Connect with us

Internasional

Indonesia Tampil Memukau di 3ª Semana Internacional Universidad O’Higgins

Published

on

KBRI Santiago berpartisipasi dalam kegiatan 3rd Semana Internacional yang diselenggarakan oleh Universidad O’Higgins di kota Rancagua, Chile (Foto : @kemlu.go.id)

Rancagua, Chile, goindonesia.co – Sebagai upaya mempromosikan budaya Indonesia, KBRI Santiago berpartisipasi dalam kegiatan 3rd Semana Internacional yang diselenggarakan oleh Universidad O’Higgins di kota Rancagua, Chile (04/10). KBRI Santiago membuka booth informasi dan menggelar pertunjukan seni dari Indonesia untuk meramaikan acara ini.

Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh adanya peningkatan ketertarikan masyarakat Chile, khususnya di kalangan pelajar, terhadap berbagai negara di kawasan Asia. Selain Indonesia, Universidad O’Higgins juga menghadirkan partisipan dari negara lain seperti Jepang, Korea Selatan, RRT, Belgia, Prancis, hingga Jerman. Sebanyak kurang lebih 200 mahasiswa Universidad O’Higgins serta sejumlah pelajar tingkat SMA turut menyemarakkan kegiatan ini.

KBRI Santiago menghadirkan booth interaktif yang tidak hanya memamerkan budaya Indonesia, tetapi juga memberikan informasi penting tentang peluang beasiswa bagi mahasiswa Universidad O’Higgins dan pelajar dari Chile lainnya yang berminat untuk melanjukan studi di Indonesia. Selain itu, KBRI Santiago juga memanjakan pengunjung dengan tarian Yapong asal Betawi karya Bagong Kussudiardja yang dipersembahkan oleh tim tari binaan KBRI Santiago. Pertunjukan ini disempurnakan dengan ensemble angklung dan disambut dengan antusiasme mahasiswa mengikuti permainan angklung yang bersifat interaktif. Ensemble angklung memainkan sejumlah alunan lagu berbahasa Spanyol, serta aransemen medley lagu daerah Indonesia.

Kegiatan ini merupakan ajang yang tepat untuk memperkenalkan Indonesia kepada pelajar, baik di tingkat sekolah maupun universitas. Selain mempromosikan budaya Indonesia, kegiatan ini juga menjadi peluang untuk memberikan informasi mengenai peluang pendidikan di Indonesia, terutama beasiswa yang tersedia bagi mahasiswa/i Chile. (***)

*Sumber: KBRI Santiago

Continue Reading
Advertisement Berita Vaksin Penting

Berita Provinsi

Pemprov Kalteng Berikan Masukan Batas Kewenangan Pengelolaan Sumber Daya Alam di Laut Daerah Provinsi

Published

on

Kepala Dislutkan Prov. Kalteng H. Darliansjah saat mengikuti rapat pembahasan draft Permendagri Batas Kewenangan Pengelolaan Sumber Daya Alam di Laut Daerah Provinsi (Foto : @mmc.kalteng.go.id)

Palangka Raya. goindonesia.co – Batas kewenangan pengelolaan sumber daya alam di laut daerah provinsi merupakan hal yang sangat penting untuk ditetapkan sebagai pedoman dalam pegelolaan wilayah perairan. Hal ini disampaikan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Prov. Kalteng H. Darliansjah saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (12/7/2024).

Darliansjah menjelaskan, bahwa batas perairan laut Provinsi Kalimantan Tengah ini dibahas saat dirinya hadir mengikuti rapat pembahasan draft Permendagri Batas Kewenangan Pengelolaan Sumber Daya Alam di Laut Daerah Provinsi berdasarkan telegram Nomor. 000.7.3/es.787/BAK tanggal 2 Juli 2024 dari Plh. Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan yang dilaksanakan di Grand Orchardz Hotel Rajawali Kemayoran Jakarta, pada 9 Juli 2024 yang lalu.

“Dalam rapat yang dipimpin oleh Analis Kebijakan Ahli Madya Direktorat Jenderal Bina Kewilayahan Teguh Sunarto tersebut, kita mengusulkan agar dilakukan peninjauan kembali batas kewenangan pengelolaan sumber daya alam di laut Provinsi Kalimantan Tengah dalam hal perubahan garis pantai, penambahan atau pengurangan pulau terdepan dari Provinsi, penetapan dan perubahan batas daerah antar Provinsi dan penetapan daerah,” ungkap Darliansjah.

Lebih lanjut, Darliansjah menuturkan bahwa Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah sesuai dengan kewenangannya melakukan Pengelolaan Kelautan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat sesuai Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945, melalui pemanfaatan dan pengusahaan Sumber Daya Kelautan dengan menggunakan prinsip ekonomi biru. Pemanfaaatan Sumber Daya Kelautan meliputi perikanan, energi dan sumber daya mineral, sumber daya pesisir dan pulau-pulau kecil, serta sumber daya non konvensional yang dalam pengusahaannya berupa industri kelautan, wisata bahari, perhubungan laut dan bangunan laut.

Dalam kegiatan yang dihadiri oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, Badan Informasi Geospasial (BIG), Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Pushidros TNI, Biro Hukum Kemendagri dan Ditjen Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri ini, Pemprov Kalteng memberikan masukan agar dapat dilakukan peninjauan kembali terkait batas kewenangan pengelolaan sumber daya alam di laut Provinsi Kalimantan Tengah secara berkala.

“Masukan kami agar batas kewenangan pengelolaan sumber daya alam di laut Provinsi Kalimantan Tengah dapat ditinjau kembali secara berkala setiap lima tahun atau sewaktu-waktu apabila diperlukan. Sehingga potensi sumber daya alam di wilayah laut Provinsi Kalimantan Tengah dapat dimanfaatkan dengan optimal bagi kelangsungan hidup masyarakat, termasuk wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil agar dapat menjadikan ekonomi kelautan sebagai tumpuan bagi pembangunan ekonomi Kalimantan Tengah, bahkan berkontribusi bagi pembangunan ekonomi nasional,” pungkas Darliansjah. (***)

*MULTIMEDIA CENTER PROVINSI KALIMANTAN TENGAH

Continue Reading

Kabupaten

Rutin Dapat Pemeriksaan Bidan, Ibu-Bayi Lahir Sehat di Depan RB Sarongan

Published

on

Rumah Bersalin (RB) Sarongan, Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi (Foto : @banyuwangikab.go.id)

Banyuwangi, goindonesia.co – Seorang ibu melahirkan di dalam mobil saat hendak mendapat perawatan di Rumah Bersalin (RB) Sarongan, Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi. Anak dan ibu selamat serta sehat dalam peristiwa ini.

Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (11/7/2024). Kepala Puskesmas Sumberagung, dr. Yulius Roni  menerangkan, selama hamil pasien yang merupakan warga Dusun Sumberdadi, Desa Kandangan tersebut sebelumnya telah rutin mendapat pemeriksaan dari bidan di puskesmas dan pustu setempat. Waktu hari perkiraan kelahiran atau HPL diperkirakan pada awal Agustus mendatang. 

“Waktu kelahiran bayi diperkirakan awal Agustus. Jadi persalinan beliau maju, sehingga saat hendak melahirkan posisinya masih berada di rumah,” kata dr. Roni.

Menurut Roni, kronologi peristiwa tersebut pasien datang di rumah bersalin gawat darurat pukul 10.09. Pasien datang dalam kondisi sudah melahirkan di mobil namun plasenta masih belum lahir. 

Pasien diterima oleh perawat jaga di rumah bersalin. Saat itu bidan jaga yang bertugas sedang mengikuti kegiatan lansia di Dusun Pancer dan bidan lainnya melakukan pemeriksaan kesehatan di wilayah binaannya.

“Pada pukul 10.11 perawat jaga menghubungi semua bidan yang sedang bertugas di sekitar rumah bersalin agar dapat segera membantu melakukan pertolongan,” kata Roni.

“Akhirnya pada pukul 10.20 bidan datang dan segera melakukan pemeriksaan dan tindakan yang diperlukan. Ibu dan anak selamat,” jelasnya.
 
Berdasarkan hasil pemeriksaan bidan, pasien sudah merasakan nyeri perut sejak pukul 07.00 pagi. Ketuban dirasakan pecah saat ibu dalam perjalanan dari rumah ke rumah bersalin. Pasien melahirkan di dalam mobil diperkirakan pada pukul 09.50.
 
Bidan membantu melahirkan plasenta. Plasenta lahir dengan lengkap pada pukul 10.30. Bidan melakukan penjahitan pada robekan jalan lahir. Bidan melakukan perawatan ibu pasca melahirkan. Bayi lahir dengan berat badan 3,5 kg.

“Ibu dan bayi sudah dilakukan pemeriksaan dan tindakan. Kondisi Ibu dan bayi saat ini sehat,” tambah Roni. (***)

*Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, @banyuwangikab.go.id

Continue Reading

Berita Provinsi

Selesai Akhir Tahun 2024, Progres Pembangunan Tugu Pal Nol Tahap II Telah Capai 84 Persen

Published

on

Pembangunan Tugu Pal Nol (Foto : @diskominfomc.kalselprov.go.id)

Banjarbaru, goindonesia.co – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, melalui Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Kalsel paparkan progres fisik pembangunan Tugu Pal Nol tahap II yang telah mencapai 84 persen dan diperkirakan selesai pada Bulan Desember 2024.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas PUPR Kalsel, Ahmad Solhan melalui Kepala Bidang Cipta Karya PUPR Kalsel, Yulianti Erlinah dalam jumpa pers bersama awak media di Ruang Rapat Kantor Dinas PUPR Kalsel, Banjarbaru, Kamis (11/7/2024).

Ia mengatakan, pengerjaan pembangunan Tugu Pal Nol tahap II yang berlokasi di Kota Banjarmasin di atas luas lahan 10.217,82 m2 dengan nilai Kontrak sebesar Rp. 124.945.888.888.89, ini telah mencapai 84,89 persen.

“Untuk Tugu Nol progresnya sudah 84,89 persen di minggu ke 54 dan ditargetkan selesai pada bulan Desember sesuai dengan berakhirnya kontrak,” kata Yulianti.

Yulianti menambahkan, saat ini sedang dalam tahap pengerjaan oleh pihak pelaksana pemasangan ACP dan selendang.

Adapun bangunan-bangunan yang dikerjakan pada ikon Kalimantan Selatan yaitu Tugu Pal Nol, sebagai berikut:

Pembangunan Tugu Pal Nol (Tahap II), berupa upper struktur (struktur beton lantai 4 sampai dengan 5, Struktur baja mulai lantai 5a sampai dengan Puncak Menara Elv. 99,00 m), Aristektural dan MEP hingga selesai.

Pembangunan Bangunan UMKM A (Tahap II), berupa upper struktur (struktur beton lantai 1 dan struktur atap), Arsitektural dan MEP hingga selesai.

Pembangunan Bangunan UMKM B (Tahap II) berupa upper struktur (struktur beton lantai 1 sampai 2 dan struktur atap), Arsitektural dan MEP hingga selesai.

Pembangunan Amphitheater (Tahap II) berupa pekerjaan upper struktur (pedestal kolom struktur dan struktur atap baja dengan penutup atap membran), Arsitektural dan MEP hingga selesai.

Penambahan Ruang Lingkup (Tahap II) berupa pekerjaan gondola, perbaikan toilet existing, dan sebagian lanscape (paving dan rumput). (***)

*Media Center Provinsi Kalimantan Selatan.

Continue Reading

Trending