Connect with us

Pariwisata

5 Destinasi Super Prioritas Indonesia yang Wajib Dikunjungi Minimal Sekali Seumur Hidup

Published

on

Pemandangan Danau Toba(Wonderfulimage.id) Danau Toba(Wonderfulimage.id)

Jakarta, goindonesia.co  – Sebagai negara kepulauan, Indonesia dianugerahi dengan panorama alam yang indah. Berkat itu, Indonesia menjadi salah satu negara tujuan wisata favorit bagi turis lokal maupun asing.

Dari sekian banyak destinasi wisata yang ada #DiIndonesiaAja pemerintah tengah memfokuskan pengembangan dan promosi pariwisata di lima destinasi, yakni Danau Toba (Sumatera Utara), Borobudur (Jawa Tengah), Mandalika (Nusa Tenggara Barat), Labuan Bajo (Nusa Tenggara Timur), dan Likupang (Sulawesi Utara).

Melansir laman Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), Kamis (29/4/2021), Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mengatakan, kelima destinasi yang dinyatakan sebagai Destinasi Super Prioritas Indonesia itu dipilih karena memiliki pesona dan keunikan tersendiri jika dibandingkan dengan tempat wisata lainnya.

Selain itu, lanjutnya, pemilihan 5 Destinasi Super Prioritas juga merupakan instruksi langsung dari Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo. Sandi berharap, pengembangan kelima destinasi tersebut tak hanya menjadikannya sebagai daya tarik wisatawan, tetapi juga dapat meningkatkan ekosistem ekonomi kreatif (ekraf) yang melibatkan warga setempat. Pasalnya, seiring dengan bertambahnya jumlah turis dan durasi wisata, potensi produk ekraf seperti kerajinan tangan dan kuliner untuk dibeli ikut meningkat.

“Jika (5 Destinasi Super Prioritas) dikemas dengan baik, para pelaku ekonomi kreatif pasti akan mendapatkan imbas yang baik,” tutur Sandi. Lalu, apa saja pesona 5 Destinasi Super Prioritas tersebut dan keseruan apa yang dimilikinya? Simak ulasan berikut.

Danau Toba, Sumatera Utara

Destinasi pertama adalah Danau Toba yang terletak di Sumatera Utara. Danau vulkanik ini memiliki luas 1.130 kilometer persegi. Dengan area seluas itu, Danau Toba pun didapuk sebagai danau vulkanik terbesar di dunia.

Saking luasnya, Danau Toba termasuk dalam wilayah 7 kabupaten, yakni Simalungun, Toba Samosir, Tapanuli Utara, Humbang Hasundutan, Dairi, Karo, dan Samosir.

Destinasi super prioritas tersebut menawarkan pemandangan alam yang indah lantaran letaknya yang berada di antara dua bukit, yakni Holbung dan Huta Ginjang.

Danau Toba (Wonderfulimage.id)

Anda dapat menikmati keindahan panorama alam secara sempurna di dua bukit ini.

Beragam aktivitas seru dapat dilakukan di danau tersebut. Sebut saja, bersepeda, joging, canoeing, kayaking, trekking, dan hiking.

Tak hanya itu, di dekat danau tersebut juga terdapat Desa Wisata Tuktuk Siadong. Di desa tersebut, wisatawan dapat mencicipi kuliner khas suku Batak, seperti mi gomak, saksang, babi panggang, arsik ikan mas, dan ayam padar.

Selain itu, Anda juga bisa berburu kain khas suku Batak, yakni ulos sebagai suvenir. Lantaran saat ini masih dalam situasi pandemi dan belum bisa ke sana, kamu bisa #BeliKreatifLokal kerajinan khas Batak melalui platform milik Kemenparekraf .

Borobudur, Jawa Tengah

Borobudur merupakan candi Buddha terbesar di dunia yang dibangun mulai 770 hingga 842 masehi. Candi ini memiliki sekitar 2.672 panel relief sepanjang empat kilometer.

Tak heran, Borobudur mendapatkan gelar sebagai candi dengan relief terpanjang di dunia.

Selain relief, Borobudur dilengkapi dengan 502 arca dan 72 stupa.

Berwisata di Candi Borobudur. (Foto diambil sebelum pandemi Covid-19).(Wonderfulimage.id)

Candi seluas 123 x 123 meter persegi ini memiliki tiga tingkatan yang melambangkan kosmologis Buddha Mahayana.

Pertama, Kamadhatu. Tingkatan yang berada pada bagian paling bawah candi ini melambangkan kehidupan manusia yang penuh keburukan. Sebagian besar bagian Kamadhatu masih tertutup tumpukan batu.

Kedua, Rupadhatu. Bagian tengah candi ini melambangkan manusia yang sudah terbebas dari hawa nafsu. Secara struktur, bagian ini terdiri dari empat undak teras berbentuk persegi. Pada bagian dinding dilengkapi dengan hiasan relief.

Ketiga, Arupadhatu. menggambarkan kehidupan spiritual tertinggi yang mengagungkan perdamaian dan keselamatan jiwa. Pada bagian ini tidak ada relief sama sekali.

Bagian tertinggi Candi Borobudur itu terdiri atas tiga pelataran berbentuk bundar dengan stupa besar sebagai puncak tertinggi.

Berkat kemegahannya, candi yang berlokasi di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, ini dinobatkan UNESCO sebagai warisan budaya dunia pada 1991. Selain megahnya bangunan, Candi Borobudur juga menawarkan destinasi wisata seru karena letaknya yang dekat dengan Bukit Menoreh, Gunung Sumbing, Gunung Merbabu, Gunung Sindoro, dan Gunung Merapi.

Beberapa destinasi di kawasan Candi Borobudur yang dapat dikunjungi antara lain Punthuk Setumbu, Candi Mendut, Candi Pawon, Bukit Rema, dan Svargabumi.

Saat berkunjung ke sini usai kondisi pandemi membaik, jangan lupa juga untuk mencicipi kuliner khas setempat, seperti ndas beong, es pleret, dan sego godog. Ragam ekraf dari Borobudur dan wilayah Jawa Tengah lain bisa temukan pula di platform #BeliKreatifLokal Kemenparekraf

Mandalika, Nusa Tenggara Barat

Mandalika merupakan salah satu wilayah di Kabupaten Lombok Tengah yang memiliki pemandangan pantai eksotis.

Hal tersebut dapat dilihat dari keindahan salah satu pantai di daerah tersebut, yakni Kuta Mandalika. Pantai tersebut terlihat eksotis berkat air lautnya yang jernih, pasir dengan tekstur yang meyerupai merica, hingga keberadaan batu karang yang menawan.

Keindahan tersebut semakin lengkap berkat adanya bukit hijau yang membentengi pantai Kuta Mandalika. Pemandangan serupa seakan menjadi ciri khas bagi setiap pantai yang ada di kawasan tersebut, mulai dari Pantai Seger, Serenting, Putri Nyale, Tanjung Aan, hingga Gerupuk.

Mandalika(Wonderfulimage.id)

Guna membangun potensi Mandalika, pemerintah melengkapi kawasan ekonomi khusus tersebut dengan sirkuit.

Pada akhir tahun ini, tepatnya November 2021, Sirkuit Internasional Mandalika menjadi tuan rumah World Superbike dan MotoGP pada 2022.

Sirkuit Internasional Mandalika sendiri punya konsep berbeda dibandingkan sirkuit balap motor lainnya. Berada di kawasan pinggir pantai, sirkuit ini menggunakan konsep jalan raya, tanpa menghilangkan standar keamanan.

Jika tidak sedang digunakan untuk balapan, jalanan di Sirkuit Internasional Mandalika menjadi jalanan umum. Nah, Sirkuit Mandalika merupakan satu-satunya yang menggunakan konsep tersebut. Selain itu, wisatawan juga dapat menjelajahi kebudayaan lokal dari suku Sasak dan mencicipi berbagai macam kuliner khas mereka, seperti sate bulayak, sate rembiga, jaje tujak, hingga bebalung.

Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur

Labuan Bajo merupakan salah satu destinasi yang tepat bagi pecinta pantai dan petualangan alam yang menantang.

Wisatawan dapat menikmati keindahan pantai di wilayah ini dengan menelusuri Pulau Padar.

Anda juga dapat menikmati keindahan bawah laut yang terdapat di Pulau Kelor atau dikenal dengan nama Pink Beach dan melakukan aktivitas menyenangkan seperti snorkeling atau diving.

Pulau Padar di Labuan bajo(Wonderfulimage.id)

Puas dengan keindahan alam, wisatawan dapat menyusuri atau trekking di Pulau Komodo dan Rinca. Di dua pulau ini, kamu bisa menyaksikan komodo langsung di habitatnya.

Saat berada di sana usai pandemi nanti, jangan lupa untuk berburu oleh-oleh khas Labuan bajo, mulai dari kopi manggarai, rebok, hingga kain songke khas Tanah Manggarai yang didesain dengan menggunakan nilai adat penduduk setempat.

Likupang, Sulawesi Utara

Destinasi super prioritas selanjutnya adalah Likupang. Kawasan ini berada di Kabupaten Minahasa Utara. Daerah itu dianugerahi garis pantai bersih dengan pasir putih dan air laut yang sangat jernih. Beberapa obyek wisata yang dapat dikunjungi antara lain Pantai Paal, Pulau Gangga, serta Bukit dan Pantai Pulisan.

Likupang(Wonderfulimage.id)

Tak jauh berbeda dengan Labuan Bajo, Likupang juga menjadi surga bagi para pecinta diving lantaran memiliki banyak spot untuk menyelam. Salah satu di antaranya adalah Desa Ekowisata Bahoi. Desa ini juga memiliki keindahan terumbu karang dan hutan bakau.

Selain punya banyak pantai eksotis, Likupang juga punya ragam kuliner yang mampu memanjakan lidah wisatawan, seperti, bubur tinutuan, panada, pisang goroho lengkap dengan sambal roa, dan lalampa.

Itulah 5 Destinasi Super Prioritas Indonesia yang wajib dikunjungi saat kondisi pandemi mulai membaik.

Keberadaan lima destinasi tersebut diharapkan mampu menambah jumlah kunjungan wisatawan, baik domestik maupun internasional.

Wisatawan juga diminta untuk tetap harus menaati protokol kesehatan (prokes) yang berlaku saat mengunjungi obyek-obyek wisata tersebut.

Hal itu sesuai dengan Surat Edaran (SE) Satgas Penanganan Covid-19 Nomor 16 Tahun 2021 tentang Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri Pada Masa Pandemi Covid-19. Dalam surat tersebut, setiap orang wajib menerapkan prokes 6M di tempat umum.

Adapun prokes 6M terdiri dari memakai masker, mencuci tangan dengan sabun di air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, mengurangi mobilitas, dan menghindari makan bersama.

Jangan lupa pula untuk mengikuti vaksinasi. Selain dapat melindungi diri dan orang terdekat dari Covid-19, vaksinasi juga dijadikan untuk bepergian di Indonesia.

Sambil menunggu pandemi mereda, kamu bisa mengikuti traveling secara virtual lewat Tiktok Hashtag Challenge #DiIndonesiaAja yang berlangsung pada 27 Juni-27 Agustus 2021.

Kemenparekraf menyediakan total hadiah jutaan rupiah dan merchandise menarik untuk video kreatif yang telah kamu buat. Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi laman ini atau akun Instagram @pesonaid_travel. (***)




Continue Reading
Advertisement Berita Vaksin Penting

Pariwisata

Grab Indonesia Luncurkan ‘Numpang Pesona Jogja Istimewa’ Meriahkan ATF 2023

Published

on

Grab Car dengan ‘Wrapping Brand Wonderful Indonesia’ (Sumber : Biro Komunikasi KEMENPAREKRAF/ BAPAREKRAF RI, @kemenparekraf.go.id)

Jakarta, goindonesia.co – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Pariwisata (Kemenparekraf/Baparekraf) bersinergi dengan Grab Indonesia dalam menyambut event ASEAN Tourism Forum (ATF) 2023 meluncurkan‘Numpang Pesona Jogja Istimewa’. 

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno dalam keterangannya, Selasa (31/1/2023), mengatakan ATF 2023 memiliki makna yang cukup besar karena akan menjadi event pembuka pertemuan antar menteri dan stakeholders pariwisata dan ekonomi kreatif se-ASEAN. 

Numpang Pesona Jogja merupakan salah satu program aktivasi yang dikemas melalui ‘Wrapping Brand Wonderful Indonesia’ dengan menghiasi 50 unit armada Grab Car dan transportasi publik Trans Jogja. 

Akan ada juga gambaran pesona Yogyakarta Istimewa dan 5 Destinasi Pariwisata Super Prioritas mulai dari Danau Toba, Borobudur, Mandalika, Labuan Bajo, dan Likupang yang tampil menghiasi 50 unit armada Grab Car dan transportasi publik Trans Jogja tersebut untuk mengitari keramaian pusat kota di Yogyakarta, dengan melewat jalur strategis penyelenggaraan ATF dan pusat keramaian di Malioboro.

Oleh karena itu, momentum ini tidak dilewatkan begitu saja dan dimanfaatkan untuk melakukan promosi dengan program ‘Numpang Pesona Jogja Istimewa’ yang dimana bentuk gerak bersama Kemenparekraf dengan Grab Indonesia dalam wujud mengimplementasikan program kemitraan co-branding Wonderful Indonesia.

Melalui program ‘Numpang Pesona Jogja Istimewa’, Kemenparekraf juga mengajak masyarakat untuk membuat dan berbagi konten kreatif di media sosial jika melihat mobil atau transportasi publik berstiker ASEAN Tourism Forum 2023 dan destinasi wisata #DiIndonesiaAja. 

“Akan ada hadiah menarik berupa voucher Grab Food dan uang tunai dengan total puluhan juta persembahan dari Wonderful Indonesia dan Grab Indonesia yang berlangsung selama sebulan hingga 28 Februari ini, bagi masyarakat masyarakat yang beruntung,” kata Menparekraf Sandiaga. 

Menparekraf berharap masyarakat dapat menikmati kuliner khas Jogja melalui voucher Grabfood yang dimenangkan, agar bisa membantu para UMKM subsektor kuliner. 

Lebih lanjut, Menparekraf Sandiaga juga berharap ATF 2023 yang bertemakan ‘ASEAN: A Journey to Wonderful Destinations’ ini dapat menghadirkan wisatawan mancanegara yang juga turut membeli produk-produk ekonomi kreatif Indonesia. 

“Kami juga berharap target kunjungan wisman 7,4 juta tahun 2023 diawali kesuksesannya dari ATF 2023,” kata Menparekraf.  (***)

(Sumber : Biro Komunikasi KEMENPAREKRAF/ BAPAREKRAF RI, @kemenparekraf.go.id)

Continue Reading

Pariwisata

Menparekraf Optimistis ‘Visit Beautiful West Sumatra 2023’ Tingkatkan Kunjungan Wisatawan

Published

on

Menparekraf Sandiaga Uno mengapresiasi program “Visit Beautiful West Sumatra 2023 ( Foto : Biro Komunikasi Kemenparekraf/Baparekraf RI, @kemenparekraf.go.id)

Jakarta, goindonesia.co – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengapresiasi program “Visit Beautiful West Sumatra 2023* yang potensial mampu meningkatkan kunjungan wisatawan ke provinsi yang dikenal dengan keindahan alam juga budayanya itu.

“Saya mengapresiasi Provinsi Sumatra Barat yang terus bergerak dan berinovasi dalam memajukan pariwisata dan ekonomi kreatif melalui ‘Visit Beautiful West Sumatra 2023’ yang merupakan tahun kunjungan wisata Sumatra Barat serta mendukung Gerakan berwisata #DiIndonesiaAja,” ujar Menparekraf Sandiaga Uno dalam “The Weekly Brief With Sandi Uno” yang berlangsung secara hybrid dari Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Senin (30/1/2023). 

“Visit Beautiful West Sumatra 2023” digagas oleh Wahyu Purnama dari  kantor perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatra Barat bersama dengan Pemprov Sumatra Barat dan pegiat pariwisata . ‘Visit Beautiful West Sumatra’ merupakan program aktivasi pascapendemi dalam meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan dan mendorong nilai ekonomi serta membuka lapangan kerja pada semua sektor pariwisata yang ada. 

Ada tiga daya tarik utama wisatawan datang ke Sumatra Barat. Yakni ‘Budaya Nan Khas’, ‘Makanan Nan Lamak dan Lamak Bana’, serta ‘Alam Nan Indah’. Ketiganya dibungkus dalam Calendar of Event & Digital Book yang dapat diakses lewat scan QR atau website www.visitbeautifulwestsumatra.id. 

“Selamat dan sukses untuk program aktivasi ‘Visit Beautiful West Sumatra’ tahun ini. Kami berharap gerakan ini dapat menebar harapan dan semangat kebangkitan pariwisata dan ekonomi kreatif di Indonesia,” kata Sandiaga. 

Wakil Gubernur Sumatra Barat, Audy Joinaldy, mengatakan, tahun kunjungan pariwisata Sumatra Barat ini dihadirkan untuk mendorong kinerja sektor pariwisata dan juga ekonomi kreatif di Sumatra Barat yang terus tumbuh. 

Total ada 85 event yang akan berlangsung sepanjang tahun 2023 di 19 kabupaten/kota di Sumatra Barat. Antara lain Tour de Singkarak, Festival Saribu Rumah Gadang, Pacu Itiak, Pacu Jawi, Tabuik, dan masih banyak lagi. 

“Kami prediksi pariwisata kita akan naik di tahun 2023. Atas dasar itulah kita menggagas ide Visit Beautiful West Sumatra 2023. Kita sebelumnya fokus di turis domestik, kita punya 8,2 juta wisatawan yang ketika COVID-19 hilang setengahnya. Nah, tujuan kami setidaknya kami ingin mengembalikan setengahnya lagi di tahun 2023 ini,” kata Audy. 

Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Kepala Kantor Perwakilan BI Sumatra Barat, Wahyu Purnama; Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf/Baparekraf, Ni Made Ayu Marthini, serta sejumlah pejabat eselon I dan II di lingkungan Kemenparekraf/Baparekraf baik secara daring maupun luring.  (***)

(Sumber : Biro Komunikasi Kemenparekraf/Baparekraf RI, @kemenparekraf.go.id)

Continue Reading

Pariwisata

Menparekraf Luncurkan KEN 2023 Bangkitkan Event Daerah Berkualitas

Published

on

Menparekraf/Kabaparekraf. Sandiaga Salahuddin Uno meluncurkan program “Karisma Event Nusantara (KEN) 2023” di Teater Keong Mas, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, pada Sabtu, (28/1/2023) (Dokumentasi : Biro Komunikasi Kemenparekraf/Baparekraf, @kemenparekraf.go.id)

Jakarta, goindonesia.co –  Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno meluncurkan program “Karisma Event Nusantara (KEN) 2023” di Teater Keong Mas, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, pada Sabtu, (28/1/2023) sebagai upaya menggeliatkan ekonomi dengan menghadirkan event-event daerah yang berkualitas.

Di tahun ketiganya, Karisma Event Nusantara kembali merangkum 110 event unggulan yang telah dikurasi dari 291 event usulan Dinas Pariwisata Provinsi se-Indonesia. 

Proses kurasi KEN 2023 telah dilakukan pada November-Desember 2022 melalui tiga tahapan utama yaitu seleksi administrasi, konsep, dan wawancara. 

Berbeda dengan tahun sebelumnya, kurasi KEN 2023 berdasar pada lima bidang penilaian yaitu Bidang Pariwisata dan Ekraf, Bidang Inovasi dan Kreativitas, Bidang Manajemen Event, Bidang Strategi Komunikasi, serta Bidang Pengembangan Bisnis dan Pemasaran.

 Menparekraf Sandiaga mengatakan bahwa sesuai arahan Presiden Joko Widodo bahwa penyelenggaraan event dapat menjadi lokomotif atau penggerak ekonomi daerah serta kebangkitan pariwisata Indonesia. 

“KEN 2023 mampu mendorong kebangkitan daerah, saya melihat dari setiap event dari Sabang sampai Merauke, semua mampu untuk menggerakkan perekonomian daerah, mulai dari event budaya, event olahraga, sampai juga event yang berkaitan dengan festival. Saya juga melihat bahwa kunci kebangkitan ekonomi bisa kita lakukan jika event-event ini dilakukan lebih berkualitas,” kata Menparekraf Sandiaga. 

Bertajuk Karisma Event Nusantara Festival, peluncuran KEN 2023 menghadirkan gelaran festival yang dapat dikunjungi oleh publik di Plaza Keong Mas. Terdapat enam area aktivasi interaktif, hasil kolaborasi dengan daerah, asosiasi, dan komunitas yang akan memberikan pengalaman berkesan kepada pengunjung lewat instalasi artistik, galeri seni dan foto 110 KEN 2023, penampilan seni dan budaya, experience “mini event”, workshop kriya dan demo memasak, berkarya daur ulang, pameran produk UMKM (Boga, Kriya, Wastra), dan berbagai inspirasi penyelenggaran event di berbagai daerah lainnya.

KEN Festival 2023 dimeriahkan oleh sejumlah pengisi acara mulai dari pegiat seni hingga seniman musik yang berasal dari daerah masing-masing di antaranya, Aceh Culinary Festival, Banjarmasin Sasirangan Festival, Bogor Street Festival/Cap Go Meh, Festival Babukung, Festival Bunga dan Buah, Festival Pacu Jalur, Festival Rujak Uleg, Festival Tabut, Festival Tenun Ulos & Fashion, Jember Fashion Carnaval, Jogja Violin Fest, Musik Alam Fest, Samosir Music International, dan Tomohon International Flower Festival.

Menparekraf Sandiaga, menjelaskan penyelenggaraan event daerah juga dirasakan manfaatnya oleh UMKM. Seperti, pada tahun 2022, melalui program KEN, tercatat penyelenggaraan event daerah telah memberikan dampak pada lebih dari 3.000.000 pergerakan wisatawan dengan melibatkan lebih dari 11.000 UMKM. 

Dalam pelaksanaannya, KEN turut membuka penyediaan lapangan kerja dan menyerap 55.000 pelaku seni/event, 11.000 pekerja, dan 250 asosiasi/komunitas. Kolaborasi dan resiliensi yang patut diapresiasi dari Pemerintah Pusat, Daerah, Asosiasi, Komunitas, dan stakeholders industri event lainnya.

“Oleh karena itu, saya mengajak para asosiasi untuk jemput bola, datang ke daerah-daerah, ke kabupaten, kota, dan provinsi untuk menawarkan event-event berkualitas. Seandainya event-event ini bisa dilakukan, jangan semua dilakukan diujung tahun, tapi justru di awal tahun, karena dengan menggerakan di awal tahun ini kita akan melihat dampaknya lebih baik,” kata Menparekraf. 

Selain meluncurkan KEN 2023, Menparekraf Sandiaga juga turut meluncurkan ‘Sportive 2023’, yakni Sport, Music, dan Creative Event. 

“Sportive ini ada banyak sekali, karena event-event olahraga atau sport tourism ini menjadi daya tarik. Seperti, kami akan menyelenggarakan World Beach Games 2023. Jadi,  event seperti akan semakin banyak, tidak hanya diadakan di Jakarta dan Bali tapi juga di daerah-daerah lain yang akan turut meningkatkan pariwisata,” kata Menparekraf. 

Presiden Joko Widodo, dalam keterangannya, menyampaikan bahwa pemerintah baru saja meluncurkan Gerakan Nasional Bangga Berwisata di Indonesia Aja untuk mengajak lebih banyak masyarakat berwisata di Indonesia di dalam negeri dan mendongkrak pertumbuhan wisatawan nusantara hingga dua kali lebih banyak.

Oleh karenanya, ia mendorong agar Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, Asosiasi, Komunitas, dan stakeholder industri event untuk bekerja sama dan berkolaborasi memperbaiki kualitas destinasi, hingga memperbanyak atraksi event-event yang menarik. 

“Pada tahun 2023 terdapat 110 Karisma Event Nusantara, dan 65 Sport Music dan Creative Event yang akan menjadi magnet untuk menarik kunjungan wisatawan nusantara dan wisatawan mancanegara untuk menikmati pariwisata Indonesia. Event-event unik dengan spirit berkelanjutan ini akan menjadi promosi yang baik untuk meningkatkan citra pariwisata ini di mata wisatawan nusantara dan juga wisatawan mancanegara,” kata Presiden Joko Widodo. 

Presiden Jokowi juga meyakini bahwa dengan adanya pembenahan fasilitas dan infrastruktur pariwisata, kemudahan transportasi, konektivitas, kesiapan SDM, dan akomodasi, sektor pariwisata dan ekonomi kreatif akan bangkit  dan pulih lebih kuat. 

Turut mendampingi Menparekraf, Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggaraan Kegiatan (Event) Kemenparekraf/Baparekraf Rizki Handayani, dan sejumlah pejabat di lingkungan Kemenparekraf/Baparekraf. 

Serta turut hadir Deputi Bidang Koordinator Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kemenkomarvest Oddo RM Manuhutu; Deputi Pembudayaan Olahraga Kementerian Pemuda dan Olahraga, Raden Isnanta; Deputi Bidang Pengelolaan Potensi Kawasan Perbatasan BNPP, Gutmen Nainggolan, Sekretaris Deputi Bidang Usaha Mikro, Novieta; dan Gubernur Provinsi Sulawesi Tengah, Rusdy Mastura. 

Para Kurator KEN 2023 Bagus Utama (Loket.com); Icu Surtini Marwati (Traveloka); Galih Sedayu (ICCN); Renitasari Adrian (Djarum Bhakti Foundation); Debora Sharon (Backstager); Vera Damayanti (Ve Education); Dewi Ghonta (Java Festival Production); dan Yoris Sebastian (OMG Consultant);

Perwakilan Asosiasi dan Industri, Ketua Umum IVENDO, Mulkan Kamaludin; Ketua Umum Backstagers, Sofyan Nasution; Ketua Umum KORMINAS, Hayono Isman; dan Ketua Umum KOI Raja Sapta Oktahari. (***)

(Sumber : Biro Komunikasi Kemenparekraf/Baparekraf, @kemenparekraf.go.id)

Continue Reading

Trending