Connect with us

Politik

Laporan Nota Keuangan, RAPBN 2022, dan Sidang Tahunan MPR DPR

Published

on

Presiden Joko Widodo didampingi Ketua DPR Puan Maharani meninggalkan ruangan seusai memberikan pidato pengantar RUU APBN tahun anggaran 2021 beserta nota keuangan dan dokumen pendukungnya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2020). ANTARA FOTO – Akbar Nugroho Gumay

Dalam sidang tahunan bersama MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI, Presiden Jokowi akan menyampaikan asumsi ekonomi makro 2022.

Jakarta , goindonesia.co – Pidato kenegaraan Presiden Jokowi dalam sidang tahunan bersama MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI – DPD RI yang merupakan agenda rutin jelang Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) dijadwalkan berlangsung pada Senin (16/8/2021).

Selain pidato kenegaraan, Presiden juga akan menyampaikan pidato dalam rangka Penyampaian RUU APBN Tahun Anggaran 2022. Segmen pidato kenegaraan ini akan masuk ke dalam rangkaian sidang tahunan MPR yang dimulai pada pukul 08.30 WIB. Sidang Tahunan MPR 2021 hanya boleh dihadiri 60 orang.

Sementara itu, penyampaian RAPBN 2022 akan masuk ke dalam agenda sidang pembahasan RUU APBN Tahun Anggaran 2022. Acara sidang tahunan ini dapat diikuti melalui TV nasional dan live streaming di YouTube Sekretariat Presiden.

Presiden akan mengungkapkan berbagai poin penting terkait dengan asumsi dasar ekonomi makro dan target pembangunan dalam Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) RAPBN Tahun 2022

KEM-PPKF RAPBN Tahun 2022 telah disepakati dalam rapat kerja bertempat di Ruang Rapat Komisi XI DPR RI pada 8 Juni 2021. Saat itu, pemerintah yang diwakili oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani dan DPR telah menetapkan asumsi makro dan target pembangunan.

Angka asumsi makro yang telah disepakati yaitu pertumbuhan ekonomi sebesar 5,2-5,8 persen, tingkat inflasi 2-4 persen, nilai tukar rupiah berada pada kisaran Rp13.900-Rp15.000 per dolar AS, dan suku bunga SBN 10 tahun 6,32-7,27 persen. Adapun, harga minyak ditetapkan sebesar US$55 hingga US$65 per barel dan lifting minyak bumi dipatok sebesar 686.000-726.000 bph dan lifting gas bumi 1.031-1.103 BOEPD.

Sementara itu, untuk target pembangunan disepakati bahwa tingkat pengangguran terbuka sebesar 5,5-6,3 persen, tingkat kemiskinan 8,5-9 persen, rasio gini pada indeks 0,376-0,378 dan Indeks Pembangunan Manusia 73,41-73,46.

Selain itu, ditetapkan pula indikator pembangunan yaitu nilai tukar petani pada kisaran 103-105 dan nilai tukar nelayan pada kisaran 104-106.

Sri Mulyani saat itu menyampaikan Kementerian Keuangan dan dengan seluruh instansi seperti Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan dan Badan Pusat Statistik memahami sepenuhnya dan akan memaksimalkan seluruh ruang kebijakan dengan tetap memperhatikan adanya dinamika yang cukup tinggi baik di dalam negeri dan luar negeri yang tentu akan memerlukan respon dari semua.

“Untuk hal-hal yang tadi yang disampaikan dalam kesimpulan kita akan coba untuk terus menavigasi dari pilihan-pilihan kebijakan dan tentu pada akhirnya nanti dalam bentuk RUU APBN 2022 yang akan disampaikan bapak presiden pada Insyaallah Agustus 2021. Semoga dinamika dan pembahasan substantif serta konstruktif akan terus kita jaga di dalam mengawal Indonesia untuk memulihkan ekonominya,” ujarnya.

Namun, angka KEM PPKF tersebut telah dibahas kembali oleh Badan Anggaran dan mengalami perubahan. Ada tiga perubahan yang diputuskan.

Pertama, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditetapkan sebesar menjadi Rp13.900-Rp 14.800, dari sebelumnya di KEM PPKF sebesar Rp 13.900-Rp 15.000 per dolar AS.

Kedua, harga minyak mentah Indonesia atau ICP berdasarkan kesepakatan naik menjadi US$55 hingga US$70 per barel, lebih tinggi dari dibandingkan asumsi dalam KEM PPKF sebesar US$55 hingga US$65 per barel.

Ketiga, lifting minyak bumi menjadi 686.000-750.000 barel per hari (bph) dan lifting gas bumi sebesar 1.031-1.200 juta barel minyak ekuivalen per hari (BOEPD). Sebelumnya dalam KEM PPKF, lifting minyak bumi ditetapkan sebesar 686.000-726.000 bph dan lifting gas bumi 1.031-1.103 BOEPD.

Berikut susunan acara Sidang Tahunan MPR yang berlangsung hari ini, Senin (16/8/2021):

08.28 – 08.30 Presiden, Wakil Presiden, Ketua MPR, Ketua DPR, dan Ketua DPD memasuki ruang rapat Paripurna

08.30 – 08.35 Lagu Kebangsaan Indonesia Raya

08.35 – 08.38 Mengheningkan Cipta dipimpin Ketua MPR

08.38 – 08.53 Pembukaan Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR dan DPD tahun 2021 sekaligus Pidato Pengantar  Sidang Tahunan MPR tahun 2021 oleh Ketua MPR

08.53 – 09.08 Pidato Sidang Bersama DPR dan DPD oleh Ketua DPD

09.08 – 09.53 Pidato Presiden Dala Rangka Penyampaian Laporan Kinerja Lembaga-Lembaga Negara dan Pidato Dalam Rangka HUT ke 76 Kemerdekaan RI

09.53 – 09.58 Pembacaan Doa (Ketua MUI Pusat)

09.58 – 10.03 Penutupan Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR dan DPD tahun 2021 sekaligus Pidato Pengantar  Sidang Tahunan MPR tahun 2021 oleh Ketua MPR

10.03 – 10.08 Lagu Kebangsaan Indonesia Raya Diiringi Korps Musik Mabes Polri

10.08 – 10.28 Persiapan Sidang RAPBN

10.28 – 10.30 Presiden, Wakil Presiden, Ketua MPR, Pimpinan DPR memasuki ruang rapat Paripurna

10.30 – 10.35 Lagu Kebangsaan Indonesia Raya

10.35 – 10.50  Pidato Pembukaan Masa Sidang 1 DPR Tahun Sidang 2021 -2022 oleh Ketua DPR

10.50 – 11.35 Pidato Presiden dalam rangka penyampaian pengantar keterangan pemerintah atas RUU APBN Tahun 2022 beserta nota keuangannya

11.35 – 11.45 Penyampaian RUU APBN 2022 dan Nota Keuangan kepada Ketua DPR dan Ketua DPD

11.45 – 11.50 Pembacaan Doa (Anggota DPR Fraksi Golkar) 11.50 – 11.55 Penutupan rapat paripurna

11.55 – 12.00 Lagu Indonesia Raya 12.00 – Selesai Presiden, Wakil Presiden, Ketua MPR, Pimpinan DPR meninggalkan ruang rapat Paripurna Simak acara Sidang Tahunan MPR dan DPR, serta RAPBN 2022 secara live.

Simak acara Sidang Tahunan MPR dan DPR, serta RAPBN 2022 secara live.

12:32 WIB Pemerintah Rencanakan Utang Rp973,58 Triliun pada 2022, Sebagian Besar Lewat SBN

Pemerintah menargetkan pembiayaan utang akan mencapai Rp973,58 triliun pada RAPBN tahun anggaran 2022.

Berdasarkan Buku II Nota Keuangan, posisi ini lebih rendah 5,2 persen jika dibandingkan dengan target APBN tahun anggaran 2021 sebesar Rp1.026,98 triliun. “Sebagian besar pembiayaan utang dalam RAPBN 2022 akan dipenuhi dari penerbitan SBN,” seperti dikutip Bisnis, Senin (16/8/2021).

12:19 WIB Pesan Puan ke Jokowi, Jaga Rasio Utang

Ketua DPR RI Puan Maharani saat menyampaikan pidato pembukaan masa persidangan I DPR RI Tahun 2021/2022 di Kompleks Parlemen, Jakarta / Youtube Sekretariat Presiden

Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah berhati-hati menjaga rasio utang dalam batas aman dan sesuai regulasi yang ada.

Pernyataan itu disampaikan Puan saat menyampaikan pidato pada Rapat Paripurna Pembukaan Masa Sidang I Tahun Sidang 2021 – 2020 di Gedung Parlemen, Senin (16/8/2021).

12:15 WIB Pidato Jokowi Tak Singgung Kenaikan Gaji PNS

Presiden Joko Widodo atau Jokowi sebelumnya diperkirakan akan menyampaikan kenaikan gaji pokok Pegawai Negeri Sipil (PNS) untuk anggaran 2022. Namun, ternyata hal tersebut tak disinggung oleh Presiden.

12:10 WIB Pemerintah Jamin Stok dan Harga Obat, Vaksin, hingga Alkes

Presiden Joko Widodo mengatakan kemandirian industri obat, vaksin, dan alat-alat kesehatan masih menjadi kelemahan serius yang harus dipecahkan pemerintah. Terkait dengan hal itu, pemerintah pun berupaya keras membenahi situasi.

12:05 WIB RAPBN 2022, Defisit Anggaran Ditetapkan Sebesar Rp868 Triliun

Dalam RAPBN 2020, nilai belanja lebih besar dari pendapatan, maka defisit anggaran direncanakan sebesar 4,85 persen terhadap produk domestik bruto (PDB) atau Rp868 triliun.

“Rencana defisit tahun 2022 memiliki arti penting sebagai langkah untuk mencapai konsolidasi fiskal, mengingat tahun 2023 defisit anggaran diharapkan dapat kembali ke level paling tinggi 3 persen terhadap PDB,” jelas Jokowi.

11:58 WIB RAPBN 2022, Suku Bunga Obligasi Diperkirakan 6,82 Persen

Rupiah ditetapkan pada kisaran Rp14.350 per dolar AS, dan suku bunga Surat Utang Negara (SUN) 10 tahun diperkirakan sekitar 6,82 persen dalam RAPBN 2022. Hal itu mencerminkan fundamental ekonomi Indonesia dan pengaruh dinamika global.

11:44 WIB Jokowi Sampaikan 6 Fokus APBN 2022

Presiden Joko Widodo menyampaikan Rancangan Undang-Undang tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara atau APBN 2022. Terdapat enam fokus utama pengelolaan uang negara pada tahun depan.

Hal tersebut disampaikan oleh Jokowi dalam Sidang Tahunan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) pada Senin (16/8/2021). Dia menjelaskan bahwa pada 2022, pemerintah merencanakan kebijakan fiskal yang tetap ekspansif untuk mendukung pemulihan ekonomi.

11:40 WIB RAPBN 2022, Rupiah Ditetapkan Rp14.350

Pemerintah menargetkan nilai tukar rupiah pada 2022 mencapai kisaran Rp14.350 per dolar Amerika Serikat (AS).

“Rupiah diperkirakan bergerak pada kisaran Rp14.350 per dolar AS” kata Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat membacakan Nota Keuangan dan RAPBN 2022, Senin (16/8/2021).

Perkiraan ini sejalan dengan pemulihan ekonomi Indonesia yang terus berlanjut dan akselerasi program vaksinasi Covid-19 pada tahun depan.

11:32 WIB Jokowi Targetkan Pertumbunan Ekonomi 2022 di Kisaran 5%-5,5%

Pemerintah menargetkan perekonomian Indonesia di 2022 tumbuh di kisaran 5 persen-5,5 persen. Hal tersebut tertuang dalam Rancangan Undang-Undang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RUU APBN) tahun Anggaran 2022.

Angka pertumbuhan yang ditargetkan pada RUU APBN itu, lebih rendah dari angka asumsi makro yang telah disepakati pada Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM PPKF) tahun anggaran 2022, sebesar 5,2 persen-5,8 persen.

11:23 WIB Investasi Harus Bantu UMKM Naik Kelas

Presiden Joko Widodo menekankan pentingnya efek positif investasi harus dapat dinikmati oleh pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Tanah Air. Sebab, perluasan akses pasar produk dalam negeri menjadi perhatian serius pemerintah.

11:11 WIB Jokowi Akui Banyak Terima Kritik dari Masyarakat

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengakui bahwa pemerintah menerima sejumlah kritik pada sejumlah hal yang belum dapat diselesaikan oleh pemerintahannya.

Dalam pidato kenegaraan di Sidang Tahunan MPR RI, Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI, dan Rapat Paripurna DPR RI tentang RAPBN 2022, Presiden menyadari adanya kepenatan di masyarakat selama pandemi Covid-19.

10:56 WIB Soal Pemindahan Ibu Kota Negara, Bamsoet Usul Begini ke Jokowi

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengusulkan agar Indonesia memasukkan Pokok-Pokok Haluan Negara (PPHN) untuk periode 2019-2024. Jika PPHN disetujui, maka proyek infrastruktur dan pemindahan Ibu Kota ke Kalimantan bisa dilanjutkan setelah era Presiden Joko Widodo (Jokowi).

10:46 WIB Dalam Pidatonya, La Nyalla Bahas Kesehatan hingga Unikorn

Ketua DPD RI La Nyalla Mahmud Mattaliti saat menyampaikan pidato di Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI/DPD RI 2021 di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin 16 Agustus 2021 / Youtube Sekretariat Presiden

Ketua DPD RI La Nyalla Mahmud Mattaliti menyampaikan pidato di Sidang Tahunan MPR RI, Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI 2021, Senin (16/8/2021).

Dalam pidatonya, La Nyalla menyampaikan sejumlah pandangan terkait sektor kesehatan, marketplace maupun perubahan iklim dunia.

Selain itu, dia juga memaparkan tentang sumber daya pangan dan air bersih serta heavy industri yang dimiliki Indonesia.

10:38 WIB Masalah Lapangan Kerja Jadi Fokus, Presiden Dorong Percepatan Implementasi UU Ciptaker

Presiden Joko Widodo menyatakan penciptaan lapangan kerja baru yang berkualitas secara masif menjadi fokus pemerintah.

Dia pun menilai implementasi UU No. 11/2020 tentang Cipta Kerja (UU Ciptaker) terus dipercepat.

10:32 WIB Presiden Minta Investasi Terintegrasi untuk Mencapai Ekonomi Hijau dan Biru

Presiden Joko Widodo mengatakan bahwa perkembangan investasi harus menjadi bagian terintegrasi dengan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkeadilan.

10:23 WIB Jokowi: Krisis, Resesi, dan Pandemi seperti Api

Presiden Joko Widodo saat menyampaikan pidato kenegaraan di Sidang Tahunan MPR RI 2021 di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin 16 Agustus 2021 / Youtube Sekretariat Presiden.

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) membacakan Pidato Kenegaraan di Sidang Tahunan MPR RI 2021. Jokowi secara gamblang mengatakan krisis, resesi, dan pandemi Covid-19 seperti api. Apa maksudnya?

“Krisis, resesi, dan pandemi itu seperti api. Kalau bisa, kita hindari, tetapi jika hal itu tetap terjadi, banyak hal yang bisa kita pelajari,” ujar Jokowi dalam Sidang Tahunan MPR RI 2021, Senin (16/8/2021).

10:15 WIB 8 Poin Jokowi soal Penanganan Pandemi

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan bahwa pandemi selama satu setengah tahun lebih telah menguatkan perilaku dan infrastruktur kesehatan di Indonesia.

Hal itu disampaikan Jokowi dalam pidato kenegaraan di Sidang Tahunan MPR RI 2021. Dalam kesempatan tersebut, Jokowi menyampaikan sejumlah poin penting terkait kesehatan dan penanganan pandemi Covid-19.

10:08 WIB La Nyalla Sebut Perbedaan Koperasi dan Bursa Efek Indonesia

Ketua DPD RI La Nyalla Mahmud Mattalitti menyampaikan para anggota koperasi sama persis dengan para pemegang saham di lantai bursa. Perbedaannya, pemegang saham di lantai bursa bisa siapapun, termasuk orang asing. Namun, koperasi hanya dimiliki oleh warga negara Indonesa.

09:56 WIB Selain Kesehatan, Turunkan Biaya Logistik dan Bangun Daerah Pelosok Jadi Prioritas Jokowi  

Presiden Joko Widodo mengatakan bahwa pemerintah tidak hanya konsentrasi pada masalah kesehatan di tengah pandemi. Agenda-agenda besar menuju Indonesia maju dipastikan tetap berada pada jalurnya.  

“Pengembangan SDM berkualias tetap jadi prioritas. Penyelesaian pembangunan infrastruktur yang murahkan logistik untuk membangun dari pinggiran dan mempersatukan Indonesia terus diupayakan,” katanya pada pidato kenegaraan di Kompleks Parlemen, Senin (16/8/2021).

09:46 WIB Filosofi Baju Adat Baduy yang Dipakai Presiden

Presiden RI Joko Widodo memakai baju adat Suku Baduy dan Wapres Ma’ruf Amin mengenakan baju adat Mandar saat menghadiri Sidang Tahunan MPR RI 2021, Senin (16/8/2021) – Twitter: Kementerian Keuangan.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghadiri agenda Sidang Tahunan MPR 2021 pada Senin (16/8/2021). Jokowi tampak bersahaja mengenakan pakaian adat suku Baduy, suku asli Sunda Banten yang masih menjaga tradisi dan budaya.

Jokowi tiba mengenakan pakaian lengkap adat suku Baduy berwarna hitam dengan ikat kepala biru bercorak batik serta masker hitam. Bukan itu saja, Jokowi juga memakai tas yang terbuat dari anyaman dan sandal kulit berwarna hitam.

09:40 WIB Semarak Pantun di Pidato Bamsoet

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo di Sidang Tahunan MPR RI 2021 / Youtube DPR RI

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo melantukan pantun saat membuka Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang DPR RI-DPD RI 2021 di Kompleks Parlemen, Senin (16/8/2021).

“Ada burung di atas dahan, dahannya ada di pohon beringin. Saya sampaikan salam pembukaan, kepada semua para hadirin,” ujar Bamsoet saat membuka sidang tahunan, Senin (16/8/2021).

09:37 WIB Ketua DPD: Unikorn Jadikan Anak Bangsa Sebagai Dropshipper

Ketua DPD RI La Nyalla Mahmud Mattalitti menyoroti marketplace di Indonesia melalui sejumlah Unicorn masih didominasi oleh barang impor.

Menurutnya, kondisi ini perlu menjadi perhatian karena hanya menjadikan anak bangsa sebagai dropshipper atau pedagang yang hanya membuka toko.

09:34 WIB Bamsoet singgung vaksinasi ideologi

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mengatakan bahwa pemerintah perlu memperkuat vaksinasi sebagai upaya untuk mengatasi pandemi Covid-19. Langkah ini perlu dibarengi dengan vaksinasi ideologi untuk meningkatkan ketahanan ideologi.

Dalam pidatonya di Sidang Tahunan MPR RI, Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI, dan Rapat Paripurna DPR RI tentang RAPBN 2022, Bamsoet menyebutkan bahwa upaya itu akan berdampak pada ketahanan tubuh serta ketahanan ideologi.

09:28 WIB Teks Lengkap Pidato Presiden dalam Sidang Tahunan MPR RI

Presiden Joko Widodo menyampaikan pidato kenegaraan dalam rapat tahunan MPR RI dan sidang bersama DPD dan DPR RI, hari ini, Senin (16/8/2021).

Dalam pidatonya, Presiden mengarisbawahi berbagai hal mulai dari pandemi hingga reformasi struktural.

09:11 WIB Puan Maharani pakai baju adat Payas Agung Bali

Ketua DPR RI Puan Maharani menghadiri Sidang Tahunan MPR, Sidang Bersama DPR-DPD, dan Pidato Kenegaraan Presiden dalam rangka penyampaian RUU tentang APBN 2022 pada Senin (16/8/2021), dengan mengenakan pakaian adat Payas Agung Bali.

Busana adat Bali tersebut merupakan salah satu pakaian tradisional kebesaran bangsawan Bali, dengan kain songket khas Bali dan kain tenun Gringsing.

08:59 WIB Ketua MPR Bamsoet apresiasi langkah pemerintah tangani pandemi

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) menyampaikan apresiasinya atas langkah pemerintah yang cepat dan tanggap dalam menangani dampak dari pandemi Covid-19.

Hal ini disampaikannya dalam pidato pengantar Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI Tahun 2021, Senin (16/8/2021).

“Kami atas nama pimpinan dan anggota MPR menyatakan apresiasi yang setinggi-tingginya atas pemerintah atas kerja keras, langkah kebijakan yang cepat dan tepat dalam rangka perlindungan seluruh warga Indonesia,” katanya.

08:56 WIB 60 Pejabat Hadir di Sidang Tahunan MPR RI

Sidang Tahunan MPR RI Tahun 2021 dilangsungkan secara hybrid. Sejumlah pejabat akan menjalani sidang secara langsung dan sisanya melalui daring.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPR RI Indra Iskandar mengatakan agenda ini akan berjalan secara minimalis dengan jumlah peserta yang lebih sedikit dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

08:50 WIB Foto Presiden Jokowi berpakaian adat Baduy

Presiden Joko Widodo mengenakan pakaian adat Suku Baduy dalam Sidang Tahunan MPR DPR RI./ youtube.

08:43 WIB Ketua DPR RI Puan Maharani Optmistis Indonesia Tangani Pandemi

Ketua DPR RI Puan Maharani turut menghadiri Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPD di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (16/8/2021).

Dalam acara kenegaraan tahunan ini, Puan bersama pimpinan lembaga negara yang lain akan mendengarkan laporan kinerja pemerintah lewat Pidato Kenegaraan Presiden.

 “Mudah-mudahan sidang tahunan kali ini makin menyolidkan langkah semua lembaga negara untuk mengatasi pandemi Covid-19 ini,” kata Puan. Berita selengkapnya Sidang Tahunan MPR, Puan Maharani Optimistis Indonesia Bisa Tangani Pandemi

08:24 WIB Jokowi Kenakan Baju Suku Baduy, Ma`ruf Amin Pakai Baju Adat Mandar

Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma`ruf Amin tiba di Gedung Parlemen, DPR RI. Presiden diketahui mengenaikan pakaian adat suku Baduy, Banten. Sementara Wapres mengenakan pakaian adat Mandar, Sulawesi Barat. 

Keduanya tiba sekitar pukul 08.05 WIB. Jokowi hadir mengenakan pakaian serba hitam dengan penutup kepala berkelir biru. Adapun Ma`ruf Amin menggunakan pakaian hitam dibalut kain merah dengan penutup kepala khas Sulawesi Selatan. 

Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengenakan pakaian adat daerah Sulawesi Barat di kediaman resmi wapres di Jakarta, Senin (16/8/2021) (***)

Sumber : Antara

Continue Reading
Advertisement Berita Vaksin Penting

Politik

Erick Thohir Angkat Twedy Ginting Jadi Komisaris Pertagas

Published

on

By

Jakarta, Goindonesia.co – Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) telah menetapkan Twedy Ginting sebagai Komisaris PT Pertamina Gas (Pertagas), unit usaha dari PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) yang merupakan Subholding Gas Pertamina. Seperti yang dikutip dari cnbcindonesia.com, Rabu (17/11/2021).

“Benar. Sebenarnya saya ditetapkan sebagai Komisaris PT Pertamina Gas pada 19 Oktober yang lalu. Ini ibarat saya kembali ke rumah. Karena sebelumnya saya menjadi anggota Komite Manajemen Risiko PT Pertamina Gas,” ujarnya.

Sebagai catatan, Pertagas merupakan perusahaan yang bergerak dalam sektor infrastruktur gas (midstream) dan hilir (downstream) industri gas Indonesia di bawah PT Perusahaan Gas Negara Tbk. PGN merupakan Subholding Gas Pertamina sejak 11 Maret 2018.

Twedy pun mengucapkan terima kasih kepada Kementerian BUMN, Pertamina dan PGN selaku pemegang saham atas kepercayaan dan amanah yang diberikan. Ia berharap bisa membantu Pertagas menjadi leading dalam pengembangan rantai pasok gas di Indonesia.

Seperti dikutip dari laman resmi Pertagas, Twedy lahir di Karo, Sumatera Utara pada tanggal 20 November 1982. Twedy merupakan alumni Sarjana Ilmu Pemerintahan Universitas Padjadjaran dan sedang menempuh pendidikan akhir di Magister Administrasi Publik Kajian Kebijakan Publik di Universitas Moestopo.

Beberapa pelatihan sertifikasi kompetensi telah diikuti di antaranya sertifikasi digital marketing profesional serta pelatihan leadership compentency lainnya. Twedy juga alumnus Program Pendidikan Reguler Angkatan (PPRA) 48 Lemhannas RI Tahun 2012.

Pada 2009 hingga 2017, Twedy pernah berkarier menjadi Tenaga Ahli di DPR RI. Kemudian pada kurun waktu tahun 2017-2019 dipercaya mengemban amanah sebagai Tenaga Ahli Madya di Badan Pembinaan Ideologi Pancasila.

Pada Juni 2019, Twedy ditetapkan sebagai Anggota Komite Manajemen Risiko PT Pertamina Gas dan Anggota Komite Manajemen Risiko PT Saka Energi Indonesia pada November 2019. Pada tahun 2021, dia pernah juga menjabat sebagai Komisaris Utama PT Mitra Tekno Madani di (PNM Group).

Selain itu, Twedy memiliki pengalaman sebagai dosen di beberapa perguruan tinggi dan juga aktif di organisasi kepemudaan yang bergerak di bidang sosial ekonomi dan aktif sebagai analis kebijakan publik untuk beberapa riset lembaga non pemerintahan.

Continue Reading

Politik

Jokowi Lantik Jenderal Andika Jadi Panglima TNI Hari Ini, Letjen Dudung KSAD

Published

on

By

Jakarta, Goindonesia.c – Presiden Joko Widodo (Jokowi) bakal melantik Jenderal Andika Perkasa menjadi Panglima TNI pada hari ini. Selain itu, Jokowi juga bakal melantik Pangkostrad Letjen Dudung Abdurachman menjadi KSAD.

Kabar mengenai pelantikan Panglima TNI itu sebelumnya disampaikan Jokowi setelah meresmikan Jalan Tol Serang-Panimbang seksi I ruas Serang-Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, yang disiarkan kanal YouTube Setpres, Selasa (16/11/2021). Pelantikan akan digelar di Istana Kepresidenan Jakarta.

“Pelantikan Panglima insyaallah besok, hari Rabu,” kata Jokowi.

Dalam kesempatan itu, Jokowi kembali menjawab soal isu perombakan atau reshuffle Kabinet Indonesia Maju. Jokowi menegaskan belum akan melakukan reshuffle dalam waktu dekat.

“Belum (reshuffle), besok pelantikan Panglima aja,” kata Jokowi.

Sementara itu, berdasarkan keterangan tertulis dari Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden, Jokowi diagendakan melantik Kepala BNPB baru, yaitu Mayjen Suharyanto. Mayjen Suharyanto saat ini menjabat sebagai Pangdam Brawijaya.

“Presiden juga akan melantik Kepala Staf Angkatan Darat, Kepala BNPB, dan 12 duta besar Republik Indonesia untuk negara sahabat. Pelantikan akan dilaksanakan Rabu, 17 November 2021 pukul 13.30 WIB di Istana Negara,” kata Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres) Heru Budi Hartono.

Jokowi juga dijadwalkan untuk melantik sejumlah dubes. Berikut daftar 12 calon duta besar luar biasa dan berkuasa penuh (LBBP) RI yang akan dilantik:

1. Calon Dubes LBBP RI untuk Italia, M. Prakosa;
2. Calon Dubes LBBP RI untuk Portugal, Rudy Alfonso;
3. Calon Dubes LBBP RI untuk Ukraina, Ghafur Akbar Dharmaputra;
4. Calon Dubes LBBP RI untuk Polandia, Anita Luhulima;
5. Calon Dubes LBBP RI untuk Kroasia, Suwartini Wirta;
6. Calon Dubes LBBP RI untuk India, Ina Krisnamurti;
7. Calon Dubes LBBP RI untuk Kanada, Daniel Tumpal Simanjuntak;
8. Calon Dubes LBBP RI untuk Tunisia, Zuhairi Misrawi;
9. Calon Dubes LBBP RI untuk Austria, Damos Agusman;
10. Calon Dubes LBBP RI untuk Bangladesh, Heru Subolo;
11. Calon Dubes LBBP RI untuk Korea Selatan, Gandi Sulistiyanto; dan
12. Calon Dubes LBBP RI untuk Tanzania, Triyogo Jatmiko.

Continue Reading

Politik

Tarik Menarik Calon Panglima TNI Pengganti Marsekal Hadi

Published

on

By

Jakarta – Jokowi tak kunjung mengirim Surat Presiden pengajuan calon Panglima TNI ke DPR. Ada tarik menarik kepentingan di balik alotnya keputusan calon Panglima TNI pengganti Marsekal Hadi.

Informasi yang dihimpun, pilihan Istana sebenarnya sudah condong ke satu nama, yaitu KSAL Laksamana Yudo Margono. Namun masih ada pihak-pihak yang ingin KSAD Jenderal Andika menjadi panglima.

Sejumlah pejabat tinggi dikabarkan turut serta bersuara soal calon panglima. Seorang perwira tinggi yang punya pengaruh besar di kalangan internal TNI kabarnya mendukung Yudo. Seorang menteri senior juga disebut lebih senang Yudo menjadi panglima ketimbang Andika.

Namun pihak-pihak pendukung Andika tak tinggal diam. Sejumlah tokoh yang dekat Istana bergerak agar Jokowi menjatuhkan pilihan ke Andika.

Tarik menarik kepentingan ini membuat alot keputusan soal Panglima TNI. Istana hingga saat ini belum juga membuat keputusan, padahal masa pensiun Marsekal Hadi kian dekat, yaitu 8 November nanti.

“Sejauh ini secara jadwal, semuanya masih aman, menunggu jadwal DPR sidang lagi. Kita masih ada waktu sampai masuk pensiun Panglima di November nanti. Masih ada waktu mencari perwira terbaik yang ingin mengorbankan dirinya untuk membawa Indonesia bangkit dari pandemi. Tugas berat ini,” kata Staf Khusus Mensesneg Faldo Maldini saat ditanya soal kapan Supres calon panglima dikirim ke DPR, Kamis (21/10/2021).

Meski masih ada waktu, Istana diminta segera mengirim nama. DPR butuh waktu untuk memproses dan melaksanakan uji kepatutan. Istana diharapkan sudah mengirim Surpres selambat-lambatnya 1 November nanti.

“Kita tunggu saja. Semuanya masih berproses. Kita sedang fokus ke agenda nasional bangkit dari pandemi, maka kriteria untuk menjawab tantangan itu jadi penting, ini yang sebelumnya tidak menjadi kriteria utama. Kalau sudah tampak tanda-tandanya, nanti pasti langsung diumumkan, tidak mungkin diam-diam,” ujar Faldo.

Continue Reading

Trending