Connect with us

Pariwisata

5 Destinasi Super Prioritas Indonesia yang Wajib Dikunjungi Minimal Sekali Seumur Hidup

Published

on

Pemandangan Danau Toba(Wonderfulimage.id) Danau Toba(Wonderfulimage.id)

Jakarta, goindonesia.co  – Sebagai negara kepulauan, Indonesia dianugerahi dengan panorama alam yang indah. Berkat itu, Indonesia menjadi salah satu negara tujuan wisata favorit bagi turis lokal maupun asing.

Dari sekian banyak destinasi wisata yang ada #DiIndonesiaAja pemerintah tengah memfokuskan pengembangan dan promosi pariwisata di lima destinasi, yakni Danau Toba (Sumatera Utara), Borobudur (Jawa Tengah), Mandalika (Nusa Tenggara Barat), Labuan Bajo (Nusa Tenggara Timur), dan Likupang (Sulawesi Utara).

Melansir laman Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), Kamis (29/4/2021), Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mengatakan, kelima destinasi yang dinyatakan sebagai Destinasi Super Prioritas Indonesia itu dipilih karena memiliki pesona dan keunikan tersendiri jika dibandingkan dengan tempat wisata lainnya.

Selain itu, lanjutnya, pemilihan 5 Destinasi Super Prioritas juga merupakan instruksi langsung dari Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo. Sandi berharap, pengembangan kelima destinasi tersebut tak hanya menjadikannya sebagai daya tarik wisatawan, tetapi juga dapat meningkatkan ekosistem ekonomi kreatif (ekraf) yang melibatkan warga setempat. Pasalnya, seiring dengan bertambahnya jumlah turis dan durasi wisata, potensi produk ekraf seperti kerajinan tangan dan kuliner untuk dibeli ikut meningkat.

“Jika (5 Destinasi Super Prioritas) dikemas dengan baik, para pelaku ekonomi kreatif pasti akan mendapatkan imbas yang baik,” tutur Sandi. Lalu, apa saja pesona 5 Destinasi Super Prioritas tersebut dan keseruan apa yang dimilikinya? Simak ulasan berikut.

Danau Toba, Sumatera Utara

Destinasi pertama adalah Danau Toba yang terletak di Sumatera Utara. Danau vulkanik ini memiliki luas 1.130 kilometer persegi. Dengan area seluas itu, Danau Toba pun didapuk sebagai danau vulkanik terbesar di dunia.

Saking luasnya, Danau Toba termasuk dalam wilayah 7 kabupaten, yakni Simalungun, Toba Samosir, Tapanuli Utara, Humbang Hasundutan, Dairi, Karo, dan Samosir.

Destinasi super prioritas tersebut menawarkan pemandangan alam yang indah lantaran letaknya yang berada di antara dua bukit, yakni Holbung dan Huta Ginjang.

Danau Toba (Wonderfulimage.id)

Anda dapat menikmati keindahan panorama alam secara sempurna di dua bukit ini.

Beragam aktivitas seru dapat dilakukan di danau tersebut. Sebut saja, bersepeda, joging, canoeing, kayaking, trekking, dan hiking.

Tak hanya itu, di dekat danau tersebut juga terdapat Desa Wisata Tuktuk Siadong. Di desa tersebut, wisatawan dapat mencicipi kuliner khas suku Batak, seperti mi gomak, saksang, babi panggang, arsik ikan mas, dan ayam padar.

Selain itu, Anda juga bisa berburu kain khas suku Batak, yakni ulos sebagai suvenir. Lantaran saat ini masih dalam situasi pandemi dan belum bisa ke sana, kamu bisa #BeliKreatifLokal kerajinan khas Batak melalui platform milik Kemenparekraf .

Borobudur, Jawa Tengah

Borobudur merupakan candi Buddha terbesar di dunia yang dibangun mulai 770 hingga 842 masehi. Candi ini memiliki sekitar 2.672 panel relief sepanjang empat kilometer.

Tak heran, Borobudur mendapatkan gelar sebagai candi dengan relief terpanjang di dunia.

Selain relief, Borobudur dilengkapi dengan 502 arca dan 72 stupa.

Berwisata di Candi Borobudur. (Foto diambil sebelum pandemi Covid-19).(Wonderfulimage.id)

Candi seluas 123 x 123 meter persegi ini memiliki tiga tingkatan yang melambangkan kosmologis Buddha Mahayana.

Pertama, Kamadhatu. Tingkatan yang berada pada bagian paling bawah candi ini melambangkan kehidupan manusia yang penuh keburukan. Sebagian besar bagian Kamadhatu masih tertutup tumpukan batu.

Kedua, Rupadhatu. Bagian tengah candi ini melambangkan manusia yang sudah terbebas dari hawa nafsu. Secara struktur, bagian ini terdiri dari empat undak teras berbentuk persegi. Pada bagian dinding dilengkapi dengan hiasan relief.

Ketiga, Arupadhatu. menggambarkan kehidupan spiritual tertinggi yang mengagungkan perdamaian dan keselamatan jiwa. Pada bagian ini tidak ada relief sama sekali.

Bagian tertinggi Candi Borobudur itu terdiri atas tiga pelataran berbentuk bundar dengan stupa besar sebagai puncak tertinggi.

Berkat kemegahannya, candi yang berlokasi di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, ini dinobatkan UNESCO sebagai warisan budaya dunia pada 1991. Selain megahnya bangunan, Candi Borobudur juga menawarkan destinasi wisata seru karena letaknya yang dekat dengan Bukit Menoreh, Gunung Sumbing, Gunung Merbabu, Gunung Sindoro, dan Gunung Merapi.

Beberapa destinasi di kawasan Candi Borobudur yang dapat dikunjungi antara lain Punthuk Setumbu, Candi Mendut, Candi Pawon, Bukit Rema, dan Svargabumi.

Saat berkunjung ke sini usai kondisi pandemi membaik, jangan lupa juga untuk mencicipi kuliner khas setempat, seperti ndas beong, es pleret, dan sego godog. Ragam ekraf dari Borobudur dan wilayah Jawa Tengah lain bisa temukan pula di platform #BeliKreatifLokal Kemenparekraf

Mandalika, Nusa Tenggara Barat

Mandalika merupakan salah satu wilayah di Kabupaten Lombok Tengah yang memiliki pemandangan pantai eksotis.

Hal tersebut dapat dilihat dari keindahan salah satu pantai di daerah tersebut, yakni Kuta Mandalika. Pantai tersebut terlihat eksotis berkat air lautnya yang jernih, pasir dengan tekstur yang meyerupai merica, hingga keberadaan batu karang yang menawan.

Keindahan tersebut semakin lengkap berkat adanya bukit hijau yang membentengi pantai Kuta Mandalika. Pemandangan serupa seakan menjadi ciri khas bagi setiap pantai yang ada di kawasan tersebut, mulai dari Pantai Seger, Serenting, Putri Nyale, Tanjung Aan, hingga Gerupuk.

Mandalika(Wonderfulimage.id)

Guna membangun potensi Mandalika, pemerintah melengkapi kawasan ekonomi khusus tersebut dengan sirkuit.

Pada akhir tahun ini, tepatnya November 2021, Sirkuit Internasional Mandalika menjadi tuan rumah World Superbike dan MotoGP pada 2022.

Sirkuit Internasional Mandalika sendiri punya konsep berbeda dibandingkan sirkuit balap motor lainnya. Berada di kawasan pinggir pantai, sirkuit ini menggunakan konsep jalan raya, tanpa menghilangkan standar keamanan.

Jika tidak sedang digunakan untuk balapan, jalanan di Sirkuit Internasional Mandalika menjadi jalanan umum. Nah, Sirkuit Mandalika merupakan satu-satunya yang menggunakan konsep tersebut. Selain itu, wisatawan juga dapat menjelajahi kebudayaan lokal dari suku Sasak dan mencicipi berbagai macam kuliner khas mereka, seperti sate bulayak, sate rembiga, jaje tujak, hingga bebalung.

Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur

Labuan Bajo merupakan salah satu destinasi yang tepat bagi pecinta pantai dan petualangan alam yang menantang.

Wisatawan dapat menikmati keindahan pantai di wilayah ini dengan menelusuri Pulau Padar.

Anda juga dapat menikmati keindahan bawah laut yang terdapat di Pulau Kelor atau dikenal dengan nama Pink Beach dan melakukan aktivitas menyenangkan seperti snorkeling atau diving.

Pulau Padar di Labuan bajo(Wonderfulimage.id)

Puas dengan keindahan alam, wisatawan dapat menyusuri atau trekking di Pulau Komodo dan Rinca. Di dua pulau ini, kamu bisa menyaksikan komodo langsung di habitatnya.

Saat berada di sana usai pandemi nanti, jangan lupa untuk berburu oleh-oleh khas Labuan bajo, mulai dari kopi manggarai, rebok, hingga kain songke khas Tanah Manggarai yang didesain dengan menggunakan nilai adat penduduk setempat.

Likupang, Sulawesi Utara

Destinasi super prioritas selanjutnya adalah Likupang. Kawasan ini berada di Kabupaten Minahasa Utara. Daerah itu dianugerahi garis pantai bersih dengan pasir putih dan air laut yang sangat jernih. Beberapa obyek wisata yang dapat dikunjungi antara lain Pantai Paal, Pulau Gangga, serta Bukit dan Pantai Pulisan.

Likupang(Wonderfulimage.id)

Tak jauh berbeda dengan Labuan Bajo, Likupang juga menjadi surga bagi para pecinta diving lantaran memiliki banyak spot untuk menyelam. Salah satu di antaranya adalah Desa Ekowisata Bahoi. Desa ini juga memiliki keindahan terumbu karang dan hutan bakau.

Selain punya banyak pantai eksotis, Likupang juga punya ragam kuliner yang mampu memanjakan lidah wisatawan, seperti, bubur tinutuan, panada, pisang goroho lengkap dengan sambal roa, dan lalampa.

Itulah 5 Destinasi Super Prioritas Indonesia yang wajib dikunjungi saat kondisi pandemi mulai membaik.

Keberadaan lima destinasi tersebut diharapkan mampu menambah jumlah kunjungan wisatawan, baik domestik maupun internasional.

Wisatawan juga diminta untuk tetap harus menaati protokol kesehatan (prokes) yang berlaku saat mengunjungi obyek-obyek wisata tersebut.

Hal itu sesuai dengan Surat Edaran (SE) Satgas Penanganan Covid-19 Nomor 16 Tahun 2021 tentang Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri Pada Masa Pandemi Covid-19. Dalam surat tersebut, setiap orang wajib menerapkan prokes 6M di tempat umum.

Adapun prokes 6M terdiri dari memakai masker, mencuci tangan dengan sabun di air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, mengurangi mobilitas, dan menghindari makan bersama.

Jangan lupa pula untuk mengikuti vaksinasi. Selain dapat melindungi diri dan orang terdekat dari Covid-19, vaksinasi juga dijadikan untuk bepergian di Indonesia.

Sambil menunggu pandemi mereda, kamu bisa mengikuti traveling secara virtual lewat Tiktok Hashtag Challenge #DiIndonesiaAja yang berlangsung pada 27 Juni-27 Agustus 2021.

Kemenparekraf menyediakan total hadiah jutaan rupiah dan merchandise menarik untuk video kreatif yang telah kamu buat. Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi laman ini atau akun Instagram @pesonaid_travel. (***)




Continue Reading
Advertisement Berita Vaksin Penting

Pariwisata

INDONESIA JADI TUAN RUMAH INTERNATIONAL HALAL LIFESTYLE CONFERENCE 2021

Published

on

By

Jakarta, Goindonesia.co – Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) kembali hadir pada 25 hingga 30 Oktober 2021. Acara tahunan ekonomi dan keuangan syariah terbesar di Indonesia ini mengangkat tema “Magnifying Halal Industries Through Food and Fashion Markets for Economic Recovery”.

Salah satu bagian dari acara ISEF tersebut, Indonesia International Halal Lifestyle Conference (INHALIFE) 2021 resmi dibuka pada 27–28 Oktober 2021 secara virtual.

Hal tersebut dilakukan Untuk menjaga keamanan, mengingat kondisi pandemi didunia belum pulih 100% maka event kali ini masih diselenggarakan secara virtual.

Acara ini diharadiri oleh Gubernur Bank Indonesia, Dr. Perry Warjiyo, Deputi Bidang Koordinasi Makroekonomi dan Keuangan, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia Dr. Iskandar Simorangkir, Deputi Bidang Usaha Mikro, Kementerian Koperasi UKM Republik Indonesia, Bapak Eddy Satriya, Deputi Bidang Industri dan Investasi, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Bapak Fadjar Hutomo, Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional, Kementerian Perdagangan Republik Indonesia, Bapak Didi Sumedi, Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan, DR. Sapta Nirwandar, dan Bapak Sutan Emir Hidayat selaku Direktur Pendukung Ekosistem Ekonomi Islam, Komite Nasional Ekonomi & Keuangan Islam (KNEKS) yang ditunjuk sebagai moderator.

Dalam sambutannya, DR. Sapta Nirwandar sebagai Ketua Indonesia Halal Lifestyle Center menyampaikan beberapa hal, seperti optimisme bangkitnya dunia dari pandemi Covid-19.

“Insya Allah pandemi ini sudah berkurang dan akan segera berakhir. Agar dunia dapat kembali bangkait, masyarakat Indonesia, bersama masyarakat global harus bangkit dari kesulitan akibat pandemi Covid-19. Saatnya berkolaborasi. Mempersiapkan kebangkitan ekonomi dan kehidupan sosial. Optimis bahwa kami akan memiliki prospek yang kuat untuk masa depan Ekonomi Islam dan Industri Halal,”bebernya.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bank Sentral Indonesia, sebagai salah satu pemangku kepentingan terkemuka di Ekonomi Islam, atas komitmen kuat mereka mempercayakan IHLC untuk menyelenggarakan INHALIFE mulai beberapa tahun yang lalu,”sambungnya.

Tidak hanya itu, dirinya juga sangat senang, bahwa tahun ini didukung oleh Bank Indonesia, DinarStandard dengan pimpinan Br. Rafi-uddin Shikoh dan IHLC telah menyelesaikan “Indonesia Halal Market Report 2021/2022”.

“Laporan ini dipersembahkan atas kerjasama dan dukungan kuat dari Bank Indonesia. Laporan ini tidak hanya tentang temuan tetapi juga dilengkapi dengan strategi dan rekomendasi yang dapat diterapkan secara luas oleh pemerintah, korporasi maupun UKM. Kami yakin laporan ini akan menarik Perdagangan dan Investasi Global menuju Industri Halal Indonesia,”tambahnya.

Sejalan dengan kebijakan Bank Sentral Indonesia, untuk mengembangkan industri halal khususnya di Halal food and simple fashion, IHLC juga bekerjasama dengan Indonesia Fashion Chamber menyelenggarakan Fashion Show Parade.

“Pada hari Jumat kita akan mengadakan Muslim Modest Fashion Mastermind Class dan Business Linkage dengan sesi interaktif antara perwakilan bisnis fashion sederhana terkemuka Indonesia dan Desainer,”katanya.

Pada saat yang sama, Deputi kementerian Koperasi UKM Republik Indonesia, Bapak Eddy Satriya menjelaskan, Industri halal menjadi peluang untuk meningkatkan level Usaha Mikro Kecil Menegah (UMKM) yang memerlukan bantuan dari pemerintah.

“Salah satu implementasi daru UU cipta kerja, sudah di syaratkan 30% untuk infrastuktur publik untuk fasilitasi dari umkm. Kami ingin UMKM untuk memiliki tempat-tempat yang premium. Untuk kawasan sedang dipersiapkan, seperti kawasan industri dan KEK. Secara khusus peraturannya belum ada, tetapi merujuh dengan UU dan pelaksanannya sudah berjalan dikawasan industri dan memprioritaskan industri halal,”jelasnya.

Oleh karena itu menurutnya, memberikan edukasi efektif bagi masyarakat mengenai industri halal sangat penting lantaran penerimaan industri halal belum begitu tinggi.

“Tidak sempat lagi menyusun regulasi untuk halal industri. Sebagai gantinya kita Menggunakan program edukasi dan mendampingi melalui, didampingi hingga keluar sertifikat halalnya,”ujarnya.

Sementara itu, Bapak Didi Sumedi, Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan, menjelaskan mengapa penerimaan industri halal belum begitu tinggi lantaran masih terbentur masalah literasi.

“Ini merupakan masalah literasi. Menurut saya, kebutuhan akan sandang dan pangan yang memenuhi syariah belum begitu mendalam. Ada dua hal yang menjadi penekanan, literasi dari pemahaman agama dan pentingnya suplier untuk memiliki sertifikasi halal. Serta edukasi kepada masyarakat akan memberikan pemahaman mengenai pentingnya mengkonsumsi sandang pangan yang halal,”jelasnya.

Continue Reading

Pariwisata

Perry Warjiyo Beberkan 3 Strategi Pengembangan Industri Halal di Indonesia

Published

on

By

JAKARTA, Goindonesia.co – Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo membeberkan tiga strategi yang harus dilakukan untuk mengembangkan industri halal di Indonesia. Ketiga strategi tersebut adalah digitalisasi, kejelasan roadmap serta sinergi dan kolaborasi.

Berbicara dalam forum Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2021, Perry mengatakan digitalisasi merupakan kunci untuk mempercepat pemulihan ekonomi Indonesia termasuk industri halal.

“Pandemi Covid-19 telah menyebabkan tekanan yang ekstensif dan tantangan bagi 57 negara OKI. Rantai pasok produk halal terganggu dan investasi makan halal, modest fashion dan wisata ramah islam menurun sekitar 13% year on year pada tahun lalu. Tetapi kita harus kuat dan maju dengan digitalisasi,” ujar Perry dalam Indonesia International Halal Lifestyle (Inhalife) Conference & Forum 2021 secara virtual, Rabu (27/10/2021).

Perry menambahkan nilai transaksi e-commerce untuk komoditas halal naik signifikan sekitar 20% yoy pada Agustus 2021 terutama didominasi oleh produk fashion.

“Dalam setiap masalah ada banyak solusi yang bisa kita formulasikan dan implementasikan. Digitalisasi adalah salah satu solusi,” kata Perry.

Menurutnya, digitalisasi membuat sistem terintegrasi yang bisa melacak dari hulu hingga hilir sehingga bisa menjamin kehalalan produk dari sisi sumber daya material bahkan bisa melacak bebas kontaminasi bahan-bahan ataupun aktivitas yang tidak halal.

Strategi kedua yang tak kalah penting dalam pengembangan industri halal di Indonesia, menurut Perry adalah peta jalan yang jelas untuk pengembangan industri halal di Indonesia. Peta jalan ini, menurutnya, tentu saja harus didukung oleh data.

Perry mengapresiasi Komite Nasional Ekonomi Keuangan Syariah yang telah membuat peta jalan pengembangan industri halal di Indonesia. “Road map ini sangat penting sebagai panduan bagi semua pemangku kepentingan dalam menyusun kebijakan, mengimplementasikan program serta memonitor indikator kemajuan industri halal di Indonesia,” ujar Perry.

Perry berharap roadmap ini menjadi tonggak yang penting untuk mencapai visi Indonesia sebagai pusat industri halal global. Untuk mendukung ketersediaan data, Bank Indonesia akan meluncurkan Halal Market Report yang akan diluncurkan dalam forum ISEF ini.

“Laporan ini memberikan kita berbagai informasi tentang potensi industri halal Indonesia, tantangan dan keunggulan kompetitif serta posisi pasar halal global serta membuka peluang perdagangan dan investasi di Indonesia,” ujar Perry.

Strategi ketiga adalah sinergi dan kolaborasi antara pemerintah, otoritas, pelaku industri halal serta masyarakat. Sinergi dan kolaborasi, jelas Perry sangat penting untuk mempromosikan pengembangan industri halal di Indonesia.

“Bersama kita mencapai lebih, bersama kita bisa. Inilah yang menjadi semangat kami dan bank Indonesia menggunakannya sebagai tagline untuk tumbuh bersama industri,” ujar Perry.

Semangat kolaborasi ini, menurut Perry telah membuahkan hasil yang baik. Pada kuartal kedua lalu, industri halal Indonesia tumbuh 8,2% yoy lebih tinggi dari pertumbuhan PDB Indonesia pada periode yang sama yang mencapai 7,07%.

Sektor yang menopang pertumbuhan industri halal ini adalah makanan halal, fesyen muslim dan pariwisata ramah islam.

“Tetapi tentu saja kita harus melakukan lebih lagi. Kami percaya, bersama kita bisa tumbuh bersama industri. Ini menjadi semangat yang terus-menerus kami pegang untuk memajukan ekonomi dan keuangan syariah di negara dengan populasi islam terbesar dunia ini,” pungkas Perry.

Continue Reading

Pariwisata

Kemenparekraf Serahkan Sertifikat CHSE untuk Pelaku Usaha Pariwisata Yogyakarta

Published

on

By

Jakarta, Goindonesia.co – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) menyerahkan sertifikat Cleanliness (Kebersihan), Health (Kesehatan), Safety (Keamanan), dan Environment Sustainability (Kelestarian Lingkungan) (CHSE) kepada 5 (lima) pelaku usaha pariwisata wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Lima pelaku usaha tersebut yaitu Museum Gunungapi Merapi, Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta, Hotel Kotta GO Yogyakarta, De Mangol Resto and Picnic Ground, dan Kolona Kitchen and Coffee.

Direktur Utama PT SUCOFINDO (Persero) Mas Wigrantoro Roes Setiyadi. Penyerahan ini berlangsung dalam perhelatan Rapat Pimpinan Nasional PT SUCOFINDO (Persero), yang juga merupakan rangkaian Hari Ulang Tahun ke-65 SUCOFINDO yang jatuh pada tanggal 22 Oktober 2021.

“Sucofindo sebagai salah satu Lembaga Sertifikasi yang terkemuka di Indonesia diharapkan mampu memberikan kontribusi positif dalam menjamin kualitas sistem manajemen, kualitas produk, dan proses pendukungnya agar dapat memberikan jaminan kepada pihak ketiga yang membutuhkan khususnya di masa pandemi ini,” kata Inspektur Utama Kemenparekraf, Restog Krisna Kusuma dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Kamis (14/10).

Menurutnya, salah satu sektor yang terdampak di masa pandemi ini adalah Industri Pariwisata. Oleh karena itu, diperlukan langkah-langkah strategis untuk menjaga resiliensi industri dan usaha pariwisata salah satunya dengan menerapkan standar protokol kesehatan bagi usaha pariwisata agar jumlah wisatawan kembali meningkat dan sektor pariwisata bangkit kembali, yaitu melalui inisiasi program CHSE dari Kemenparekraf.

Program CHSE ini, Kemenparekraf bekerja sama dengan PT SUCOFINDO (Persero) sebagai pelaksana proses audit dan sertifikasi. Program CHSE sejauh ini dinilai berjalan baik dan dapat mencapai 12.000 usaha pariwisata yang bisa tersertifikasi hingga akhir tahun 2021.

“Program sertifikat CHSE Kemenparekraf ini, juga selaras dengan komitmen SUCOFINDO dalam upaya membantu pemulihan Ekonomi Nasional,” kata Direktur Utama PT SUCOFINDO (Persero), Mas Wigrantoro Roes Setiyadi.

Dalam upaya memulihkan ekonomi Nasional, PT SUCOFINDO (Persero) melalui peranannya sebagai BUMN Jasa Survei akan terus adaptif mencipta inovasi dan berkolaborasi untuk membantu para pelaku usaha. “Hal ini selaras dengan tema Rapimnas 2021 ini, yaitu Peningkatan Pertumbuhan Bisnis Sucofindo Melalui Inovasi dan Kolaborasi antar Anggota Holding Jasa Survei,” kata Mas Wigrantoro

Bentuk komitmen ini sejalan dalam pencapaian Visi dan Misi SUCOFINDO, khususnya mampu menciptakan nilai ekonomi kepada para pemangku kepentingan melalui layanan jasa inspeksi, pengujian, sertifikasi, konsultansi serta jasa terkait lainnya untuk menjamin kepastian berusaha. Inovasi yang telah dilakukan SUCOFINDO dapat diproyeksikan memacu target pendapatan PT SUCOFINDO (Persero) di tahun 2022. Kemudian, kolaborasi Holding Jasa Survei, diharapkan mampu melebarkan sayap dan meningkatkan skala bisnis BUMN Jasa Survei.

Continue Reading

Trending