Connect with us

Health

Varian Omicron Paksa Korea Selatan, Australia, Jepang, Filipina dan Thailand Berlakukan Pembatasan

Published

on

Illustrasi

Penemuan Omicron, varian Corona yang memiliki protein lonjakan sangat berbeda dari sebelumnya itu memicu alarm global pada hari Jumat, ketika negara-negara bergegas menangguhkan perjalanan dari Afrika selatan. Pasar saham segera mengalami penurunan terbesar dalam lebih dari setahun.

Jakarta, goindonesia.co—Pemerintah Korea Selatan pada Sabtu (27/11) sore mengatakan akan membatasi kedatangan dari Afrika Selatan dan tujuh negara lain karena kekhawatiran tentang varian Covid-19 baru yang diidentifikasi tengah marak di wilayah tersebut. Badan Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea mengatakan, mulai 28 November penerbitan visa bagi mereka yang berasal dari delapan negara di Afrika akan dibatasi, sementara warga Korea Selatan yang kembali dari wilayah tersebut akan dikarantina.

Delapan negara yang dikenai pembatasan baru itu adalah Afrika Selatan, Botswana, Zimbabwe, Namibia, Lesotho, eSwatini, Mozambik, dan Malawi.

Pada hari yang sama Australia juga memberlakukan pembatasan baru pada orang-orang yang telah berkunjung ke sembilan negara Afrika selatan, sehari setelah Filipina melakukan langkah serupa. Varian baru Covid-19, Omicron, segera menimbulkan kekhawatiran tentang gelombang lain pandemi virus corona.

Secara efektif pemerintah Australia segera akan melarang non-warga negara yang telah berada di Afrika Selatan, Namibia, Zimbabwe, Botswana, Lesotho, eSwatini, Seychelles, Malawi, dan Mozambik masuk ke negaranya. Selain itu, Australia juga akan memberlakukan karantina 14 hari yang diawasi untuk warga negara Australia dan tanggungan mereka kembali dari negara-negara tersebut, kata Menteri Kesehatan Greg Hunt.

Pembatasan ini juga berlaku untuk orang-orang seperti pelajar internasional dan migran terampil, yang telah berada di salah satu dari sembilan negara dalam 14 hari terakhir.

“Jika bukti medis menunjukkan bahwa diperlukan tindakan lebih lanjut, kami tidak akan ragu untuk mengambilnya. Dan itu mungkin melibatkan penguatan atau perluasan pembatasan,” kata Hunt.

Siapa pun yang tiba di Australia dan telah berada di salah satu negara tersebut dalam 14 hari terakhir harus segera diisolasi dan diuji. Pemerintah Australia juga akan menangguhkan semua penerbangan dari sembilan negara Afrika selatan selama dua pekan.

Sementara itu, Jepang mengatakan akan memperketat kontrol perbatasan untuk negara-negara Afrika selatan seperti Mozambik, Malawi dan Zambia, yang membutuhkan karantina 10 hari untuk setiap pendatang, kata Kementerian Luar Negeri Jepang, Sabtu.

Aturan baru, yang berlaku mulai tengah malam, datang sehari setelah Jepang memperketat kontrol perbatasan bagi mereka yang datang dari Afrika Selatan, Botswana, eSwatini, Zimbabwe, Namibia, dan Lesotho.

Filipina juga telah menangguhkan penerbangan dari Afrika Selatan dan enam negara lainnya – Botswana, Namibia, Zimbabwe, Lesotho, eSwatini, dan Mozambik – hingga 15 Desember, kata Sekretaris Kabinet Karlo Nograles dalam sebuah pernyataan pada Jumat malam.

Penumpang yang telah mengunjungi salah satu negara ini dalam 14 hari sebelum kedatangan mereka juga akan dilarang masuk untuk sementara, katanya. Sebelumnya pada hari itu Filipina telah mengumumkan pembukaan kembali perbatasan bagi wisatawan dari apa yang dianggapnya daerah berisiko rendah, sebagai bagian dari pelonggaran pembatasan setelah berminggu-minggu penurunan infeksi virus corona.

Thailand mengatakan juga akan melarang masuknya orang yang bepergian dari delapan negara – Botswana, eSwatini, Lesotho, Malawi, Mozambik, Namibia, Afrika Selatan dan Zimbabwe – mulai Desember.

“Kami telah memberi tahu maskapai penerbangan dan negara-negara ini,” kata pejabat kesehatan senior, Opas Karnkawinpong, dalam konferensi pers. “Mereka yang telah disetujui masuk ke negara tersebut dari delapan negara tersebut akan diperintahkan untuk menjalani karantina wajib tambahan selama 14 hari, mulai sekarang,” kata Opas.

Inggris melarang perjalanan dari Afrika Selatan setelah munculnya varian Covid-19 baru yang sangat bermutasi

Orang-orang dari negara-negara Afrika lainnya yang telah mendapatkan persetujuan untuk mengunjungi Thailand akan dikenakan karantina hotel selama 14 hari.

Tidak ada negara Afrika dalam daftar 63 negara yang memenuhi syarat untuk perjalanan bebas karantina ke Thailand yang dimulai bulan ini, kata Opas.

Thailand telah mencatat lebih dari 2,1 juta infeksi Covid, bagian terbesar dari mereka sejak varian Delta lepas landas pada bulan April. Hanya 57 persen dari populasi 70 juta orang yang divaksinasi lengkap.

Pembatasan perjalanan baru sejalan dengan sejumlah tempat, seperti Singapura, Inggris, dan Hong Kong, ketika para ilmuwan di seluruh dunia berlomba untuk menentukan bagaimana varian baru tersebut cenderung berperilaku pada orang yang telah divaksinasi atau sebelumnya terinfeksi.

Penemuan varian yang memiliki protein lonjakan sangat berbeda dari yang menjadi dasar vaksin yang ada itu memicu alarm global pada hari Jumat, ketika negara-negara bergegas untuk menangguhkan perjalanan dari Afrika selatan. Pasar saham segera mengalami penurunan terbesar dalam lebih dari setahun.

Australia awal bulan ini melonggarkan pembatasan perbatasan internasional untuk pertama kalinya selama pandemi, memungkinkan penduduk yang divaksinasi penuh untuk kembali ke negara itu tanpa karantina. [Reuters/Bloomberg/AFP/SCMP]

Continue Reading
Advertisement Berita Vaksin Penting

Health

Ancaman Omicron Nyata, Menkes Ungkap Nasib Sekolah Tatap Muka

Published

on

Foto: Sejumlah siswa-siswi mengikuti Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 01 Pondok Labu, Jakarta Selatan, Senin (3/1/2022). (CNBC Indonesia/ Muhammad Sabki)

Jakarta, goindonesia.co – Pembelajaran Tatap Muka (PTM) yang telah berjalan 100% di Jakarta terjadi di tengah kasus Covid-19 yang meningkat akibat Omicron. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyatakan soal aturan kegiatan PTM.

Dalam rapat bersama Komisi IX DPR RI, dia mengatakan aktivitas pembelajaran di sekolah bergantung pada level sebuah daerah. Jika wilayah berada di level 3 hanya diperbolehkan 50% saja untuk kegiatan tersebut.

“Ada aturannya PTM, turun level 3 harus 50%, ada level vaksinasi minimum harus dicapai. Risiko lebih tinggi otomatis turun ke 50% bisa 0% kalau sudah level 4,” jelas Budi, Selasa (18/1/2022).

Sebelumnya Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAi) sempat mengungkapkan kekhawatiran soal PTM. Sebab ada 10 sekolah di Jakarta yang ditutup setelah PTM digelar 100% sejak 3 Januari 2022.

Menurut Komisioner KPAI Retno Listyarti, meski kasus yang muncul bukan varian Omicron namun tidak dapat disepelekan.

“Perlu diingat, bahwa pola penularan dari Covid-19 di antaranya adalah kerumunan dan sulit jaga jarak. PTM 100% dengan kapasitas 100% siswa sangat berpotensi karena bersama-sama berada dalam satu ruangan tertutup selama waktu yang cukup lama (sekitar 3-5 jam). Anak-anak sangat rentan tertular dan menularkan,” ujar Retno, pada pekan lalu.

KPAI sudah memprediksi hal ini akan terjadi. Sebab anak-anak SD belum vaksinasi lengkap dua dosis.

Potensi penularan selesai liburan Natal dan tahun baru jadi pertimbangan, ungkapnya. Atas hal ini dia mengatakan pihaknya mendorong Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengevaluasi soal kebijakan PTM.

“KPAI mendorong Pemprov DKI Jakarta melakukan evaluasi menyeluruh, mempelajari pola kerentanan dan nasal penularan, sehingga dapat diantisipasi penyebarannya,” kata Retno.

KPAI memberi saran sebaiknya PTM di ibukota sebanyak 50% lebih dulu. Aktivitas itu bisa dipertahankan hingga kondisi lebih aman untuk pelaksanaan PTM. (***)

Continue Reading

Health

Lima Vaksin Booster Ini yang Diizinkan BPOM

Published

on

Ilustrasi (Foto: Dokumentasi Humas Setkab)

Jakarta, goindonesia.co–Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menerbitkan izin penggunaan darurat atau emergency use authorization (EUA) untuk lima produk vaksin Covid-19 yang digunakan sebagai vaksin dosis lanjutan atau booster.

“Pada hari ini kami melaporkan ada lima vaksin yang telah mendapatkan emergency use authorization, tentunya sebelum mendapatkan emergency use authorization dari BPOM telah melalui proses evaluasi bersama para tim ahli Komite Nasional Penilai Vaksin (Covid-19) dan telah mendapatkan rekomendasi memenuhi persyaratan yang ada,” ujar Kepala BPOM Penny K Lukito, dalam keterangan persnya, Senin (10/1/2022), di Jakarta.

Adapun kelima vaksin Covid-19 yang telah mendapat izin penggunaan darurat dari BPOM untuk digunakan sebagai vaksin booster yaitu vaksin CoronaVac produksi PT Bio Farma, vaksin Pfizer, vaksin AstraZeneca, vaksin Moderna, dan vaksin Zifivax.

Penny menambahkan, masih terdapat beberapa vaksin yang tengah diuji klinik untuk memperoleh EUA sebagai vaksin dosis lanjutan.

“Ada juga beberapa yang sedang uji klinik vaksin booster yang masih berlangsung dan dalam waktu beberapa hari ini akan juga bisa kita putuskan emergency use authorization-nya,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Kepala BPOM menerangkan bahwa vaksin booster dapat diberikan kepada kelompok masyarakat dengan kriteria usia 18 tahun ke atas dan diberikan minimal enam bulan dari vaksin primer dosis lengkap.

Penny menerangkan, vaksin CoronaVac produksi PT Biofarma adalah untuk booster homolog dengan dosis sebanyak satu dosis.

“(Hasil uji) imunogenisitas menunjukkan peningkatan titer antibodi netralisasi hingga 21-35 kali setelah 28 hari pemberian vaksin booster ini pada subjek dewasa,” paparnya.

Kedua, vaksin Pfizer atau Comirnaty juga untuk booster homolog dengan dosis sebanyak satu dosis.

“(Hasil uji) imunogenisitas menunjukkan peningkatan nilai rata-rata titer antibodi netralisasi setelah 1 bulan (pemberian booster) sebesar 3,3 kali,” terangnya.

Ketiga, vaksin AstraZeneca juga bersifat homolog dengan dosis sebanyak satu dosis. Penny menyampaikan, hasil uji imunogenisitasnya menunjukkan peningkatan nilai rata-rata titer antibodi sekitar 3,5 kali setelah pemberian vaksin booster jenis ini.

Selanjutnya, vaksin Moderna digunakan untuk booster homolog dan heterolog dengan dosis setengah dosis. Booster heterolog vaksin Moderna digunakan untuk vaksin AstraZeneca, Pfizer, dan Janssen atau Johnson & Johnson.

“Ini menunjukkan respons imun antibodi netralisasi sebesar 13 kalinya setelah pemberian dosis booster,” ujarnya.

Terakhir, vaksin Zifivax digunakan untuk booster heterolog dengan vaksin primer Sinovac dan Sinopharm.

“Titer antibodi netralisasi meningkat lebih dari 30 kali pada subyek yang telah mendapat dosis primer Sinovac atau Sinopharm,” ujarnya.

Menutup keterangan persnya, Kepala BPOM menyampaikan bahwa pemberian vaksinasi dosis lanjutan telah direkomendasikan oleh Badan Kesehatan Dunia atau WHO. Pemberian booster diperlukan untuk meningkatkan kadar antibodi Covid-19 yang mengalami penurunan signifikan enam bulan setelah memperoleh vaksin dosis lengkap.

“Data imunogenisitas dari hasil pengamatan uji klinik terdiri dari semua vaksin Covid-19 menunjukkan adanya penurunan kadar antibodi yang menurun secara signifikan sampai di bawah 30 persen, terjadi setelah enam bulan pemberian vaksin primer yang (dosis) lengkap. Oleh karena itu, diperlukan pemberian vaksin booster atau dosis lanjutan untuk meningkatkan kembali imunogenisitas yang telah menurun,” pungkasnya. (***)

Continue Reading

Berita

Rekor Baru! Rumah Sakit di AS Kewalahan Rawat Pasien Covid-19

Published

on

Amerika Serikat (AS) mencatat rekor baru untuk jumlah orang yang dirawat di rumah sakit akibat Covid-19.

Warga Amerika Serikat memadati bandara saat periode libur Natal dan Tahun Baru meskipun kasus Covid-19 akibat Omicron melonjak – USA Today

Jakarta, goindonesia.co – Amerika Serikat (AS) mencatat rekor baru untuk jumlah orang yang dirawat di rumah sakit akibat Covid-19 sebanyak 132.646 bangsal.

Angka terbaru itu, yang muncul saat varian Omicron yang sangat menular menyebar ke seluruh negeri, melampaui rekor 132.051 yang tercataat pada Januari tahun lalu.

Penerimaan pasien di rumah sakit terus meningkat sejak akhir Desember atau dua kali lipat dalam tiga minggu terakhir seperti dikutip TheGuardian.com, Selasa (11//2022).

Lonjakan itu terjadi setelah Omicron mengambil alih varian Delta sebagai varian dominan di AS.

Analisis menemukan bahwa negara bagian Delaware, Illinois, Maine, Maryland, Missouri, Ohio, Pennsylvania, Puerto Rico, AS,  Virgin Islands, Vermont, Virginia, Washington DC, dan Wisconsin telah melaporkan rekor tingkat pasien Covid-19 baru-baru ini.

Kejadian yang sama juga pernah terjadi pada Unit perawatan intensif (ICU) di sejumlah rumah sakit di AS menjelang akhir tahun ketika varian Delta masih dominan.

“Para pasien non-Covid-19 dalam kondisi kesehatan yang parah dan lonjakan kasus varian Delta sudah membuat kewalahan banyak rumah sakit,” menurut laporan Wall Street Journal (WSJ) pad 20 Desember tahun lalu.

Di banyak kota, unit perawatan intensif rumah sakit dipenuhi para pasien yang membutuhkan perawatan darurat. Mereka termasuk yang menderita penyakit yang tidak terkait Covid-19 seperti kanker atau penyakit jantung.

“Di banyak rumah sakit, hanya sedikit tempat tidur yang tersedia untuk mengantisipasi masuknya pasien dengan varian Omicron yang lebih menular,” ungkap laporan WSJ.

Pejabat kesehatan telah memperingatkan bahwa banyaknya infeksi yang disebabkan oleh Omicron akan menambah beban rumah sakit. Di sisi lain banyak pula staf medis yang terinfeksi sehingga kekurangan tenaga kerja.

“Ini seperti kemacetan medis,” kata Peter Dillon, kepala petugas klinis di Penn State Health di Pennsylvania, dalam sebuah wawancara. (***)

Continue Reading

Trending