Connect with us

Sport

Timnas Basket 3×3 Putri Sukses Tundukkan Uruguay Petik Kemenangan Perdana di Pool A

Published

on

JAKARTA , goindonesia.co –Tim nasional bola basket 3×3 putri Indonesia sukses menundukkan Uruguay 22-15 guna memetik kemenangan perdana di Pool A Turnamen Kualifikasi Olimpiade Tokyo 2020 di Graz, Austria, Sabtu.

Kemenangan itu praktis membuat Indonesia meninggalkan posisi juru kunci Pool A mengingat anak-anak asuh July Wong kini punya catatan satu kemenangan dari tiga gim yang sudah dijalani atau prosentase kemenangan 33 persen.

Dyah Lestari dan Nathania Orville sama-sama mengumpulkan tujuh poin dalam kemenangan Indonesia diikuti enam poin dari Dewa Made Ayu Sriartha.

Sedangkan Lea Kahol kendati hanya mencetak dua poin, pebasket asal Merauke itu terlihat jelas berkontribusi lewat kerja kerasnya mengawal ketat para pemain Uruguay sepanjang laga. Menghadapi Uruguay, Indonesia memang punya sedikit keunggulan dengan keberadaan Ayu yang rankingnya paling tinggi dalam FIBA 3×3.

Terlebih dibandingkan ketika menghadapi Amerika Serikat dan Jerman kemarin, Indonesia juga kini menghadapi situasi tinggi badan yang relatif berimbang.

Dua lemparan bebas dari CO –sapaan akrab Nathania– dan Ayu membawa Indonesia memimpin di awal laga, tetapi dua tembakan luar busur Aldana Gayoso untuk Uruguay membawa mereka berbalik unggul 5-2 pada sisa waktu delapan menit 15 detik.

Pertandingan sempat berlangsung agak seret hingga Victoria Pereyra melesakkan tembakan dua angka untuk membawa Uruguay menjauh 7-3 pada sisa waktu enam menit 27 detik.

Namun, Indonesia menjawab lewat two-point play besutan Ayu yang membuat skor jadi 5-7.

Two-point play itu agaknya menyuntik kepercayaan diri Srikandi Merah Putih hingga Ayu melesakkan tembakan luar busur untuk berbalik unggul 8-7 sebelum diikuti lemparan serupa dari Dyah tak sampai 20 detik kemudian demi membuat skor jadi 10-7 atas Uruguay pada sisa waktu empat menit 27 detik.

Sempat berhenti beberapa menit ketika wasit berkonsultasi dengan meja pencatat skor, tetapi hal itu tak memengaruhi momentum CO dkk.

Rentetan poin 5-1 dalam kurun waktu dua setengah menit kemudian membawa Indonesia semakin mantap memimpin 15-9 pada sisa waktu semenit 32 detik.

Upaya Uruguay untuk bangkit relatif bisa diredam Kahol dkk dan Indonesia kian menjauh 20-13 saat CO melesakkan tembakan luar busur pada sisa waktu 38 detik.

Uruguay sempat membalas lagi lewat Pereyra dan Florencia Somma, tetapi kemudian Dyah mengunci kemenangan Indonesia 22-15 lewat tembakan dua angka dari sisi kiri ring, saat pertandingan tinggal menyisakan 2,58 detik.

Indonesia masih menyisakan satu pertandingan lagi di Pool A, yakni menghadapi Prancis pada sesi dua hari ini atau sekira pukul 18.30 WIB. (***)

Continue Reading
Advertisement Berita Vaksin Penting

Bola

Bali United harus mengakui keunggulan Barito Putera

Published

on

Pelatih Bali United FC,  Stefano Cugurra (@ligaindonesiabaru.com)

Sleman, goindonesia.co – Di luar dugaan Bali United FC harus kembali menelan pil pahit saat pekan ke-22 BRI Liga 1 2022/2023 menjamu PS Barito Putera di Stadion Maguwoharjo Sleman, Minggu (5/2) kemarin.

Bali United secara mengejutkan harus mengakui keunggulan lawan dengan skor 1-2.

Mereka tertinggal lebih dulu usai bek Barito, Renan Alves mencetak gol di menit ke-16.

Bali United baru bisa menyamakan kedudukan di menit ke-31 melalui Fadil Sausu. Skor 1-1 menutup babak pertama.

Di babak kedua, Bali United yang berambisi mengamankan tiga poin justru kecolongan usai Ryota Noma membawa Barito unggul 1-2 di menit ke-77 hingga Pluit panjang berbunyi.

Atas hasil buruk yang diraih tim membuat pelatih Bali United, Stefano Cugurra merasa kecewa.

Mengingat tambahan tiga poin sangat dibutuhkan Bali United untuk menjaga asa mempertahankan gelar di musim ini.

Dia menilai hilangnya konsentrasi para pemain menjadi penyebab dari kekalahan yang diderita timnya.

“Kita harus konsentrasi lebih bagus. Hilang konsentrasi langsung membuat kesalahan dan lawan sangat siap buat cetak gol. Hasil tidak baik untuk tim kami,” ungkapnya.

Kekecewaan juga dirasakan pemain senior Bali United, Fadil Sausu atas kegagalan tim meraih tiga poin dari Barito.

Dia berharap performa buruk dan paceklik kemenangan tim dapat segera teratasi di pertandingan berikutnya.

Selain itu dia menegaskan para pemain akan terus bekerja keras untuk bisa mendongkrak performa Bali United.

“Saya mewakili pemain kecewa dan bersedih. Ke depannya harus kerja keras dan tidak mendapatkan hasil yang tidak diinginkan,” ujar Fadil Sausu.

Kekalahan dari Barito memperpanjang paceklik kemenangan Bali United dalam empat laga terakhir.  (***)

(Sumber : @ligaindonesiabaru.com)

Continue Reading

Bola

Laga Persib vs PSS Sleman Berjalan Lancar, Aman dan Tertib, Menpora Amali Ucapkan Terima Kasih kepada Suporter dan Direktur Persib

Published

on

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali menilai penyelenggaraan pertandingan Liga 1 yang mempertemukan antara Persib Bandung vs PSS Sleman di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) Bandung, Jawa Barat pada Minggu (5/2) berlangsung dengan aman, lancar dan penontonnya tertib.(foto:bagus/kemenpora.go.id)

Bandung, goindonesia.co : Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali menilai penyelenggaraan pertandingan Liga 1 yang mempertemukan antara Persib Bandung vs PSS Sleman di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) Bandung, Jawa Barat pada Minggu (5/2) berlangsung dengan aman, lancar dan penontonnya tertib.

Oleh karena itu, Menpora Amali menyampaikan apresiasi dan ucapan terimakasih kepada para supporter dan pendukung Persib Bandung dan PSS Sleman.

“Terima kasih kepada para suporter, para pendukung Persib yang tertib. Saya lihat semua tertib. Mudah-mudahan ini akan terjaga terus-menerus, mau siapa saja yang datang itu akan seperti itu cara kita melayani tamu,” ujar Menpora Amali saat melakukan konferensi pers usai menyaksikan secara langsung pertandingan Persib Bandung vs PSS Sleman di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) Bandung, Jawa Barat pada Minggu (5/2) sore.

Selain kepada para suporter, Menpora Amali juga turut mengucapkan terimakasih kepada para petinggi Persib Bandung yang turut hadir mendampinginya dan memastikan penyelenggaraan pertandingan Liga 1 ini berjalan dengan aman dan lancar.

“Terima kasih Pak Haji Umuh (Umuh Muchtar, Mantan manajer Persib Bandung), Pak Teddy Tjahjono (Direktur Persib) yang sudah menjaga bagaimana pertandingan sore hari ini aman dan lancar,” lanjut Menpora Amali.

Menurut Menpora Amali, kehadiran dirinya untuk menyaksikan pertandingan hari ini untuk melihat secara langsung bagaimana penerapan protokol pertandingan setelah terhenti sementara kemudian dilanjutkan kembali akibat adanya tragedi Kanjuruhan beberapa waktu lalu.

Menpora Amali mengatakan dirinya akan melihat juga penyelenggaraan Liga 1 di stadion lainnya. Rencanannya tanggal 10 Februari 2023 dirinya akan meninjau Stadion Kapten I Wayan Dipta di Bali. Sekaligus untuk memastikan kesiapan stadion tersebut menjadi salah satu venue Piala Dunia U-20 tahun 2023.

“Saya itu mau lihat seperti apa kesiapan kita di semua tempat dan tanggal 10 Februari saya akan ke Bali. Semua saya kan lihat, ada pertandingan ataupun tidak ada pertandingan. Hari ini Kebetulan saya ke sini koordinasi dengan Kementerian PUPR, kita bilang, saya mau lihat stadion, kebetulan ada pertandingan. Saya mau lihat seperti apa sih kondisinya,” katanya.

“Kan kita sudah mulai diisi oleh penonton, pada saat tidak ada penonton dan ada penonton pasti berbeda,” tambahnya.

Untuk diketahui, dalam pertandingan ini Persib menundukkan PSS Sleman dengan skor 2-0. Gol ini masing-masing dicetak oleh Ciro pada menit 27 dan pada menit ke 40.

Tambahan 3 angka ini membuat anak asuh Luis Milla berada di puncak klasemen dengan koleksi 45 poin. Sementara PSS Sleman berada di posisi 12 klasemen.(***)

(Sumber : @kemenpora.go.id)

Continue Reading

Bulutangkis

Leo/Daniel Raih Gelar Beruntun Setelah Meraih Juara Thailand Masters

Published

on

Leo/Daniel meraih gelar juara Thailand Masters 2023. (Foto : Istimewa)

Jakarta, goindonesia.co : Pasangan ganda putra Indonesia Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin berhasil meraih gelar juara Thailand Masters 2023.

Dengan gelar Thailand Masters ini, maka Leo/Daniel meraih dua gelar beruntun selama sepekan, setelah pasangan berjuluk The Babbies menjuarai Indonesia Masters 2023 Minggu lalu.

Pada pertandingan final yang berlangung di Nimibutr National Stadium, Bangkok, Minggu (5/2/2023), Leo/Daniel mengalahkan pasangan Taiwan Su Ching Heng/Ye Hong Wei 21 – 16, 21 – 17.

Usai pertandingan, Leo/Daniel berucap syukur karena pertandingan berjalan lancar. Apalagi Daniel sedikit cedera pada telapak kaki, sehingga ada sedikit kekhawatiran kalau pertandingan berjalan rubber gim.

Leo pun tak lupa berucap syukur karena dari awal mereka hanya bertanding dan bermain baik saja. Tidak memikirkan soal juara di Thailand Masters.

“Ini karena kondisi kami juga belum fit banget sejak menjadi juara di Indonesia Masters lalu. Saya juga masih agak flu,” kata Leo.

“Tadi kami baik dan tidak memberi lawan untuk menekan. Meski Daniel kakinya sakit, saya main normal saja,” lanjut Leo.

Bagi mereka, kemenangan ini tentu menjadi penambah semangat. “Setelah merebut gelar juara di Thailand, saya tidak boleh sombong. Sebaliknya harus lebih giat berlatih lagi karena masih banyak kejuaraan di depan.”

“Sukses merebut gelar juara ini saya persembahkan untuk bangsa Indonesia, PBSI, pelatih, orangtua, pacar saya, serta orang-orang yang terus mendukung,” ucap Leo menambahkan.

“Saya bersyukur bisa main bagus dan menang di Thailand Masters ini. Saya tentu merasa senang dalam dua minggu berturut-turut bisa meraih dua gelar juara. Prestasi yang tidak saya duga sebelumnya saya akan bisa juara di sini,” sela Daniel.

Pada awalnya saya tidak menyangka akan bisa kembali juara di Thailand. Main di sini saya hanya fokus dan main baik dari pertandingan ke pertandingan saja. Ternyata usaha keras saya dan Leo tidak sia-sia,” Daniel menambahkan.

“Jalannya pertandingan memang tidak seperti di semifinal yang sampai rubber game. Tadi kami main no lob dan tidak memberi kesempatan menyerang. Ini karena lawan memiliki serangan bagus. Saya juga bermain lebih efisien karena kaki masih sakit. Untuk melakukan smash masih terasa sakit. Makanya tadi smash-smash saya tidak terlalu banyak keluar,” lanjutnya.

“Dengan kaki sakit, saya hanya main nekat saja. Saya melupakan soal sakit kaki saya. Saya main seolah tidak ada yang sakit saja,” ucap Daniel mengakhiri. (***)

Continue Reading

Trending