobatan alami, salah satu produk yang tengah menjadi perbincangan adalah minyak Cukli, sebuah ramuan herbal yang dipercaya memiliki sejumlah manfaat mengagumkan bagi kesehatan.

Adalah Jro Mangku Gde Sukita yang menjadi penekun usada bali dari produk minyak sejak tahun 2015 yang di gadang-gadang juga dipercaya untuk menyembuhkan penyakit yang berasal dari cetik (racun buatan manusia). 

Sukita yang ditemui beberapa hari lalu dikediamannya di Banjar Dinas Dawan, Desa Kalianget, Kecamatan Seririt, Buleleng mengatakan minyak Cukli tak hanya sekadar sebuah produk, tetapi sebuah warisan turun temurun dengan melibatkan bahan utama yang sangat spesial, yaitu Cukli Brumbun, sejenis biota laut yang hidup di kedalaman laut mencapai 703 meter di bawah permukaan.

Keunikan Cukli Brumbun tak hanya terletak pada keberadaannya yang sulit ditemukan dan usianya yang telah mencapai ratusan juta tahun, tetapi juga pada kemampuannya dalam pengobatan tradisional. Dari sakit dalam tubuh hingga masalah kulit, Cukli Brumbun diyakini memiliki khasiat yang luar biasa dalam menyembuhkan berbagai penyakit.

“Minyak Cukli ini telah terbukti efektif dalam mengatasi berbagai macam penyakit, mulai dari yang umum seperti sakit kuning, kencing manis, hingga penyakit yang lebih serius seperti kanker atau stroke. Sudah banyak testimoninya dari berbagai daerah di Bali.”terangnya.

Selain digunakan untuk penyakit dalam tubuh, minyak Cukli juga menjadi pilihan untuk masalah kesehatan luar tubuh, seperti koreng, gatal-gatal, atau bahkan sakit tulang. Proses pembuatannya pun tak sembarangan, melibatkan campuran dengan minyak klentik yang berasal dari sebelas jenis buah kelapa yang dipetik secara khusus dengan mempertimbangkan duwase (hari baik dalam hindu) yaitu Patra Limutan.

“Dengan proses pengolahan yang melibatkan ritual khusus, seperti menentukan hari baik dan tahap nguripin atau pasupati, minyak Cukli tidak hanya dipandang sebagai obat semata, tetapi juga sebagai sarana spiritual dalam penyembuhan.”jelasnya.

Melalui semua keunikan dan keampuhannya, minyak Cukli dari Buleleng bukan hanya sekadar sebuah produk kesehatan, tetapi juga sebuah warisan budaya yang patut dilestarikan. 

Dengan terus mempertahankan tradisi pembuatannya yang turun temurun, minyak Cukli tidak hanya menjadi pilihan bagi mereka yang mengutamakan pengobatan alami, tetapi juga menjadi bagian dari identitas budaya yang kaya akan kearifan lokal. (***)

*Pemerintah Kabupaten Buleleng

Continue Reading

Berita Kota

Dishub Denpasar Antisipasi Arus Balik Lebaran Pastikan Kelancaran Pintu Masuk, Hingga Pelabuhan Laut Pengumpan Lokal

Published

on

Pemerintah Kota Denpasar, melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Denpasar telah melakukan berbagai upaya untuk mengantisipasi arus balik serangkaian Hari Raya Idul Fitri, 1445 Hijriah Tahun 2024 (Foto : @www.denpasarkota.go.id)

Denpasar,  goindonesia.co – Pemerintah Kota Denpasar, melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Denpasar telah melakukan berbagai upaya untuk mengantisipasi arus balik serangkaian Hari Raya Idul Fitri, 1445 Hijriah Tahun 2024. Upaya yang dilakukan dengan memperhatikan aspek keamanan,  kenyamanan, kelancaran serta keselamatan selama arus balik Lebaran.

“Dishub Denpasar telah melakukan koordinasi dan terkoneksi dengan jajaran Perhubungan pusat di Terminal Mengwi dan Gilimanuk, di samping itu mengantisipasi pintu masuk di Pos Pantau Uma Anyar, dan Pos Pantau Terminal Ubung untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas dan keamanan selama periode arus balik agar dapat berlangsung kondusif,” ujar Kadishub Denpasar, I Ketut Sriawan saat dikonfirmasi pada Jumat, (12/4) di Denpasar. 

Lebih lanjut Sriawan menjelaskan, melalui posko terpadu Pemerintah Kota Denpasar bersama tim terpadu berupaya mengambil langkah-langkah untuk mengantisipasi arus balik Lebaran. Sesuai realisasi data angkutan Lebaran Tahun 2024 jumlah angkutan/kendaraan dan penumpang berangkat di Terminal Ubung Denpasar pada H-7 Lebaran, 3 April 2024 mencapai 98 kendaraan. Sementara jumlah keberangkatan penumpang mencapai 821 penumpang. Jumlah keberangkatan kendaraan pada tahun ini mengalami penurunan sekitar 59 persen dibandingkan Tahun 2023, yang mencapai 237 kendaraan. Sementara, jumlah penumpang pada H-7 Lebaran tahun ini mencapai 821 penumpang, di mana mengalami peningkatan sekitar 23 persen dibandingkan pada Tahun 2023, yakni  665 penumpang. 

“Di samping pemantauan pada dua posko terpadu, juga melakukan pemantauan dan mengantisipasi kedatangan serta keberangkatan wisatawan di Pelabuhan Laut Pengumpan Lokal Sanur, dan Serangan, serta telah melakukan koordinasi bersama Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Denpasar dalam mengantisipasi arus balik serta melakukan pemeriksaan administrasi kependudukan para penumpang di Pelabuhan Benoa, ” ujarnya. 

Disampaikan pula, pada Pos Pantau Terminal Ubung juga telah disiapkan pos layanan kesehatan. Bagi pengendara roda empat dan roda dua yang melaksanakan arus balik melintasi Kota Denpasar dapat memanfatkan layanan posko untuk beristirahat maupun cek kesehatan. Di samping itu pihaknya juga mengimbau kepada operator angkutan menuju Terminal Ubung untuk tidak menurunkan penumpang di badan jalan, namun dapat menurunkan penumpang di dalam terminal.

 “Para operator kendaraan menuju Terminal Ubung diimbau untuk tidak menurunkan penumpang di badan jalan yang nantinya dapat menggangu lalu lintas dan berisiko pada tingkat keselamatan,” ujarnya.  (***)

*(Humasdps, Pemerintah Kota Denpasar)

Continue Reading

Trending