Connect with us

Politik

Pelapor Jadi Dua, Giliran GPI Laporkan Azis Syamsudin ke MKD Terkait Suap Penyidik KPK

Published

on

Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Islam (GPI) secara resmi melaporkan Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD), Selasa (4/5/2021). Sebelumnya GPI pernah mendatangi MKD, namun belum sempat melaporkan lantaran berkas tidak lengkap.

Dengan demikian, total ada dua pihak yang melaporkan Azis dan diterima pimpinan MKD. Sebelumnya, pada Senin (26/4/2021), Lembaga Pengawasan dan Pengawalan Penegakan Hukum Indonesia (LP3HI) melaporkan anggota DPR RI asal Lampung itu ke MKD.  “Hari ini selasa tanggal 4 Mei 2021, kami kembali datang ke MKD untuk mengantarkan kelengkapan berkas pelaporan saudara Azis Syamsuddin. Alhamdulillah semua berkas laporan diterima oleh MKD dengan nomor laporan 44,” kata Ketua Bidang Hukum dan HAM GPI, Fery Dermawan, sebagaimana dikutip Suara.com (jaringan Lampungpro.co).Fery mengatakan, laporan terhadap Azis ke MKD itu atas dugaan pelanggaran kode etik. Azis diduga kuat memfasilitasi pertemuan antara Wali Kota Tanjungbalai M Syahrial dengan penyidik KPK dari unsur kepolisian Stefanus Robin Pattuju terkait kasus dugaan suap.Fery mengatakan Azis diduga melanggar peraturan Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2015, di antaranya Pasal 3 ayat (1) dan (4) dan Pasal 6 ayat (5). “Kemudian kami akan terus mengawal perkara ini agar segera diproses sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” kata Fery.GPI mengaku prihatin atas dugaan keterlibatan Azis Syamsuddin dalam perkara dugaan suap antara penyidik KPK Stefanus Robin dengan Wali Kota Tanjungbalai M. Syahrial. Fery Dermawan mengatakan sebagai pimpinan DPR tindakan Azis dirasa tidak pantas, jika memang dugaan itu benar. (PRO1)

Politik

Ini Isi Pertemuan 2 Jam Jokowi dengan Megawati

Published

on

Foto: Presiden RI Jokowi di Rakernas II PDI Perjuangan Desa Kuat, Indonesia Maju dan Berdaulat – 21 Juni 2022. (Foto: Kris – Biro Pers Sekretariat Presiden)

Jakarta, goindonesia.co – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) melakukan pertemuan dengan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarno Putri di Batu Tulis, Bogor, Sabtu (8/10/2022). Pertemuan berlangsung selama dua jam yang salah satunya membahas mengenai Pemilu 2024.

Dalam siaran tertulis yang diterima CNBC Indonesia, Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menyebutkan, pertemuan yang dilakukan selama dua jam itu dalam suasana kontemplatif, membahas berbagai masalah bangsa dan negara.

Terdapat empat poin yang dibahwa Hasto dalam pertemuan antara Jokowi dan Megawati tersebut. Diantaranya:

Pertama, dalam tradisi pemimpin yang benar-benar berjuang demi masa depan rakyat, bangsa, dan negara Indonesia, maka diperlukan suatu tradisi menyepi dan berkomtemplasi guna membahas secara jernih terhadap arah masa depan bangsa dan negara.

“Hal itulah yang secara periodik dilakukan oleh Megawati Soekarnoputri dengan Presiden Jokowi. “Dialog dilakukan selama 2 (dua) jam. Makanan secara khusus dipersiapkan oleh Ibu Megawati berupa jagung, kacang bogor, pisang rebus, talas, dan juga nasi uduk. Dari makanan untuk menjamu Presiden Jokowi sendiri penuh dengan semangat kerakyatan,” terang Hasto, dikutip Minggu (9/10/2022).

Kedua, Megawati sendiri sejak bulan Maret 2020 telah menginstruksikan untuk menanam 10 tanaman pendamping beras seperti pisang, jagung, talas, kacang-kacangan, ketela, sukun, sorgum, porang dll. “Apa yang dicanangkan Bu Mega sejak 2.5 tahun lalu kini terbukti, dunia menghadapi krisis pangan. Karena itulah Bu Mega menghidangkan makanan pendamping beras secara khusus ke Pak Jokowi, agar Indonesia benar-benar berdaulat di bidang pangan,” ungkap Hasto.

Ketiga, Dalam diskusi mendalam tersebut, juga dibahas langkah-langkah penting di dalam menghadapi krisis ekonomi dunia dan pangan. “Ibu Mega memang sangat menaruh perhatian terhadap krisis ekonomi dan pangan, dan Beliau membagi pengalaman lengkap menuntaskan krisis multidimensional. Saat itu seluruh jajaran Kabinet Gotong Royong benar-benar fokus dan terpimpin sehingga pada tahun 2004 Indonesia bisa keluar dari krisis. Pak Jokowi pun menegaskan keseriusan pemerintah, termasuk bagaimana para menteri harus fokus menangani berbagai tantangan perekonomian, krisis pangan-energi, dan tekanan internasional akibat pertarungan geopolitik,” terang Hasto.

Keempat, hal-hal terkait agenda Pemilu 2024 juga tidak luput dari pembahasan agar Pemilu 2024 benar-benar menjadi momentum kebangkitan Indonesia Raya dan sekaligus ada kesinambungan kepemimpinan sejak Bung Karno, Bu Mega, Pak Jokowi hingga kepemimpinan nasional ke depan. (***)

Continue Reading

Politik

Nasdem Tetapkan Dukung Anies di Pilpres 2024, Surya Paloh: Mulai Sekarang Kita Harus Siap Hadapi Serangan

Published

on

Deklarasi Partai Nasdem dukung pencapresan Anies Baswedan (Dok. : Istimewa)

Jakarta, goindonesia.co : Partai Nasdem mendeklarasikan Gubernur DKI Jakarta  Anies Baswedan sebagai calon presiden (Capres) yang akan diusung pada Pilpres 2024.

Deklarasi tersebut dilakukan Nasdem Tower, Gondangdia, Jakarta Pusat, Senin (3/10/2022), dan dilakukan langsung oleh Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh.

Hadir dalam deklarasi ini para elit Partai NasDem dan juga relawan Anies Baswedan.

“Pilihan capres Nasdem adalah yang terbaik daripada yang terbaik. Inilah akhir pilihan Nasdem, sosok seorang Anies Baswedan,” ujar Surya Paloh.

Ketika ditanya apakah dengan mendeklarasikan Anies sebagai Capresnya, Anies akan menjadi kader Nasdem?

Paloh mengatakan bahwa hal itu akan diserahkan kepada Anies. “Nasdem tidak mengharuskan Anies menjadi kader,” katanya.

Anies yang hadir dalam deklarasi ini mengatakan, ia akan mengemban amanah yang diberikan Nasdem dengan baik.

Ia juga mengatakan, jika kelak ia terpilih menjadi presiden, ia akan melanjutkan pembangunan-pembangunan yang telah dilakukan presiden sebelumnya.

Meski demikian Surya Paloh mengingatkan para kadernya bahwa mulai sekarang mereka harus bersiap menghadapi serangan-serangan yang akan datang kepada mereka.

“Kita harus siap, serangan-serangan itu pasti datang,” katanya.

Seperti diketahui, lawan politik Anies yang notabene merupakan pendukung Presiden Jokowi sekaligus pendukung oligarki, tidak menginginkan Anies menjadi presiden.

Sebuah media bahkan telah mengungkap kalau   KPK  tengah berusaha menjadikan Anies sebagai tersangka dugaan korupsi pada penyelenggaraan Formula E.

Anies mengaku siap untuk bekerjasama mewujudkan cita-cita bersama.

“Terima kasih kepada Pak Surya Paloh yang yang telah memberi kepercayaan kepada saya, mewujudkan cita-cita bersama. Saya siap menjalankan amanah ini, semoga semua berjalan dengan baik,” kata Anies dalam sambutannya. (***)

Continue Reading

Politik

Nasdem Pastikan Bakal Usung Anies Baswedan sebagai Capres

Published

on

Kiri ke kanan: Presiden PKS, Ahmad Syaikhu; Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY); Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh; Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan; dan politikus senior Partai Golkar, Jusuf Kalla di acara pernikahan anak anggota DPR dari Fraksi Nasdem Sugeng Prawoto di Jakarta, Minggu, 18 September 2022. (Foto: istimewa)

Jakarta, goindonesia.co– Politikus Partai Nasdem Zulfan Lindan memastikan pihaknya bakal mengusung Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjadi calon presiden (capres) di Pilpres 2024. Menurut Zulfan, Ketum Partai Nasdem Surya Paloh bakal mengumumkan Anies pada 10 November 2022 bersama koalisi Partai Nasdem, yakin Partai Demokrat dan PKS.

“Secara logika politik yang paling memungkin kan, ya Anies Baswedan dan memang akan diumumkan bersama koalisi, jadi Anies Baswedan capres Partai Nasdem, PKS, dan Partai Demokrat, sudah 99 persen,” ujar Zulfan kepada wartawan, Selasa (27/9/2022).

Zulfan mengakui Rakernas Partai Nasdem menetapkan tiga nama sebagai bakal capres 2024, yakni Anies, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa. Dari tiga nama ini, kata dia, yang paling memungkinkan adalah Anies karena Ganjar masih terikat dengan PDIP dan Jenderal Andika Perkasa masih terikat aturan militer.

“Jadi, kalau soal capres sudah selesai,” tegasnya.

Saat ini, kata Zulfan, pihaknya dengan Demokrat dan PKS belum menentukan cawapres Anies Baswedan. Jika sudah ditentukan sebelum 10 November, maka cawapres 2024 akan diumumkan bersama sekaligus pasangan capres-cawapres yang diusung Nasdem, Demokrat dan PKS di Pilpres 2024.

“Yang urgent itu capres duluan. Kalau cawapres belum diputuskan hingga 10 November, maka bisa dilanjutkan lagi setelah pengumuman capres,” kata Zulfan. (***)

Continue Reading

Trending