Connect with us

Politik

Ahli Sebut Forum Rembuk Nasional Tak Ada Gunanya Bahas Penundaan Pemilu

Published

on

Ilustrasi Kampanye. (Freepik/Rawpixel)

Jakarta, goindonesia.co – PKB usul forum rembuk nasional digelar untuk membahas polemik penundaan Pemilu 2024. Ahli Hukum Tata Negara Bivitri Susanti menilai, forum tersebut tidak berguna diadakan karena membicarakan sesuai yang inkonstitusional.

“Rembuk nasional bukan tidak akan efektif, tapi memang tidak ada gunanya membicarakan sesuatu yang inkonstitusional, buat apa kita membicarakan sesuatu yang inkonstitusional, inkonsistusional saya maknai sebagai gagasan yang melanggar konstitusionalisme,” katanya dalam diskusi ‘kata pakar bila pemilu ditunda’, Minggu (6/3/2022).

Menurut Bivitri, persoalan penundaan pemilu harus dijernihkan dulu. Kata dia, yang diributkan adalah wacana elite dan tidak akan bergulir jika tidak diinisiasi.

“Jadi tidak genuine, tidak berangkat dari hal hal yang real ada di masyarakat. Ada keinginan kuat segala macam itu saya tidak melihat itu sama sekali,” ucapnya

Beberapa survei, tegas Bivitri, juga menunjukkan sebagian besar masyarakat tidak setuju pemilu ditunda. Jika ada pandangan yang setuju, menurutnya hal itu lebih banyak dari hasil penggalangan dan pencitraan.

“Kenapa saya tidak setuju dengan forum rembuk nasional khusus mengenai hal ini energi kita akan habis di situ. Saya kira kita semua atau banyak sekali masyarakat yang sekarang akan lebih peduli soal minyak goreng dimana, dan nanti bulan puasa, Idulfitri kita bisa beli daging dengan harga yang layak,” ujar Bivitri.

Usul dari PKB

Wasekjen DPP PKB Luqman Hakim sebelumnya menyebut isu penundaan Pemilu 2024 telah menuai penolakan dari mayoritas masyarakat. Agar polemik tidak terus berlanjut, dia mengusulkan adanya pertemuan para pemimpin bangsa ini.

Dia mengungkapkan, nantinya para pemimpin bangsa duduk satu meja, yang diikuti oleh seluruh ketua umum partai politik koalisi pemerintah, Presiden Jokowi, Ketua DPR, Ketua MPR, Ketua DPD, Ketua/Kepala Lembaga Tinggi Negara, Perwakilan Ormas, Perwakilan Akademisi dan Pihak lain yang berkompeten.

“Di forum diumumkan dua hal penting secara resmi, pertama Pemilu tahun 2024 tetap akan dilaksanakan pada Hari Rabu Tanggal 14 Februari 2024. Dan kedua kebutuhan penyempurnaan konstitusi melalui amandemen UUD 1945 (untuk memasukkan PPHN/GBHN dan menambahkan norma antisipasi tidak dapat dilaksanakannya pemilu apabila negara dalam keadaan bahaya),” katanya saat dikonfirmasi, Jumat (4/3.2022).

Luqman menyebut, adanya forum resmi maka diharapkan tidak ada lagi manuver-manuver dari mana pun, untuk menunda pemilu 2024. Walaupun usulan penundaan pemilu atau perpanjangan presiden ini sebenarnya telah ada sejak 2019.

“Maka diharapkan tidak ada lagi manuver-manuver dari mana pun. Bagi saya, kepastian itu penting, karena wacana penundaan pemilu 2024 hanyalah wajah lain dari wacana presiden 3 periode yang telah dikampanyekan pihak tertentu sejak akhir 2019 yang lalu,” ujarnya.

Anggota Komisi II DPR itu menyebut apabila wacana penundaan pemilu dibiarkan terus bergulir, maka akan terus ada gangguan dan manuver untuk menggagalkan Pemilu 2024.

“Apabila masalah ini tidak dituntaskan setuntas-tuntasnya, saya khawatir pelaksanaan tahapan dan jadwal pemilu selama dua tahun ke depan, sampai tahun 2024, akan terus dihantui dan diganggu dengan manuver penundaan atau penggagalan pemilu 2024,” pungkas dia. (***)

Infografis Jadwal dan Usulan Tahapan Pemilu Serentak 2024 (Liputan6.com/Abdillah)

Continue Reading
Advertisement Berita Vaksin Penting

Politik

Gelar Istigosah, 2.000 Ulama dan Kiai Madura Dukung Ganjar Pranowo Presiden 2024

Published

on

Himpunan Lora Madura (HILMA) bersama dengan 2.000 ulama dan kiai se-Madura mendeklarasikan dukungan kepada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo untuk menjadi Presiden Indonesia periode 2024-2029. Foto/SINDOnews

Jakarta, goindonesia.co – Himpunan Lora Madura (HILMA) bersama dengan 2.000 ulama dan kiai se-Madura mendeklarasikan dukungan kepada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo untuk menjadi Presiden Indonesia periode 2024-2029.

Dalam rangkaian deklarasi tersebut, mereka juga menggelar Istigosah Kebangsaan dalam rangka mendukung dan mendoakan Ganjar Pranowo agar sukses menjadi Presiden 2024. Deklarasi diadakan di Pondok Pesantren Abu Syamsuddin, Dusun Batu Ampar, Desa Pangbatok, Kecamatan Proppo, Kab. Pamekasan, Provinsi Jawa Timur.

Menurut Ketua Umum Hilma, KH Jakfar Shodiq Fauzi, Ganjar didukung karena merupakan figur pemimpin yang sederhana dan kuat. Ganjar juga diakui dekat dengan alim ulama dan umat Islam. Salah satu buktinya yaitu, Ganjar menggandeng H. Taj Yasin Maimoen atau Gus Yasin, putra dari KH Maimun Zubair untuk dijadikan Wakil Gubernur Jawa Tengah

“Dia cinta dan dekat dengan ulama. Insyaallah, kiai dan ulama se-Madura suka dengan beliau karena di Madura, sekitar 60% adalah alumni atau pernah belajar ke Mbah Maimoen,” kata Jakfar seusai deklarasi di Ponpes Abu Syamsudin, Sabtu (25/6/2022).

Menurut Jakfar, Ganjar merupakan sosok yang punya ketegasan sikap terhadap kelompok radikal intoleran, serta komitmen terhadap Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika. Jakfar pun menyatakan Hilma dan forum silaturahmi Ulama dan Kiai Madura telah siap mengawal dan memenangkan Ganjar sebagai Presiden Indonesia. “Mendorong partai politik untuk mendengarkan aspirasi ulama dan kiai dalam mengusung capres demi Indonesia yang lebih baik,” tegas Jakfar.

Menurut dia, ulama dan kiai yang hadir sebanyak 2.000 orang. Mereka perwakilan dari ulama, kiai dan Lora se-Madura. “Yang hadir ulama, kiai, lora, santri dan masyarakat, ada 2.000 lebih,” ucapnya.

Jakpar menjelaskan Madura adalah nama pulau yang terletak di sebelah timur laut Jawa Timur. Pulau Madura terbagi menjadi empat wilayah yaitu Kabupaten Bangkalan, Kabupaten Sampang, Kabupaten Pamekasan dan Kabupaten Sumenep. Sementara Lora, merupakan istilah di Pulau Madura, bisa diartikan sebagai anak seorang kiai atau Gus apabila di Pulau Jawa. Deklarasi dukungan dibacakan dan dipandu oleh pengasuh Ponpes Abu Syamsuddin Batu Ampar, Kiai Hambali Mawardi.

Dalam deklarasi, Hilma dan ribuan Ulama serta Kiai mengajak kepada masyarakat Indonesia khususnya Madura yang cinta Bhineka Tunggal Ika dan Pancasila, untuk memenangkan Ganjar dalam Pilpres 2024. “Mengimbau kepada tokoh masyarakat, khususnya, ulama, kiai dan lora untuk menyosialisaikan dan memenangkan Ganjar,” ujar Hambali.

Sementara kiai dan ulama yang hadir dalam deklarasi di antaranya, Kiai Umar dari PP Al Fatih, Labang, Bangkalan. KH Abdul Hannan dari Ponpes Al Ihsani, Labang Bangkalan. Kemudian, KH Madzkur, pengasuh Ponpes Annajah Guluk-Guluk, Kabupaten Sumenep sekaligus membuka kegiatan tersebut.

Kemudian, pemimpin istigosah yang juga Pengasuh Pondok Pesantren Tahfidul Quran Al Ibrohimi, Basoka, Kabupaten Sumenep KH Mohammad Mawardi. KH Mohammad Rofiq Zaini selaku Pimpinan Majelis Dzikir Nur Alif, Klaba’an, Guluk-Guluk, Sumenep. Lalu, KH. Abdul Wafi Abdul Bar dari Ponpes Wahediyah, Gunung Perahu, Omben, Kabupaten Sampang, dan KH. Madzkur selaku Pengasuh PP. Annajah, Sumenep. (***)

Continue Reading

Politik

Anies-AHY Disebut Jadi Titik Temu Nasdem-PKS-Demokrat

Published

on

Pasangan Anies Baswedan-AHY disebut sebagai opsi yang mungkin diambil koalisi Nasdem-PKS-Demokrat dalam Pilpres 2024. Foto: @SeputarAHY

Akar rumput PKS dan Demokrat mayoritas menginginkan Anies sebagai capres.

Jakarta, goindonesia.co — Peneliti Indikator Politik Indonesia, Bawono Kumoro menyebut koalisi Partai Nasdem, PKS, dan Partai Demokrat, semakin memantapkan komunikasi politik mereka, dalam rangka menghadapi pemilu 2024.

“Pasca-rakernas Partai Nasmem lalu, komunikasi politik dari ketiga partai politik bisa dikatakan sudah mengalami kemajuan untuk segera mencapai kesepamahan mengenai siapa akan diusung dalam pemilihan presiden 2024 mendatang,” kata Bawono, Kamis (23/6/2022).

Mengenai kemungkinan capres yang akan mereka usung, Bawono melihat perjodohan untuk menduetkan Anies Baswedan – AHY tampak sebagai opsi paling mungkin dimunculkan ketiga partai politik itu.

Hal sama disampaikan pengamat komunikasi politik dari Universitas Esa Unggul, Jamiluddin Ritonga mengatakan pertemuan petinggi PKS dengan Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh mengindikasikan adanya upaya untuk berkoalisi kedua partai tersebut.

“Indikasi ke arah itu sangat besar mengingat akar rumput kedua tersebut mayoritas menginginkan Anies Baswedan menjadi capres. Faktor Anies akan menjadi pendorong kedua partai tersebut berkoalisi,” katanya pada Rabu (22/6/2022).

Faktor Anies juga yang membuat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan  Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyambangi Surya Paloh beberapa waktu lalu. Partai Demokrat terkesan ingin bersama Partai Nasdem mengusung Anies pada pilpres 2024.

“Jadi, ada indikasi Partai Nasdem, PKS dan Partai Demokrat akan berkoalisi untuk mengusung Anies. Tiga partai ini setidaknya sudah memiliki kesamaan tentang capres yang akan diusung,” kata dia. (***)

Continue Reading

Politik

PKB-Gerindra Kembali Bertemu, Bahas Prabowo-Muhaimin

Published

on

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kiri) berjabat tangan dengan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (kanan) usai melakukan pertemuan di Kertanegara, Jakarta, Sabtu (18/6/2022). Dalam pertemuan tersebut, Gerindra dan PKB bersepakat bekerja sama menyiapkan Pileg, Pilpres dan Pilkada di Pemilu 2024 mendatang. Foto: ANTARA/Muhammad Adimaja

Kader PKB diklaim antusias dengan simulasi duet Prabowo-Muhaimin.

Jakarta, goindonesia.co – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Gerindra menggelar pertemuan lanjutan pada Rabu (22/6/2022), sore. Pertemuan tersebut dikonfirmasi oleh Ketua DPP PKB, Lukmanul Khakim.

“Hari ini, Rabu sekitar jam 17.00 WIB kami Partai Gerindra dan PKB silaturahim,” kata Lukmanul kepada wartawan, Rabu (22/6/2022), malam.

Lukman mengatakan, kedua jajaran partai menikmati kopi bersama seraya berdiskusi mematangkan agenda kerja sama dan langkah langkah politik ke depan. Lukmanul mengatakan, dalam membangun koalisi perlu pemikiran besar untuk membangun dan memajukan NKRI.

Dirinya mengklaim ada pembahasan seputar wacana pasangan Prabowo-Muhaimin di pilpres mendatang. Diakuinya, diskusi berjalan cukup panjang, salah satunya membahas soal respons masyarakat pasca pertemuan Prabowo-Muhaimin akhir pekan lalu.

“Rupanya animo kader, simpatisan, dan masyarakat cukup bagus, banyak yang suka dengan duet ini. Responnya luar biasa,” ujarnya.

Dari foto yang diterima, pertemuan hanya dihadiri sejumlah petinggi kedua partai. Sejumlah tokoh PKB yang hadir yaitu Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid, Sekjen PKB Hasanuddin Wahid, Ketua DPP PKB Syaiful Huda dan Lukmanul Khakim. Sedangkan petinggi Partai Gerindra yang hadir yaitu Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad, Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Sugiono.

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Umum PKB Abdul Muhaimin Iskandar menggelar pertemuan di Kertanegara pada Sabtu (18/6/2022). Keduanya diketahui telah mencapai titik kesepakatan jelang Pemilu 2024. (***)

Continue Reading

Trending